• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

PT PUPUK INDONESIA SIAP MELAKSANAKSN PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI

Fusilat Jabar by Fusilat Jabar
December 26, 2024
in Economy, Feature
0
Jelang Masa Tanam, Pupuk Bersubsidi Langka,  Menghilang di Pasar. Mentan Selalu Membantah
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Revitalisasi kebijakan pupuk bersubsidi, betul-betul memberi aura baru bagi dunia perpupukan nasional. Langkah Pemerintah memangkas saluran distribusi pupuk bersubsidi yang selama ini terekam menjelimet dan berbelit-belit, kini tampak menjadi sangat sederhana. Setelah deregulasi dan debirokratisasi dilakukan, hanya tinggal 3 lembaga yang terlibat yakni Kementerian Pertanian, PT Pupuk Indonesia dan Distributor/Kios/Gapoktan.

Untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, petani tidak perlu lagi memperoleh persetujuan dari Bupati/Walikota atau Gubernur. Tidak perlu juga ada rekomendasi dari Kepala Desa atau Penyuiuh Pertanian. Dengan hanya membawa Kartu Tanda Penduduk, para petani langsung memperoleh pupuk bersubsidi. Inilah salah satu terobosan cerdas Pemerintahan Prabowo dalam memberi pelayanan prima bagi para petani.

Luka-liku kebijakan pupuk bersubsidi di negeri ini, telah kita rasakan bersama. Persoalan klasik yang seolah-olah menjadi “dosa waris” adalah berlangsungnya keluhan petani tentang kelangkaan pupuk bersubsidi setiap musim tanam tiba. Persoalan ini terus berulang seperti yang tidak ada cara untuk menemukan jalan keluarnya. Pemerintah sendiri tampak kesusahan, bahkan terlihat seperti yang tak berdaya mensolusikannya.

Di sisi lain berkembang isu, masalah kelangkaan pupuk bersubsidi ini lebih disebabkan oleh adanya “mafia pupuk” yang keberadaannya sulit dibuktikan secara kasat nata. Terjadilah perdebatan yang cukup panjang. Masing-masing pemangku kepentingan dunia perpupukan menyampaikan pemikiran dan argumentasinya. Ujung-ujungnya, keberadaan “mafia pupuk” pun ibarat ada dan tiada.

Dihadapkan pada suasana demikian, pelan tapi pasti Pemerintah mulai melakukan penataan dan perbaikan terhadap Tata Kelola Kebijakan Pupuk Bersubsidi. Berbagai regulasi diterbitkan agar kesemerawutan pelaksanaan pupuk bersubsidi dapat digarap lebih baik lagi. Pencarian terhadap apa yang menjadi akar masalah pun terus ditempuh.

Salah satu langkah nyata yang ditempuh Pemerintah adalah dengan menambah jumlah alokasi pupuk bersubsidi menjadi dua kali lipat atas yang berjalan selama ini. Semula jumlah alokasi hanya 4,7 juta ton, kini ditambah menjadi 9,55 juta ton. Penambahan jumlah kuota yang dilakukan sejak awal tahun 2024 ini, diharapkan akan mampu menjawab kerisauan petani terhadap kebutuhan pupuk yang diperlukan.
Tidak hanya itu langkah nyata yang diambil Pemerintah. Di penghujung tahun 2024, Pemerintah melakukan pemangkasan terhadap saluran distribusi pupuk bersubsidi yang selana ini terkesan menjadi faktor penghambat kelancaran program pupuk bersubsidi. Pemerintah berpandangan, tidak seharusnya saluran distribusi diatur secara menjelimet melalui birokrasi yang cukup panjang.

Bagi Presiden Prabowo kebijakan pupuk bersubsidi ini sangat penting dan strategis dalam mendongkrak produksi pangan, utamanya beras menuju swasembada. Itu sebabnya, saat kampanye Pemilihan Presiden 2024, Prabowo selalu getol menyuarakan bagaimana agar petani dapat dengan mudah mendapatkan pupuk bersubsidi. Ketika memimpin organisasi HKTI Prabowo sudah sangat sering mendengar keluhan petani terkait kelangkaan pupuk bersubsidi.

