“Kurang lebih lima hari menggelar operasi, kami telah berhasil menduduki dua markas KKB pimpinan Elkius Kobak yaitu markas Kali Ei dan markas Kali Brasa,” kata Faizal dalam keterangannya yang diterima, Sabtu (04/11/2023).
Jakarta – Fusilatnews – Kepala Operasi Damai Cartenz 2023, Kombes Pol Faizal Ramadhani dalam keterangan yang diterima Senin (6/11). menegaskan Aparat gabungan TNI-Polri Satgas Ops Damai Cartenz 2023 berhasil mengambil alih markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak.
Markas yang berlokasi di dua tempat tu berhasil diambila yakni di Kali Ei pada 30 Oktober 2023 dan di Kali Brasa Kabupaten Yahukimo pada 4 November 2023.
“Kami telah berhasil lakukan operasi gabungan di Yahukimo sejak tanggal 30 Oktober 2023 dan hingga hari Sabtu 4 November 2023 kami telah berhasil menduduki 2 Markas KKB pimpinan Elkius Kobak yaitu Markas Kali Ei dan Markas Kali Brasa” ujar Kepala Operasi Damai Cartenz 2023, Kombes Pol Faizal Ramadhani dalam keterangan yang diterima Senin (6/11/2023).
Aparat gabungan TNI-Polri akhirnya menguasai markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak di Kali Ei dan Kali Brasa, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Ramadhani mengatakan, dua markas KKB itu berhasil dikuasai setelah personel gabungan TNI-Polri melakukan operasi penegakan hukum sejak Selasa, 31 Oktober 2023.
“Kurang lebih lima hari menggelar operasi, kami telah berhasil menduduki dua markas KKB pimpinan Elkius Kobak yaitu markas Kali Ei dan markas Kali Brasa,” kata Faizal dalam keterangannya yang diterima, Sabtu (04/11/2023).
Kepala Operasi Damai Cartenz-2023, Kombes Pol Faizal Ramadhani saat di konfirmasi membenarkan informasi menduduki markas KKB sejak, (30/10/2023) lalu.
“Ya benar, kami telah berhasil lakukan operasi gabungan di Yahukimo sejak, (30/10/2023) dan hari ini, Sabtu (4/11/2023) tim telah berhasil menduduki 2 Markas KKB pimpinan Elkius Kobak yaitu Markas Kali Ei dan Markas Kali Brasa,” kata Faizal kepada
Ia mengatakan, KKB kelompok Elkius Kobak yang berada di Kali Ei dan Kali Brasa Yahukimo berhasil lolos dari sergapan.
Saat ini kedua markas telah diduduki dan hancurkan serta sejumlah barang bukti berhasil di sita dari markas tersebut,” ungkap Faizal.
Sementara Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2023, AKBP Bayu Suseno menjelaskan, terdapat sejumlah barang bukti berhasil disita dari kedua markas KKB tersebut.
“Terdapat juga barang bukti berupa suntikan dan beberala botol ampul serta sejumlah obatan diduga hasil merampas dari tenaga kesehatan di Puskesmas Amuma Yahukimo yang beberapa waktu yg lalu dianiaya KKB saat sedang bertugas di sana,” jelas Bayu.
Menurutnya, pertimbangan posisi markas berada diantara dua ketinggian sehingga tidak memungkinkan untuk membawa seluruh barang bukti, maka sebagian barang bukti langsung kami musnahkan di lokasi,” katanya.
Lanjutnya, Satgas Damai Cartenz 2023 akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap KKB yang berada di sekitar kota Dekai Yahukimo.
“Kami akan terus lakukan pengejaran dan akan kami hancurkan markas KKB lainnya yang berada di sekitar kota Dekai Yahukimo,” tandas Bayu.
Sementara itu, Waka Ops Damai Cartenz-2023, Kombespol Ardiansyah Daulay juga menambahkan bahwa, upaya penegakan hukum terhadap markas KKB pimpinan Elkius Kobak di Kali Ei dan Kali Brasa.
“Kami telah menduduki markas KKB dari kelompok Elkius Kobak di Kali Ei dan Kali Brasa Yahukimo. Ini merupakan wujud hadirnya negara di Yahukimo agar situasi kamtibmas dapat terwujud dengan baik,” tuturnya.
Kata Daulay, aparat gabungan TNI-Polri Ops Damai Cartenz dan Polres Yahukimo serta Kodim 1715 Yahukimo dan Satgas Marinir Yonif 7 Yahukimo akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap markas KKB lainnya yang berada di pinggiran kota Dekai Yahukimo.
“Kami akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap KKB di kabupaten Yahukimo yang selama ini kerap melakukan tindak kekerasan terhadap masyarakat di Kabupaten Yahukimo,”tandas Daulay. (*)


























