Jakarta, FusilatNews — AIFA (Asian Islamic Fashion and Art) siap mengukir sejarah baru dalam ajang internasionalnya yang bertujuan memperkenalkan fashion muslim Indonesia ke dunia. Kegiatan ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat modest fashion yang terinspirasi dari budaya Nusantara, selaras dengan tren global dan nilai-nilai Islam.
Dari rapat Panitia 20 PIC yang berlangsung di Markaz KAHMI Center, Jalan Turi 1, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 26 Desember 2024, Selphiyana, salah satu panitia, mengumumkan bahwa acara ini akan diselenggarakan pada Ahad, 26 Januari 2025, pukul 06.30–11.00 WIB, dengan titik awal di Senayan Park Mall.
Acara utama adalah pemecahan rekor MURI, berupa jalan sehat perempuan terbanyak yang mengenakan kerudung bermotif batik. Kolaborasi antara KAHMI dan Batik Trustme ini menargetkan partisipasi 2.000 perempuan dari berbagai organisasi wanita, termasuk Forhati dan komunitas perempuan umum se-Jabodetabek. Hingga saat ini, jumlah peserta yang telah mendaftar melalui Google Form baru mencapai 1.300 orang.
Setiap peserta yang mendaftar akan mendapatkan bodybag dan kesempatan memenangkan doorprize. Ketua Panitia, Vivian, berharap acara ini dapat memperkuat solidaritas dan kebersamaan, sekaligus mendorong gaya hidup sehat dengan menampilkan hijab bermotif batik dalam aktivitas aktif.
Kegiatan ini juga akan dimeriahkan oleh kehadiran pejabat negara, pengusaha fashion, sponsor, dan pegiat seni. Koordinator Presidium Forhati, Dr. Jamilah Abdul Ghoni, serta Koordinator Presidium KAHMI Nasional, Dr. Herman Kheron, turut dijadwalkan hadir untuk menyambut para peserta.
AIFA FORHATI Internasional 2025 diharapkan menjadi langkah besar dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui modest fashion kepada dunia.





















