• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tololun Wal Goblogun: Era Jahiliyah Modern di Era Dunia Politik Jokowi

Ali Syarief by Ali Syarief
August 28, 2024
in Feature, Politik
0
Pidato Wajah dan Rambut di Gelora Bung Karno
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam sejarah umat manusia, era Jahiliyah merujuk pada masa sebelum kedatangan Nabi Muhammad SAW, di mana masyarakat hidup dalam kegelapan moral, ketidakadilan, dan kebodohan yang merajalela. Namun, era tersebut sepertinya kembali hidup dalam balutan modernitas dan kemasan politik yang canggih. Saya menyebutnya sebagai “Tololun Wal Goblogun,” istilah baru yang menggambarkan situasi kejahiliyahan yang sedang terjadi di negeri ini—situasi yang absurd, kacau, dan penuh dengan manipulasi yang tak bermoral.

 Anies Baswedan: Sosok Pemimpin yang Dilumpuhkan

Anies Baswedan adalah sosok yang menonjol dalam dunia politik kita; seorang pemimpin dengan rekam jejak luar biasa, pendidikan tinggi, pengalaman memimpin kota terbesar di Indonesia dengan prestasi nyata, dan visi yang jelas untuk masa depan bangsa. Sayangnya, Anies harus berhadapan dengan kekuatan besar partai politik yang lebih mementingkan kekuasaan daripada kebaikan untuk rakyat. Ketika seorang tokoh sekelas Anies Baswedan, dengan segala kelebihannya, harus kandas hanya karena ambisi dan intrik kekuasaan, maka ini adalah potret nyata dari ‘Tololun Wal Goblogun’.

Dinasti Politik dan Ambisi Kekuasaan

Kejahiliyahan modern ini semakin nyata saat kita melihat bagaimana praktik politik dinasti terus berlangsung. Pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur di Jawa Tengah yang diantar oleh Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Jokowi, adalah bukti nyata betapa kuatnya cengkeraman dinasti politik di Indonesia. Gibran, yang belum lama terpilih sebagai Wakil Presiden, kini sibuk mengantar pasangan calon di tengah masyarakat yang belum reda kekecewaannya terhadap dinasti Jokowi. Bahkan, gelombang penolakan terhadap dinasti politik melalui RUU Pilkada pun diabaikan, menunjukkan betapa buruknya kondisi politik kita.

Politik Kekuasaan di Atas Kepentingan Rakyat

Di balik senyum manis dan kata-kata bijak para elit politik, tersembunyi ambisi besar untuk mempertahankan kekuasaan. Partai-partai yang seharusnya menjadi pilar demokrasi justru terjebak dalam permainan kotor dan keinginan untuk mendominasi. Bahkan figur seperti Anies, yang seharusnya menjadi harapan baru, dipinggirkan oleh sistem yang korup dan lebih memilih calon-calon boneka yang mudah dikendalikan. Inilah wajah lain dari “Tololun Wal Goblogun”—dimana akal sehat dikorbankan demi keuntungan segelintir orang.

Sebuah Refleksi: Adakah Harapan?

Kondisi ini mengingatkan kita pada era Jahiliyah pra-Nabi Muhammad SAW, di mana kekuasaan dipertahankan dengan cara-cara yang tidak bermoral, dan kebenaran diabaikan demi ambisi pribadi. Hanya saja, sekarang semua itu terjadi dalam bentuk yang lebih modern—dihiasi dengan narasi canggih dan retorika politik yang memukau.

Namun, apakah harapan benar-benar hilang? Tidak sepenuhnya. Seperti pada era Jahiliyah dahulu, perubahan bisa datang dari suara-suara kecil yang berani melawan arus. Dari individu-individu yang tidak takut berdiri untuk kebenaran meski menghadapi risiko besar. Inilah yang dibutuhkan saat ini: keberanian untuk bersuara, untuk melawan “Tololun Wal Goblogun” dengan kearifan dan keteguhan hati, sebagaimana diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

 Penutup

Era Jahiliyah modern ini mungkin tidak memiliki patung-patung berhala yang disembah, tetapi kita memiliki berhala baru: kekuasaan, uang, dan pengaruh. Dan seperti dahulu, jalan keluar dari kegelapan ini adalah dengan berani menyalakan cahaya kebenaran dan keadilan. Sebab, hanya dengan demikian, kita dapat keluar dari cengkeraman “Tololun Wal Goblogun” dan menuju masyarakat yang lebih adil dan bermartabat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dengan Didampingi Gibran, Pasangan Ahmad Luthfi-Gus Yasin Daftar ke KPU Jateng

Next Post

Antara Kahlil Gibran dan Bahlil Gibran: Kontras Dua Bangsa dan Refleksi Pedih bagi Indonesia

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Feature

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah
Feature

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
Next Post
Antara Kahlil Gibran dan Bahlil Gibran: Kontras Dua Bangsa dan Refleksi Pedih bagi Indonesia

Antara Kahlil Gibran dan Bahlil Gibran: Kontras Dua Bangsa dan Refleksi Pedih bagi Indonesia

Luluk Nur Hamidah Siap Hadapi Khofifah di Pilgub Jatim: Tak Gentar, PKB Usung Dua Kader Andalannya

Luluk Nur Hamidah Siap Hadapi Khofifah di Pilgub Jatim: Tak Gentar, PKB Usung Dua Kader Andalannya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

June 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist