Cianjur – Fusilatnews – Menjelang musim Mudik Lebaran Tahun Ini Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Hardian Ardianto menegaskan, pihaknya telah melakukan survei ke sejumlah jalur alternatif di berbagai wilayah, termasuk jalur utara, timur, dan jalur tembus selatan.
Dari hasil survei tersebut, jalur Puncak II dinyatakan tidak layak untuk dijadikan jalur alternatif mudik karena beberapa faktor, di antaranya ;
- Banyaknya jalan yang rusak
- Ruas jalan yang – sempit
- Adanya titik rawan longsor
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, pemudik diimbau untuk tidak melewati jalur Puncak II dan memilih jalur lain yang lebih aman
Alternatif jalur mudik yang direkomendasikan
Meskipun jalur Puncak II tidak direkomendasikan, Polres Cianjur menyarankan beberapa jalur alternatif yang masih layak untuk dilalui pemudik, di antaranya:
Jalur Jonggol
Jalur ini masih bisa digunakan sebagai alternatif, tetapi tetap perlu kewaspadaan karena terdapat jalan berlubang yang sedang dalam proses perbaikan. Selain itu, jalur ini masih minim lampu penerangan jalan dan rambu lalu lintas.
Pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk meningkatkan fasilitas keselamatan di sepanjang jalur ini.
Jalur Sukaluyu – Cibeber – Selatan Cianjur
Jalur ini dapat menjadi pilihan bagi pemudik yang ingin menuju selatan Cianjur.
Meskipun cukup nyaman untuk dilalui, tetap ada beberapa titik yang menyempit dan mengalami kepadatan, terutama pada sore hingga malam hari.
Oleh karena itu, pemudik disarankan tetap waspada.
Imbauan kepolisian
Bagi pemudik yang memilih jalur selatan, AKP Hardian mengingatkan agar selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.
Polres Cianjur berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas dan keamanan di jalur alternatif yang direkomendasikan agar pemudik dapat bepergian dengan lebih aman dan nyaman.





