Presiden Prabowo telah berkomitmen salah satu program prioritas yang akan ditempuh dalam kepemimpunannya selama 5 tahun ini adalah mencapai swasembada pangan. Di benak Prabowo urusan pangan menyangkut keberlangsungan bangsa. Ini sejalan dengan pesan moral Proklamator Bangsa Bung Karno sekitar 72 tahun lalu, yang menyebut urusan pangan terkait dengan mati dan hidupnya suatu bangsa.

Swasembada Pangan hanya akan dapat terwujud, sekiranya kita mampu menggenjot produksi setinggi-tingginya. Swasembada Pangan merupakan fondasi untuk terwujudnya Ketahanan, Kemandirian dan Kedaulatan Pangan. Tanpa terwujud Swasembada Pangan, dapat dipastikan Ketahanan, Kemandirian dan Kedaulatan Pangan hanya sebatas omon-omon belaka.

Gerak cepatnya Menteri Koordinator bidang Pangan Bung Zulhas dalam menuntaskan pemangkasan saluran distribusi pupuk bersubsidi, menunjukan mantan Ketua MPR RI ini tahu persis apa yang diharapkan oleh Presiden Prabowo dalam menerapkan kebijakannya. Revitalisasi Kebijakan Pupuk Bersubsidi, tidak bisa tidak harus segera dilakukan. Kalau bisa dipercepat buat apa harus diperlambat.

Lebih keren lagi, ternyata PT Pupuk Indonesia sebagai salah satu pilar penting dalam kebijakan pupuk bersubsidi, terlihat telah menunjukan kinerja terbaiknya. Mereka tampsk siap menyelenggarakan pengiriman pupuk bersubsidi kepada petani di awal bulan Januari 2025. PT Pupuk Indonesia siap berkiprah memberi pelayanan terbaiknya bagi bangsa dan negara.

Dalam rangka mewujudkan semanfat diatas, PT Pupuk Indonesia sudah menyiapkan stok Pupuk bersubsidi per akhir Desember 2024 sebesar 1,4 juta ton dengan sebaran di Gudang Produsen sampai ke Gudang Distributor dan Kios seluruh indonesia. Langkah PT Pupuk Indonesia ini merupakan antisipasi terhadap kebutuhan petani disaat musim tanam berlangsung

Kesiapan lain yang sudah dilakukan lebih awal adalah tandatangan kontrak Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi 2025 sudah direalisasikan pada tanggal 24 Desember 2024 antara Kementerian Pertanian yang diwakili Direktur Pupuk dan Pestisida Ditjen Prasaran dan sarana Pertanian dengan PT pupuk Indonesia (Persero) diwakili Direktur Pemasaran, sebagaimana diharapkan Menko Pangan pada saat Rakor Bidang Pangan di Bandung tanggal 24 Desember 2024.

Mestinya, dengan ditambahnya jumlah alokasi pupuk bersubsidi sebesar 2 kali lipat dari yang berlaku selama ini, ditambah dengan telah dipangkasnya saluran distribusi pupuk bersubsidi yang berbelit-belit, kita tidak boleh lagi mendengar keluhan petani tsntang kelangkaan pupuk bdrsubsidi. Hanya, kalau saja masih terdengar keluhan itu, berarti masih ada kebijakan yang perlu disempurnakan lagi. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

AIFA FORHATI Internasional 2025 Pecahkan Rekor MURI

Next Post

Wapres Gibran dan Jawaban yang Mengecewakan: Antara Tanggung Jawab dan Pengabaian

Fusilat Jabar

Fusilat Jabar

Related Posts

Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Next Post
Wapres Gibran dan Jawaban yang Mengecewakan: Antara Tanggung Jawab dan Pengabaian

Wapres Gibran dan Jawaban yang Mengecewakan: Antara Tanggung Jawab dan Pengabaian

Mengurai Kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka: Refleksi Sepuluh Aspek Kepemimpinan yang Minus

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...