• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Harga Cabai Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram Beras Meroket, Pemerintah Hanya Menonton

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
February 27, 2024
in Economy
0
Harga Cabai Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram Beras Meroket, Pemerintah Hanya Menonton

(KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY)

Share on FacebookShare on Twitter

Sedangkan respon pemerintah dengan meroketnya harga- harga ini hanya menonton karena pemerintah pada dasarnya tak punya program mitigasi yang terstruktur dan sistimatis untuk melindungi masyarakat dari kenaikan harga-harga dan menjaga keterjangkaun harga pangan

Jakarta – Fusilatnews – Setelah dihantam meroketnya harga beras yang sampai saat ini taqk kunjung turun kini rakyat kecil berpenghasilan rendah hidupnya semakin tercekik karena harga-harga kebutuhan pokok lainnya semakin melambung termasuk harga cabe yang kini tembus Rp 100 ribu per kilo

Di Pasar Harjamukti, Kota Cirebon, harga cabai merah saat ini sudah menembus Rp 100 ribu per kilogram. Beberapa hari yang lalu, harga cabai merah masih Rp 80 ribu per kilogram.Kondisi itu tak hanya dikeluhkan oleh konsumen, tapi juga oleh pedagang.

Kondisi serupa terjadi pada jenis cabai lainnya. Seperti cabai rawit merah, yang kini mencapai Rp 95 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 80 ribu per kilogram. Begitu pula cabai rawit hijau, kini naik menjadi Rp 40 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 30 ribu per kilogram. ‘’Harga cabai naik gila-gilaan,’’ ujar seorang pedagang di pasar tersebut, Siti, Selasa (27/2/2024).

Tak hanya cabai, kata Siti, komoditas lain yang mengalami kenaikan signifikan adalah tomat. Saat ini, harganya mencapai Rp 25 ribu per kilogram. Padahal dalam kondisi normal, harga tomat hanya di kisaran Rp 8 ribu sampai Rp 10 ribu per kilogram.

Siti mengatakan, kenaikan harga cabai dan tomat itu sudah terjadi sejak di tingkat pemasok. Dari informasi yang diperolehnya, kenaikan harga tersebut disebabkan akibat gagal panen di tingkat petani, seiring dengan tingginya intensitas hujan.

Menurut Siti, kenaikan harga tersebut membuat modal yang harus dikeluarkannya menjadi lebih besar. Sedangkan di sisi lain, penjualan malah menurun karena konsumen mengurangi pembelian mereka. ‘’Sekarang mah jarang yang beli cabai banyak. Konsumen paling beli satu ons atau seperempat kilogram,’’ kata Siti.

Salah seorang konsumen, Kartini (52) mengatakan, kenaikan harga cabai dan tomat sangat memberatkan. Apalagi, dia kerap menyajikan sambal sebagai pelengkap lauk-pauk untuk keluarganya.

‘’Makan kalau gak pakai sambal rasanya ada yang kurang. Tapi karena harga cabainya mahal, sambalnya dikurangi pedasnya. Yang penting tetap ada sambal,’’ kata Kartini.

Kartini berharap agar harga cabai dan tomat segera turun. Apalagi, saat ini sudah menjelang bulan puasa. ‘’Semoga nanti pas lebaran harga cabai tidak setinggi seperti sekarang,’’ kata Kartini.

Sementara itu, selain cabai dan tomat, kenaikan harga juga terjadi pada telur ayam. Saat ini, harga telur ayam mencapai Rp 30 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang telur ayam di Pasar Pagi Kota Cirebon, Rohim, menyebutkan, kenaikan harga telur ayam terutama terjadi sejak sepekan yang lalu. ’Naiknya sedikit-sedikit. Tapi ya naik terus,’’ kata Rohim.

Berdasarkan laporan website infopanganjakarta.go.id, Kamis (26/2/2024), harga beras IR 64 di Jakarta rata-rata berada di angka Rp 15.418 per kilogram.

Masih berdasarkan laman resmi Pemprov DKI tersebut, harga tertinggi jenis beras IR 64 ini ada di Pasar Pademangan Timur yang menyentuh Rp 18.000 per kilogram.

Sementara itu, rata-rata beras Setra I/Premium di Ibu Kota berada di angka Rp 15.926 per kilogram. Harga tertinggi jenis beras ini berada di Pasar Pluit senilai Rp 20.000 per kilogram.

Kondisi kenaikan harga beras ini membuat sejumlah emak-emak “naik pitam”. Bikin kepala pusing Salah satunya ibu rumah tangga (IRT) Umamah (55), yang mengeluhkan harga beras kian melambung tinggi.

Sedangkan uang belanja yang diberikan suami hanya bisa membeli beras dua liter saja. “Saya sebagai emak-emak, berkeberatan banget. Ini dari kemarin naik, sekarang sudah mau masuk puasa dan sebentar lagi Lebaran. Nanti bakal naik lagi,” ujar Umamah bertemu awak media di Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2024).

“Terasa banget naiknya, bikin pusing kepala. Yang biasanya beli beras lima liter, sekarang mah cuma dapat dua liter. Soalnya kan uangnya juga terpakai buat beli minyak dan lain-lain,” lanjutnya.

Sebelum ada kenaikan, Umamah mengaku membeli beras hanya senilai Rp 10.000-Rp 11.000 per liternya. “Yang di agen-agen saja sudah naik, apalagi di warung kelontong? Gimana enggak pusing emak-emak,” kata Umamah sambil tertawa. Kurangi jajan anak Dengan adanya kenaikan beras ini,

IRT bernama Suherni (47) terpaksa mengurangi jajan anaknya yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Sedangkan respon pemerintah dengan meroketnya harga- harga ini hanya menonton karena pemerintah pada asarnya tak punya program mitigasi yang terstruktur dan sistimatis untuk melindungi masyarakat dari kenaikan harga-harga dan menjaga keterjangkaun harga pangan

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

‘Bencana diplomatik abad ini’: Iran Kutuk kelambanan DK PBB vs. genosida di Gaza

Next Post

Peringatan untuk Yakut: KUA Bukan Milik Pribadi, Pertimbangkan dengan Bijak

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Economy

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Next Post
Tanggapan Tokoh Agama dan Politikus Terkait Rencana Menag Jadikan KUA Tempat Nikah Semua Agama,

Peringatan untuk Yakut: KUA Bukan Milik Pribadi, Pertimbangkan dengan Bijak

Pengamat Politik: Tito Karnavian Diduga Persiapkan Rekayasa Pemilu 2024

Tito Mengisyarakatkan Negara Sedang Tidak Baik Baik Saja Kondisi Darurat Beras

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist