Tri memperkirakan untuk Pelni periode angkutan Lebaran 2024 atau 1445 Hijriah akan berlangsung pada 26 Maret 2024 atau H-16 sampai 26 April 2024 atau H+15.
Jakarta – Fusilatnews – 26 kapal dan 30 kapal perintis dengan kapasitas ribuan kursi yang dioperasikan oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT Pelni siap mengangkut para pemudik .Lebaran 2024
“Total kapasitas angkut 62.689 seat. Kapal melayani 72 pelabuhan di Indonesia, sementara perintis 273 pelabuhan di wilayah-wilayah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan,” kata Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat pada Rabu malam, 20 Maret 2024.
Pelni memprediksi puncak arus mudik bakal terjadi pada 5 April 2024. Badan usaha milik negara atau BUMN yang bergerak di bidang jasa pelayaran ini memperkirakan akan ada sebanyak 26.330 orang yang bakal mudik menggunakan armada kapal laut milik Pelni
“Namun angka tersebut mungkin masih mengalami kenaikan lagi melihat realisasi puncak arus mudik pada 2023 mencapai 29.209 orang,” ucap Tri.
Tri memperkirakan untuk Pelni periode angkutan Lebaran 2024 atau 1445 Hijriah akan berlangsung pada 26 Maret 2024 atau H-16 sampai 26 April 2024 atau H+15.
Diperkirakan jumlah penumpang kapal pada Lebaran 2024 ini 588.903 orang atau turun dibandingkan tahun lalu dengan realisasi jumlah pemudik 632.155 orang. Penurunan itu lantaran jumlah kapal perintis pada 2024 yang dioperasikan berkurang, yakni dari 42 trayek pada 2023 menjadi 30 trayek di 2024
Menurut Tri ada lima pelabuhan keberangkatan dan kedatangan terpadat selama musim angkutan Lebaran. Untuk keberangkatan terpadat diprediksi terjadi di Makassar mencapai 58.811 orang, Balikpapan 44.498 orang, Ambon 33.006 orang, Baubau 27.754 orang, dan Surabaya 23.437 orang.
Sedangkan untuk pelabuhan dengan kedatangan terpadat, PT Pelni memprediksi terjadi di Pelabuhan Surabaya 59.555 orang, Makassar 45.061 orang, Baubau 33.424 orang, Ambon 28.105 orang, dan Balikpapan 23.734 orang.
Tri menegaskan PT Pelni akan melakukan pemetaan penumpang angkutan Lebaran 2024 dibagi menjadi tiga klaster, yaitu klaster barat, tengah, dan timur. Untuk klaster barat dilayani empat kapal penumpang, klaster tengah dilayani 11 kapal penumpang, dan klaster timur juga akan dilayani 11 kapal penumpang.
Untuk menyukseskan angkutan Lebaran tahun 2024, Tri menambahkan, Pelni memastikan seluruh 26 kapal penumpang akan beroperasi penuh ditambah dengan 30 kapal perintis dengan total kapasitas angkut 62.689 kursi.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Pelni juga melakukan penambahan personel keamanan di lapangan dan akan berkoordinasi dengan stake holder pelabuhan untuk memastikan proses embarkasi dan debarkasi penumpang memastikan keamanan serta kenyamanannya
Perlu diketaahui Kementerian Perhubungan mengungkapkan pada periode Lebaran 2024 jumlah penumpang angkutan laut diprediksi mencapai 3.009.595 penumpang atau meningkat 39,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2023.
“Pada 2024 ini diprediksi kenaikannya adalah 39,3 persen dari tahun 2023 atau sekitar 3 juta penumpang yang menggunakan angkutan laut,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antoni Arif Priadi dalam jumpa pers virtual yang dipantau dari Jakarta, Ahad.
Kenaikan itu menurutnya, terjadi salah satunya karena ada tambahan pelabuhan pantau yang tercatat pada 2022 terdapat 110 pelabuhan pantau menjadi 264 pelabuhan pantau pada periode mudik Lebaran 2024.























