• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Turunnya Biaya Haji yang Sesungguhnya Naik: Akibat Ketamakan Spiritual

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
January 2, 2025
in Feature
0
Turunnya Biaya Haji yang Sesungguhnya Naik: Akibat Ketamakan Spiritual
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Sepintas turun. Sesungguhnya naik. Turunnya cuma Rp100 ribu. Naiknya sampai Rp10 juta. Salah satu pemicunya adalah ketamakan spiritual.

Demikianlah Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Tahun 1446 Hijriyah atau 2025 Masehi yang diusulkan Kementerian Agama kepada Komisi VIII DPR RI.

Diberitakan, Kementerian Agama mengusulkan BPIH Tahun 1446 H/2025 sebesar Rp93,3 juta. Angka ini turun dibandingkan BPIH Tahun 2024 sebesar Rp93,4 juta. Ada penurunan Rp100 ribu.

Akan tetapi, beban biaya yang ditanggung jemaah atau Bipih meningkat menjadi 70%, dari sebelumnya hanya 60% dari total BPIH. Sementara yang 30% ditanggung pemerintah melalui Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Dengan kata lain, Kemenag membebankan Bipih kepada jemaah sebesar Rp65 juta untuk 2025, sedangkan pada 2024 sebesar Rp55 juta. Artinya, ada kenaikan Rp10 juta.

Angka Rp65 juta itu merupakan setoran penuh yang harus dibayarkan jemaah. Diketahui, setoran awal BPIH adalah Rp25 juta, sehingga jemaah harus menambah Rp40 juta.

Adapun rincian komponen Bipih sebagai berikut:

  1. Biaya penerbangan dari embarkasi ke Arab Saudi (PP): Rp34.386.390,68.
  2. Akomodasi Makkah: Rp15.232.011,90.
  3. Akomodasi Madinah: Rp4.454.403,48.
  4. Living cost (biaya hidup): Rp3.200.002,50.
  5. Paket layanan Masyair (sebagian): Rp8.099.970,94.

Masyair adalah biaya untuk prosesi atau ritual ibadah haji selama di Arafah, Mina, dan Muzdalifah selama empat hari yang harganya selalu fluktuatif setiap tahunnya.

Biang Kerok

Mengapa BPIH selalu naik?

Ada beberapa pemicu yang menjadi biang kerok. Pertama, kondisi ekonomi dan berubah-ubahnya kebijakan Pemerintah Arab Saudi terkait ibadah haji.

Salah satu komponen biaya haji yang nilainya sangat dinamis tergantung kebijakan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi adalah layanan Masyair.

Kedua, fluktuasi nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Riyal Saudi, serta pola inflasi yang tinggi di Arab Saudi.

Nilai inflasi yang tinggi membuat biaya haji harus selalu beradaptasi setiap tahunnya, yang berpengaruh pada kenaikan besaran BPIH.

Ketiga, hukum “supply and demand” (penawaran dan permintaan). Jumlah jemaah haji Indonesia yang terus membeludak dari tahun ke tahun, bahkan melebihi kuota, ikut memicu kenaikan besaran BPIH.

Keempat, kenaikan berbagai komponen. Beberapa komponen penting yang harganya relatif selalu naik adalah biaya angkutan udara karena harga avtur yang juga naik, biaya hotel, pemondokan, transportasi darat, obat-obatan, alat kesehatan, dan lain-lain.

Kelima, ketamakan spiritual.

Rasulullah Muhammad SAW berhaji hanya sekali seumur hidupnya. Namun di Indonesia, banyak orang yang berhaji berkali-kali. Ini namanya keserakahan atau ketamakan spiritual.

Akibat ketamakan spiritual itu, mereka merampas hak orang lain yang belum pernah berhaji. Quota yang seharusnya dipakai mereka yang belum pernah berhaji, digunakan oleh mereka yang sudah berhaji.

Sebab itu, sudah saatnya pemerintah melakukan pembatasan ibadah haji cukup sekali seumur hidup, seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Jika ada Muslim yang merasa kangen untuk mencium Hajar Aswad, berziara ke makam Nabi Muhammad SAW, dan sebagainya, tak perlu dengan berhaji bagi mereka yang sudah berhaji. Cukup dengan umrah saja. Toh rukunnya nyaris semuanya sama, kecuali tidak wukuf di Arafah bagi yang umrah.

Berhaji memang hak asasi manusia. Tapi wajibnya hanya sekali. Kalau lebih dari sekali, itu artinya melanggar hak asasi manusia orang lain yang mau berhaji tapi tidak mendapat kuota karena kuotanya dipakai mereka yang sudah berhaji.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hasil Polling: Jokowi Dinobatkan sebagai Tokoh Dunia Terkorup

Next Post

Tuduhan Pendiri OCCRP – Pemerintahan Jokowi Kleptorasi (Pencuri)

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Tuduhan Pendiri OCCRP – Pemerintahan Jokowi Kleptorasi (Pencuri)

Tuduhan Pendiri OCCRP - Pemerintahan Jokowi Kleptorasi (Pencuri)

Pemerintah Manfaatkan Tanah Koruptor untuk Sukseskan Program 3 Juta Rumah bagi Rakyat

Produk Salah Mayoritas Kita: Lahirlah Model Jokowi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...