• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Akhlaq Elit Politik Bangsa Bisa Meracuni Pikiran Anak Bangsa, Saat Kembali kepada Politik Nilai

Ali Syarief by Ali Syarief
March 16, 2025
in Feature
0
Politik, Ijazah, dan Legitimasi: Mengapa Gelar Akademik Masih Dipalsukan?

Istumewa

Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah hiruk-pikuk politik nasional, generasi muda menyerap berbagai informasi yang dipertontonkan oleh para elit. Ironisnya, apa yang mereka saksikan bukanlah contoh terbaik dari kepemimpinan yang bermoral, melainkan sebuah sandiwara kekuasaan yang penuh dengan manipulasi, intrik, dan kepentingan pragmatis. Akhlak elit politik bangsa yang jauh dari nilai-nilai moral dan etika yang luhur secara tidak langsung bisa meracuni pikiran anak bangsa. Alih-alih menginspirasi, mereka justru menciptakan iklim politik yang korosif dan merusak karakter generasi penerus.

Politik Tanpa Nilai: Ancaman bagi Generasi Muda

Seiring berjalannya waktu, politik di Indonesia semakin menjauh dari prinsip moral dan lebih condong pada kepentingan kelompok tertentu. Korupsi, nepotisme, serta penggunaan politik identitas yang destruktif menjadi tontonan sehari-hari. Generasi muda yang mengamati hal ini secara tidak sadar bisa terjebak dalam pemikiran bahwa politik adalah permainan kotor yang sah dilakukan demi meraih kekuasaan. Padahal, seharusnya politik menjadi ladang pengabdian bagi bangsa dan negara.

Jika akhlak para pemimpin dibiarkan terus membusuk, maka efek domino akan terjadi. Pendidikan karakter yang seharusnya dibangun melalui keteladanan justru digantikan oleh praktik-praktik politik yang jauh dari nilai moral. Generasi muda bisa kehilangan rasa kepercayaan terhadap institusi politik, atau lebih buruk lagi, mereka akan meniru perilaku buruk para elit karena menganggapnya sebagai norma dalam dunia politik.

Kembali kepada Politik Nilai: Jalan Menuju Kebangkitan Bangsa

Demi menyelamatkan generasi penerus, politik harus dikembalikan kepada nilai-nilai fundamental seperti kejujuran, keadilan, dan kepedulian terhadap rakyat. Politik nilai tidak hanya berbicara tentang menang dan kalah dalam pemilu, tetapi juga bagaimana pemimpin membawa perubahan yang nyata bagi masyarakat dengan landasan moral yang kuat.

Dalam sejarah, banyak pemimpin besar dunia yang berpegang teguh pada politik nilai, seperti Mahatma Gandhi dengan prinsip non-kekerasannya, Nelson Mandela dengan perjuangan anti-apartheid yang penuh kesabaran, atau bahkan para pendiri bangsa yang menanamkan nilai Pancasila dalam kehidupan bernegara. Indonesia membutuhkan pemimpin yang memiliki visi jangka panjang, bukan hanya sekadar memenangkan kontestasi politik lima tahunan.

Maka, tugas besar ada di tangan semua elemen bangsa, termasuk para akademisi, ulama, dan masyarakat sipil untuk mengawal proses kembalinya politik ke jalur yang benar. Pendidikan politik berbasis nilai harus diperkuat, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun media sosial. Anak muda harus diberikan pemahaman bahwa politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, tetapi juga jalan untuk menegakkan keadilan dan membangun peradaban.

Kesimpulan

Akhlak elit politik yang buruk merupakan racun bagi perkembangan karakter anak bangsa. Jika dibiarkan, generasi mendatang akan terbentuk dalam lingkungan politik yang permisif terhadap kebohongan, korupsi, dan manipulasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya serius untuk mengembalikan politik kepada nilai-nilai luhur agar generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor perubahan yang berlandaskan moral dan integritas. Dengan politik nilai, Indonesia masih memiliki harapan untuk melahirkan pemimpin-pemimpin yang benar-benar mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Polantas : Mudik Lebaran Tahun Ini Sebaiknya Menghindari Jalur Puncak 2

Next Post

Saatnya Bambang Tri Berhak Menerima Tanda Jasa atas Pembongkaran Ijazah Palsu, dan Jokowi Layak Divonis Mati

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Next Post
Saatnya Bambang Tri Berhak Menerima Tanda Jasa atas Pembongkaran Ijazah Palsu, dan Jokowi Layak Divonis Mati

Saatnya Bambang Tri Berhak Menerima Tanda Jasa atas Pembongkaran Ijazah Palsu, dan Jokowi Layak Divonis Mati

Sinyal Reshuffle dalam Amarah Jokowi

Publik: Adili Jokowi, Bukan Seruan yang Keliru

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...