• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ahok van Penjaringan: Jabatan Kecil, Nyali Besar

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
May 27, 2023
in Feature
0
Indonesia Negeri Para Bedebah
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Pegiat Media

Jakarta – Adakah jabatan yang lebih rendah daripada Ketua Rukun Tetangga (RT)? Sepertinya tidak ada. Sebab, RT kedudukannya lebih rendah daripada Rukun Warga (RW). RW lebih rendah kedudukannya daripada desa/kelurahan. Padahal desa/kelurahan adalah struktur terendah dalam sistem pemerintahan di Indonesia. Dus, Ketua RT adalah jabatan terkecil atau terendah di Indonesia.

Namun, ternyata ada orang yang jabatannya kecil bahkan terkecil tetapi justru memiliki keberanian atau nyali yang besar bahkan mungkin terbesar di wilayahnya untuk ukuran jabatannya. Begitu pemberaninya, sampai-sampai ia dijuluki Ahok van (dari) Penjaringan.

Ya, dialah Riang Prasetya, Ketua RT 011/RW 03 Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Adapun Ahok yang dimaksud adalah Basuki Tjahaja Purnama, mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini Komisaris Utama Pertamina, yang akrab disapa Ahok.

Riang berarti suka cita, senang atau gembira. Sedangkan Prasetya berarti janji.

Mungkin saat terpilih menjadi Ketua RT, Riang Prasetya merasa gembira ria, sehingga dengan riangnya ia berjanji dalam hati untuk melaksanakan amanah sebagai Ketua RT dengan sebaik-baiknya. Sudah lebih dari 20 tahun Riang menjadi Ketua RT di sana.

Mungkin karena amanah itulah maka ketika Riang Prasetya melihat ketidakberesan di wilayahnya, hatinya terusik. Riang tidak riang lagi. Lalu Ahok van Penjaringan itu berprasetya untuk membereskan ketidakberesan tersebut.

Ketika di wilayahnya ada sederet ruko (rumah toko) di Jalan Niaga Blok Z4 Utara dan Blok Z8 Selatan menjorok ke depan hingga 4 meter sehingga mencaplok bahu jalan dan menutup saluran air, misalnya, Riang segera melaporkannya kepada pihak berwenang di atasnya. Riang disebut sudah melaporkan kasus itu ke kelurahan dan kecamatan setempat sejak 2019 lalu. Namun tidak ada tindakan apa pun dari pihak berwenang. Sampai kemudian video cek-cok atau adu mulutnya dengan salah seorang pemilik ruko viral di media sosial, barulah ada tindakan dari pihak berwenang. “No viral no justice” (tak viral maka tak ada keadilan).

No Viral No Justice

Rabu (24/5/2023) lalu, akhirnya deretan ruko itu dibongkar paksa oleh Pemerintah Kota Jakarta Utara dengan melibatkan aparat gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Ada sedikitnya 28 ruko yang rata-rata menjual makanan dan minuman itu yang dibongkar paksa.

Sebelum pembongkaran, Riang kerap menerima intimidasi hingga ancaman. Tapi ia tidak takut. Nyalinya besar. Tak percuma ia punya gelar magister hukum.

Saat pembongkaran terjadi, ruko milik Riang di sana digeruduk para pemilik dan karyawan ruko yang dibongkar. Tapi Riang tidak takut. Nyalinya besar. Apalagi setelah ia mendapat dukungan dari Ahmad Sahroni, “godfather” Jakarta Utara yang menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Makin rianglah Riang.

Para pemilik ruko mengklaim setiap bulan membayar iuran Rp400.000 hingga Rp500.000. Mereka tinggal di sana sudah sejak tahun 1990-an. Awalnya aset ruko itu milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (JakPro) dan mereka menyewa. Sejak 1990-an itu kondisi bangunan memang sudah memakan bahu jalan dan menutupi saluran air. Tapi tak ada masalah. Mereka adem-ayem saja.

Setelah sewa berakhir tahun 2019, para pemilik ruko melakukan transaksi jual-beli aset tersebut dengan JakPro, dengan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB).

Riang Prasetya mungkin saja tidak bersih-bersih amat sebagaimana Ketua RT pada umumnya di DKI Jakarta. Tapi paling tidak ia sudah menunjukkan nyalinya untuk menegakkan aturan. Apalagi ketika ada pemilik ruko yang menantang Riang melapor ke kelurahan dan kecamatan, yang mungkin saja mereka punya “backing” di atas, sampai kemudian cek-cok pada Kamis (11/5/2023) yang kemudian videonya viral itu.

Terlepas dari segala kekurangannya, Riang merupakan segelintir dari sedikit “pejabat” kecil yang nyalinya besar. Bahkan bukan hanya nyali. Iman (keyakinan) Riang tampaknya juga besar. 

Selain ancaman, mungkin Riang juga menghadapi godaan iming-iming suap. Tapi tidak mempan. Terbukti, ruko yang melanggar aturan tetap dibongkar.

Padahal di Ibu Kota ini banyak Ketua RT yang tidak tahan menghadapi iming-iming materi. Bahkan tak sedikit yang justru proaktif memburu materi dengan memperdagangkan jabatannya. Menyewakan lapak di tempat-tempat terlarang, misalnya, juga sudah biasa. Melakukan pungutan liar pun sudah lumrah.

Berhadapan dengan ancaman tidaklah mudah. Apalagi berhadapan dengan uang. Jangankan hanya seorang Ketua RT, bupati/walikota, gubernur bahkan menteri pun belum tentu bisa.

Jangankan hanya seorang Ketua RT, jenderal, anggota DPR bahkan hakim agung pun kerap tak berdaya ketika berhadapan dengan godaan uang. 

Alhasil, Riang Prasetya patut dijadikan contoh sebagai “pejabat” kecil yang nyalinya besar. Bandingkan dengan para pejabat besar yang ternyata nyalinya kecil karena takut kehilangan jabatan.

Pun, kasus ruko makan bahu jalan dan saluran air bukan hanya monopoli wilayah Riang Prasetya. Kasus serupa masih bejibun di Jakarta, sehingga Riang ibarat “whistle blower” (peniup) dalam pemberantasan bangunan liar di Jakarta.

Kini, setelah peluit ditiup Riang Prasetya, Ahok van Penjaringan itu, lalu Ketua RT mana lagi yang berani melakukan hal serupa? Jika mentok menghadapi tembok raksasa kekuasaan, langkah kecil seperti Riang mungkin bisa dilakukan: viralkan! Sebab, “no viral no justice”. Tapi, langkah kecil itu perlu nyali besar.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rahasia Panjang Umur Orang Jepang

Next Post

Setara Institute: Putusan Uji Materi UU KPK Timbulkan Preseden Konstitusional Terburuk

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?
Feature

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua
Feature

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan
Birokrasi

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Next Post
Setara Institute: Ada 175 Peristiwa dengan 333 Tindakan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tahun 2022 di Indonesia

Setara Institute: Putusan Uji Materi UU KPK Timbulkan Preseden Konstitusional Terburuk

Tanggapi Pernyataan Bawaslu, Nasdem :  Safari Anies Tak Langgar Aturan

Ujaran Kebencian pada Tahun Politik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Per 1 September 2023 Pertamina Naikkan Semua Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan BBM dan Momentum Kerakusan

June 12, 2026

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist