• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Yusuf Mansur: Ngajarin Doa Sukses Dirinya Gagal

Ali Syarief by Ali Syarief
February 27, 2025
in Crime, Feature
0
Stigma Ustadz Penipu itu Tambah Parah : “Dana Umrah 25,9M Lebih Raib Melalui Program Umrah Merdeka Paytren Yusuf Mansur
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Jam’an atau Yusuf Mansur dikenal sebagai seorang penceramah yang kerap mengajarkan tentang keajaiban doa. Dalam berbagai ceramahnya, ia menekankan bahwa doa adalah kunci kesuksesan dan keberlimpahan rezeki. Namun, ironisnya, berbagai usaha yang ia jalankan justru berujung pada kegagalan, menimbulkan pertanyaan tentang apakah doa saja cukup dalam dunia bisnis.

Salah satu contoh yang mencolok adalah Paytren, aplikasi investasi dan pembayaran digital yang sempat menjadi sorotan publik. Pada masa jayanya, Paytren diklaim bernilai hingga Rp 4,2 triliun. Namun, alih-alih menjadi kisah sukses, bisnis ini justru mengalami kemunduran hingga akhirnya bangkrut. Para investor yang awalnya percaya pada prospek Paytren malah mengalami kerugian besar. Banyak di antara mereka yang merasa tertipu, sebab janji keuntungan yang dijanjikan tak kunjung terealisasi. Bahkan, di pengadilan, Yusuf Mansur kalah dalam kasus-kasus hukum terkait bisnisnya, memperkuat dugaan bahwa sistem yang ia bangun tidak berlandaskan prinsip bisnis yang sehat.

Tak hanya Paytren, usaha lain yang pernah dicoba oleh Yusuf Mansur juga mengalami nasib serupa. Bisnis batu bara yang ia jalankan tak menghasilkan keuntungan, malah menyisakan masalah bagi para investornya. Kesulitan mengembalikan dana yang dikumpulkan dari masyarakat menjadi beban tersendiri. Alih-alih memberi solusi, permasalahan ini semakin menambah daftar panjang kegagalan bisnis yang melibatkan nama Yusuf Mansur.

Kegagalan ini menimbulkan pertanyaan besar: bagaimana mungkin seseorang yang selalu mengajarkan pentingnya doa dalam meraih kesuksesan justru gagal dalam usahanya sendiri? Jika doa benar-benar menjadi kunci utama dalam mencapai keberhasilan, mengapa bisnis yang dijalankan Yusuf Mansur justru berantakan? Apakah mungkin karena bisnisnya tidak didukung oleh strategi yang matang dan manajemen yang profesional?

Dalam dunia bisnis, doa memang penting, tetapi tidak bisa menjadi satu-satunya faktor penentu keberhasilan. Bisnis memerlukan perencanaan yang matang, manajemen yang baik, serta transparansi dalam pengelolaan dana. Kesalahan terbesar Yusuf Mansur bukan hanya karena bisnisnya gagal, tetapi juga karena ia mengajak banyak orang untuk berinvestasi dengan janji-janji manis yang tidak realistis. Akibatnya, banyak pengikutnya yang merasa dirugikan, baik secara finansial maupun moral.

Fenomena ini juga mencerminkan bagaimana figur agama yang memiliki pengaruh besar dapat dengan mudah menarik kepercayaan masyarakat, bahkan dalam urusan bisnis. Masyarakat Indonesia, yang cenderung religius, sering kali lebih percaya kepada tokoh agama dibandingkan dengan analisis ekonomi yang rasional. Inilah yang membuat skema bisnis seperti Paytren bisa berkembang pesat sebelum akhirnya runtuh.

Kasus Yusuf Mansur seharusnya menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa dalam menjalankan bisnis, doa saja tidak cukup. Kejujuran, transparansi, dan profesionalisme jauh lebih penting untuk memastikan keberlanjutan usaha. Jika tidak, yang tersisa hanyalah jejak kegagalan dan kekecewaan dari mereka yang pernah percaya.

Akhirnya, kisah Yusuf Mansur adalah sebuah ironi besar: seseorang yang selalu mengajarkan kekuatan doa dalam meraih kesuksesan justru gagal membuktikan teorinya sendiri dalam kehidupan nyata. Ini adalah pengingat bahwa dalam dunia bisnis, iman harus berjalan beriringan dengan akal sehat, strategi, dan tanggung jawab moral terhadap para investor dan pengikutnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Total Kerugian Negara Korupsi Pertamina 2018-2023 Hampir Rp 1 Kuadriliun

Next Post

Puasa dan Paradoks Konsumsi: Antara Manfaat Kesehatan dan Kebiasaan yang Keliru

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik
Economy

Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

May 16, 2026
Birokrasi

Tumbal Birokrasi di Balik Sepatu Sekolah Rakyat: Ketidaktahuan atau Pembiaran?

May 16, 2026
Feature

PRABOWO, THE ECONOMIST, DAN PERTARUNGAN MEMBACA INDONESIA

May 16, 2026
Next Post
Puasa dan Paradoks Konsumsi: Antara Manfaat Kesehatan dan Kebiasaan yang Keliru

Puasa dan Paradoks Konsumsi: Antara Manfaat Kesehatan dan Kebiasaan yang Keliru

Sedikitnya 100 Juta Orang Akan Mudik Lebaran 2025 Mendatang

Sibuk tetapi Gagal: Pola Berulang di Setiap Rezim Menjelang Puasa dan Lebaran

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

May 16, 2026

Tumbal Birokrasi di Balik Sepatu Sekolah Rakyat: Ketidaktahuan atau Pembiaran?

May 16, 2026

PRABOWO, THE ECONOMIST, DAN PERTARUNGAN MEMBACA INDONESIA

May 16, 2026
Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda

Membungkam Kritik, Menabur Ketakutan

May 16, 2026
Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

May 16, 2026

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

May 16, 2026

Tumbal Birokrasi di Balik Sepatu Sekolah Rakyat: Ketidaktahuan atau Pembiaran?

May 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist