• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Aksi Massa dan Diskursus Politik Murahan: Membaca Indikasi di Balik Tuntutan 17/8

fusilat by fusilat
September 8, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Hasto Testimonium De Aiditu  “Anies Dikriminalisasi, Beranikah Melawan Kedzaliman?”
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Damai Hari Lubis, pengamat kebijakan umum hukum dan politik, menilai bahwa rangkaian tuntutan 17 Agustus serta aksi-aksi massa yang mengiringinya pada Agustus hingga September 2025 tidak lebih dari sebuah diskursus politik murahan. Tuduhan ini muncul karena gerakan tersebut, alih-alih membuka ruang kritik yang substansial, justru cenderung tendensius dan subjektif, terfokus pada satu sosok: Presiden Prabowo Subianto. Kritik yang diarahkan kepadanya mengabaikan sederet persoalan besar lain yang lebih mendesak bagi keadilan dan demokrasi di Indonesia.

Isu-Isu yang Ditinggalkan

Lubis menyoroti bahwa dalam aksi-aksi massa tersebut, tidak muncul desakan serius atas kasus-kasus besar yang sejak lama membekas dalam ingatan publik:

  1. Penegakan Hukum terhadap Gibran Rakabuming Raka
    Polemik dugaan cacat konstitusi dalam pencalonan Gibran sebagai wakil presiden 2024 nyaris tak disentuh. Padahal, putusan Mahkamah Konstitusi yang memberi karpet merah kepada putra sulung Jokowi itu menuai kritik luas. Mengapa gerakan yang mengaku pro-demokrasi memilih diam atas isu ini?
  2. Kematian 854 Petugas KPPS (2019)
    Hingga kini, kematian massal petugas pemilu 2019 tidak pernah diusut tuntas. Aksi massa yang mengklaim memperjuangkan demokrasi justru tidak menyinggung tragedi ini, seolah nyawa para petugas hanyalah catatan pinggiran dalam sejarah politik elektoral.
  3. Tragedi Tol KM 50 (2020)
    Peristiwa kematian enam anggota FPI di Tol Cikampek menjadi salah satu luka besar dalam penegakan hukum era Jokowi. Namun isu ini pun tidak masuk dalam daftar tuntutan, memperlihatkan selektivitas yang mencurigakan dalam agenda demonstrasi.
  4. Pertanggungjawaban Kabinet
    Krisis ekonomi, lonjakan utang, dan lemahnya penegakan hukum di era transisi pemerintahan seolah bukan prioritas. Tidak ada aksi yang mendesak pertanggungjawaban kabinet Jokowi yang hingga kini masih mewariskan beban kebijakan ke periode Prabowo.
  5. Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit
    Meski publik menilai kepemimpinan Kapolri penuh kontroversi dan jauh dari harapan, tidak ada tuntutan yang menyinggung soal pergantian pucuk pimpinan Polri. Diamnya demonstrasi terhadap isu ini menambah kesan bahwa agenda mereka bukanlah reformasi hukum, melainkan sekadar serangan politik parsial.

Indikasi “Geng Solo”

Menurut Lubis, arah gerakan ini justru memperlihatkan indikasi adanya skenario politik dari kelompok yang disebutnya sebagai “Geng Solo.” Istilah ini merujuk pada lingkaran kekuasaan yang berakar dari kepentingan politik keluarga Jokowi. Materi tuntutan yang tendensius, khususnya karena menyerang institusi TNI dan figur Prabowo semata, memperkuat dugaan adanya agenda tersembunyi.

Lubis mengingatkan, Prabowo sebagai presiden baru bahkan belum genap setahun memimpin. Alih-alih memberi ruang bagi konsolidasi kebijakan, gerakan massa justru berpotensi menciptakan instabilitas politik. “Presiden sebaiknya menghimbau masyarakat agar waspada terhadap provokasi yang dapat mengguncang stabilitas negara,” tegasnya.

Mengurai Pola Lama

Jika ditarik ke belakang, aksi massa dengan pola tuntutan selektif bukanlah hal baru. Gerakan yang tampak vokal namun menutup mata terhadap isu fundamental kerap menjadi instrumen politik kelompok tertentu. Dalam kasus tuntutan 17/8, absennya sorotan terhadap kasus Gibran, tragedi KPPS, hingga Tol KM 50 justru memperlihatkan politik standar ganda.

Gerakan semacam ini, alih-alih mendorong transparansi dan keadilan, justru berpotensi menutupi luka lama dengan memproduksi isu baru yang menguntungkan pihak tertentu. Indikasi kehadiran “Geng Solo” memperlihatkan bagaimana bayang-bayang kekuasaan lama masih ingin mencengkeram dinamika politik nasional, meski presiden telah berganti.

Penutup

Esai ini bukan hendak membela satu figur politik, melainkan mengungkap paradoks demonstrasi yang kerap dikemas sebagai perjuangan rakyat. Kritik yang hanya diarahkan kepada Prabowo tanpa menyentuh warisan masalah rezim sebelumnya berisiko menjerumuskan publik pada permainan politik elitis. Bila demikian, maka aksi massa kehilangan makna sejatinya sebagai suara rakyat—berubah menjadi alat provokasi demi mempertahankan dominasi segelintir elite yang menolak kehilangan panggung.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Titiek vs Prabowo: Pertarungan Simbolik di Panggung Pangan Nasional

Next Post

Demo Ricuh: Bentuk TGPF Ungkap Dugaan Keterlibatan Militer

fusilat

fusilat

Related Posts

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Next Post
Hari Buruh 1 Mei: Massa KSPI Jabar Gelar Demo di Jakarta Besok

Demo Ricuh: Bentuk TGPF Ungkap Dugaan Keterlibatan Militer

PSI Tak Mencalonkan Kaesang dalam Pilkada Serentak 2024, Mengapa?

Raja Juli Antoni dan Fenomena Tom & Jerry

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist