• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Wajah Kusam Demokrasi di Era Prabowo

Media Asing Soroti SKK Polisi Bagi Wartawan Asing

Ali Syarief by Ali Syarief
April 6, 2025
in Birokrasi, Feature, Politik
0
Fraksi PKS: RUU Penyiaran Tak Melarang Jurnalisme Investigatif,  Hanya Larang Penyiaran Infotainment Secara Masif
Share on FacebookShare on Twitter

Enam bulan lebih Prabowo Subianto memimpin negeri ini. Waktu yang cukup untuk menilai arah angin kekuasaan. Tapi justru di saat dunia menanti konsistensi demokrasi Indonesia, muncul kebijakan yang mencederai semangat keterbukaan: pemberlakuan Surat Keterangan Kepolisian (SKK) bagi jurnalis asing.

Aturan ini sontak menyulut kontroversi. Tak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Channel News Asia (CNA), media berbasis di Singapura, menurunkan artikel berjudul “Indonesian Activists Slam Rule Allowing Police Oversight of Foreign Journalist”. CNA menyebut para aktivis Indonesia menuding kebijakan baru ini sebagai ancaman nyata terhadap kebebasan pers. Bukan hanya akan menyulitkan kerja jurnalistik dan riset asing, tapi juga menempatkan Indonesia di jalur yang rawan menuju otoritarianisme yang lebih terbuka.

Polri, lewat Perpol Nomor 3 Tahun 2025, menetapkan keharusan penerbitan SKK untuk jurnalis asing—dokumen yang sebelumnya tidak pernah menjadi prasyarat untuk meliput di Indonesia. Meski belakangan Polri mengklarifikasi bahwa SKK tidak bersifat wajib, dan hanya diterbitkan berdasarkan permintaan “penjamin”, kekhawatiran sudah terlanjur meluas. Dalam birokrasi Indonesia yang kerap menjunjung “aturan tak tertulis”, tidak wajib bisa berarti: wajib diam-diam.

LBH Pers menyebut kebijakan ini bisa menjadi jerat administratif baru yang akan mempersulit kerja-kerja jurnalistik. Human Rights Watch menyatakan bahwa kebijakan ini justru mencerminkan kian sempitnya ruang gerak kebebasan sipil. YLBHI menegaskan, Polri melampaui kewenangannya. Perizinan jurnalis asing adalah ranah Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Dewan Pers, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Pers dan Penyiaran.

Yang jadi pertanyaan besar: mengapa rezim Prabowo—yang kerap berbicara soal nasionalisme dan kedaulatan—memulai langkah konsolidasinya dengan membatasi kebebasan informasi dari luar?

Reputasi Prabowo di panggung global tidak pernah steril dari kontroversi. Namun selama masa kampanye, ia berupaya tampil lebih moderat—menebar janji stabilitas, pertumbuhan ekonomi, dan inklusivitas. Tapi aturan seperti SKK ini menunjukkan sisi lain dari kekuasaan: cenderung menaruh curiga pada jurnalis, melihat pers sebagai ancaman, bukan mitra.

Era digital tak mengenal batas negara. Menyaring informasi dengan pagar birokrasi justru memperlihatkan ketidakpercayaan pemerintah terhadap transparansi. Dunia sedang mengamati. Di saat banyak negara bergerak menuju keterbukaan, Indonesia malah tampak ragu: memilih antara jadi mercusuar demokrasi Asia Tenggara, atau kembali menjadi negara yang alergi pada sorotan.

Kebebasan pers adalah cermin bagi kualitas sebuah pemerintahan. Jika cermin itu mulai buram karena intervensi polisi, maka yang tercoreng bukan hanya wajah jurnalis asing—tapi juga wajah pemimpinnya sendiri.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tangkap Jokowi: Strategi Masyarakat Bernalar Sehat

Next Post

Sedikitnya 55 persen pemudik sudah kembali ke Jakarta.

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan
Feature

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026
Economy

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI
Birokrasi

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026
Next Post
PT Jasa Marga Gratiskan 2 Ruas jalan tol khusus Kendaraan yang Dialihkan

Sedikitnya 55 persen pemudik sudah kembali ke Jakarta.

Wajah-wajah Islam: Satu Ruh dalam Ragam Warna

Wajah-wajah Islam: Satu Ruh dalam Ragam Warna

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...