Fusilatnews.com, Jakarta – Gempa berkekuatan 7,8 SR guncang sebagian wilayah Turki dan juga Suriah pada Senin pagi (6/02) 2023. Ratusan Gedung dan bangunan tinggi roboh dan tewaskan kurang lebih 2.300 jiwa orang yang diduga terjebak berada di dalam reruntuhan bangunan.
Melansir dari voanews.com, diketahui pusat gempa berada di Kawasan Gaziantep yaitu perbatasan Turki dan Suriah, yang terjadi pada dini hari. Kemudian terjadi gempa susulan 7,5 SR yang diperkirakan terjadi sore hari di sekitar 100 KM di sebelah utara Turki.
Terlihat pada foto-foto dan video yang tersebar viral di media sosial. Ditengah hiruk pikuknya warga, dikagetkan dengan suara gemuruh hujan dengan diikuti salju yang kemudian mengguncang beberapa wilayah di Turki.
Pemerintah Turki menyampaikan bahwa tercatat kurang lebih 2.316 dinyatakan tewas dalam gempa ini, dan lebih dari 13.000 lainnya luka-luka. Sedangkan Pemerintah Syiria melaporkan lebih dari 7.800 orang berhasil diselamatkan, sekitar 5.600 bangunan hancur karena gempa. Suriah juga melaporkan sekitar 1.444 orang tewas dan sekitar 3.500 orang mengalami luka-luka.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berkata, bahwa permentah akan terus melakukan evakuasi bagi seluruh korban gempa. Erdogan juga menyampaikan bahwa banyaknya korban baik yang tewas ataupun luka-luka, akanmmembutuhkan waktu cukup lama.
Seorang saksi ( terselamatkan) Awale Ahmed Darfa, yang merupakan siswa asala Somalia mengatakan bahwa gempa yang terjadi di Gaziantep yang diduga sebagai pusat gempa telah menggemparkan semua orang-orang yang berada disekitarnya. Situasi yang tenang pada saat tidur, berubah menjadi jeritan dan tangisan histeris. Bumi di goncang begitu dahsyat meruntuhkan ribuan bangunan di pusat kota.
Berdasarkan laporan dari Tim Medis SAMS, situasi Rumah Sakit yang semakin tidak kondusif karena banyaknya korban yang harus cepat tertangani. Bahkan para petugas medis juga terpaksa harus mengosongkan beberapa rumah sakit bersalin. Fasilitas kesehatan dan rumah sakit yang tegang dengan cepat diisi dengan yang terluka, kata petugas penyelamat. Yang lainnya harus dikosongkan, termasuk rumah sakit bersalin, menurut organisasi medis SAMS.
Gempa yang diselimuti oleh suhu yang tidak baik, menyebabkan banyak warga kewalahan dalam menyelamatkan diri, karena hampir Sebagian wilayah Turki tertutup oleh salju.(RIZA.MD)
Editor : Riza.MD
Sumber : https://www.voanews.com/a/deadly-earthquake























