“Jadi itu nanti tinggal tim hukum kita yang akan melaporkan kepada KPU atau Bawaslu dengan kejadian-kejadian tersebut,” ujar Syaugi
Jakarta – Fusilatnews – Sebagai tanggapan atas dimatikannya videotron LED yang mengiklankan kampanye calon calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan di kawasan Graha Mandiri, Jakarta Pusat dan Kota Bekasi Jawa Barat.
Tim Nasional Anies-Muhaimin (AMIN) segera mengambil langkah hukum atas dimatikannya videotron LED yang dipasang oleh pendukung calon presiden nomor urut satu, Anies Baswedan. Kapten Timnas AMIN, Marsekal Madya TNI Purnawirawan Muhammad Syaugi dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (16/1/2024), mengatakan pelaporan pada pelanggaran juga merupakan proses berdemokrasi.
“Jadi itu nanti tinggal tim hukum kita yang akan melaporkan kepada KPU atau Bawaslu dengan kejadian-kejadian tersebut,” ujar Syaugi
Syaugi menegaskan bahwa hal yang lebih penting bagaimana masyarakat dapat menilai situasi tersebut. “Makanya kami berharap masyarakat juga mengawasi potensi-potensi ketidakbenaran, ketidakadilan, itu masyarakat agar mengawasi sehingga kita sama-sama bisa nantinya melaksanakan pemilu dengan jujur, adil, sehingga dicapai kedamaian dan riang gembira,” ujar dia.
Terpantau di media sosial X akun @aniesbubble pada Senin (15/1/2024) pukul 10.41 WIB mengunggah postingan di X dengan melampirkan video yang menunjukkan tayangan videotron Anies dengan desain ala k-popers di kawasan Bekasi, Jawa Barat, lengkap dengan tagar dukungan untuk anies.
“Anies’s ads by @olpproject x @aniesbubble. Check it out in front of Grand Metropolitan Bekasi! Use #SpotAbahAnies if you spot it! #PahitManiesAlwaysWithAnies,” bunyi caption akun tersebut. Hingga pukul 23.59 WIB unggahan itu tayang 5,4 juta dengan jumlah 44 ribu like, 1.994 komentar dan 18 ribu repost.
Tak hanya di Bekasi, videotron yang menayangkan Anies juga ada di wilayah Jakarta, tepatnya di Graha Mandiri, Jakarta Pusat. @aniesbubble pun mengunggah video kedua.
Pasangan calon Presiden Anies Baswedan memperoleh dukungan sukarela dari jaringan atas nama @aniesbubble dan @olpproject berupa tayangan videotron di Bekasi dan Jakarta.

























