• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Zohran di New York, Anies di Jakarta: Nama yang Membuat Berita, Tapi Beda Nasib

Ali Syarief by Ali Syarief
June 26, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Zohran di New York, Anies di Jakarta: Nama yang Membuat Berita, Tapi Beda Nasib
Share on FacebookShare on Twitter

Di suatu masa, sebuah nama bisa jadi kutuk; di masa lain, bisa jadi cahaya.

Fusilatnews – Di New York, nama itu disambut. Zohran Mamdani. Nama yang dalam telinga Amerika—yang pernah begitu curiga terhadap Islam dan dunia Timur—mengandung gema yang asing. Tapi justru dalam keasingannya, nama itu menemukan rumah. Ia terpilih bukan meski ia seorang Muslim imigran, tapi justru karena ia membawa suara-suara yang tak pernah cukup keras didengar: tentang sewa rumah yang tak manusiawi, penitipan anak yang membuat warga kota harus memilih antara kerja dan keluarga, dan tentang kota yang makin mahal tapi makin tak ramah.

Sementara itu, di Jakarta, kita mengenal nama lain: Anies Rasyid Baswedan. Cerdas, santun, modern, religius. Ia juga, seperti Zohran, lahir dari sejarah dan pemikiran. Ia cucu dari Abdurrahman Baswedan (AR Baswedan), jurnalis, pejuang kemerdekaan, diplomat yang ikut menancapkan bendera merah putih dalam sidang-sidang dunia.

Namun sejarah tak selalu adil pada para pewarisnya. Jika Mamdani dirayakan di New York, Anies justru pernah digiring menjadi musuh bersama. Ia tak hanya ditantang oleh lawan-lawan politiknya, tapi oleh arus bawah yang mengusung satu kalimat beracun: “jangan pilih yang Arab.”


Di tahun 2017, Jakarta menjadi panggung dari sejarah kecil yang getir. Sebuah Pilkada yang tampaknya demokratis, tapi di bawahnya menyimpan ketakutan lama: keturunan asing, agama mayoritas, dan luka kolonial yang tak selesai. Anies, dalam narasi itu, digambarkan bukan sebagai intelektual, bukan sebagai mantan rektor, bukan sebagai cucu pejuang. Ia hanya disebut satu hal: keturunan Arab.

Dan itu dianggap cukup untuk membuatnya dicurigai. Dalam sejarah kita, selalu ada “yang bukan kita”. Dulu disebut “Timur Asing”. Kini, cukup dengan satu potongan nama: Baswedan.

Di Amerika, tanah yang konon keras dan dingin, ternyata lebih mampu menampung perbedaan. Mamdani, yang lahir di Uganda, berdarah India, seorang Muslim, dan menyebut dirinya sosialis, kini hampir dipastikan menjadi Wali Kota New York. Ia mengalahkan Andrew Cuomo, nama besar, anak dari dinasti politik, mantan gubernur yang mencoba kembali.


Ada ironi di sini. Negeri yang pernah menolak pemimpin berkulit hitam, kini telah melampaui satu tahap lain: menerima pemimpin Muslim yang terang-terangan menantang sistem yang mapan. Tapi negeri kita sendiri, yang memproklamasikan kebhinekaan dan Pancasila, kadang masih terjerat pada garis darah.

Amerika bukan tanpa dosa. Mereka punya sejarah panjang rasisme, diskriminasi, dan politik eksklusi. Tapi demokrasi mereka—betapapun retaknya—masih punya ruang untuk memperbaiki diri. Indonesia, sayangnya, kadang seperti menutup ruang itu, dan lebih suka memelihara luka agar bisa terus dijadikan alat kampanye.

Mamdani menang dengan mengusung isu keseharian: biaya sewa, akses bus gratis, penitipan anak. Isu-isu yang menyentuh dasar dari kehidupan kota. Ia tidak menawarkan identitasnya sebagai bendera, tapi sebagai jembatan. Anies pun demikian. Ia bicara tentang pendidikan, reformasi birokrasi, tata kota. Tapi yang dibicarakan bukan yang diingat. Yang diingat adalah nama belakangnya.


Kita pernah punya nama-nama besar yang membawa keindonesiaan dari berbagai penjuru: Tan Malaka, Sutan Sjahrir, Tjokroaminoto, AR Baswedan, sampai John Lie. Tapi nama-nama itu kini nyaris hanya jadi jalan di atas aspal, bukan percakapan di ruang publik.

Zohran Mamdani adalah bukti bahwa demokrasi bisa tumbuh lewat ingatan yang tidak sempit. Bahwa keberagaman bukan hanya simbol dalam lambang negara, tapi kenyataan dalam kotak suara. Ia adalah bukti bahwa pemilih bisa mendengar suara, bukan hanya melihat rupa.

Dan Anies Baswedan, barangkali, adalah pengingat bahwa kita belum selesai berdamai dengan siapa diri kita. Selama identitas masih dianggap ancaman, maka pemimpin yang datang dari luar lingkar mayoritas akan terus ditolak, secerdas apa pun ia, sebersih apa pun rekam jejaknya.


Dari New York ke Jakarta, dari Mamdani ke Anies, kita melihat bayangan dua kota yang saling bercermin. Satu sedang melampaui trauma identitasnya. Yang satu, masih menjadikannya alat untuk meminggirkan.

Tapi sejarah selalu bergerak. Dan kadang, yang hari ini ditolak, besok bisa jadi harapan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jakarta Akan Punya RS Internasional 20 Triliun

Next Post

Posisi Indonesia Atas Israel: Sebuah Catatan, Sebuah Bayang-bayang

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda
Feature

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Feature

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026
Next Post
Tanggapan Prabowo Terhadap Fenomena ‘Fufufafa’

Posisi Indonesia Atas Israel: Sebuah Catatan, Sebuah Bayang-bayang

Artifak Pasar Pramuka – Membumi Hanguskan Istana Integritas keilmuan UGM

Artifak Pasar Pramuka - Membumi Hanguskan Istana Integritas keilmuan UGM

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Bayang-Bayang Luhut ke Kursi Menteri Keuangan

Rumor Reshuffle Makin Kencang, Kursi Menkeu dan Gubernur BI Dikabarkan Jadi Sasaran Perombakan Prabowo

June 15, 2026
Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist