• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Komunitas

Aktivis Reformasi 1998 Tolak Pemberian Gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
May 24, 2025
in Komunitas, News, Politik
0
Aktivis Reformasi 1998 Tolak Pemberian Gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, FusilatNews – 24 Mei 2025 — Sejumlah aktivis reformasi 1998 berkumpul dalam sebuah acara peringatan dan penolakan terhadap wacana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto. Aksi ini digelar di kawasan Jakarta Pusat pada Sabtu (24/5), sebagai bentuk penegasan sikap terhadap upaya yang mereka nilai mencederai semangat dan cita-cita reformasi.

Ketua panitia acara, Simson, dalam pernyataannya di lokasi menyebut bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mengingatkan publik agar tidak melupakan perjuangan reformasi yang telah mengorbankan banyak jiwa.

“Acara kita hari ini adalah bentuk penegasan agar kita mengasah kembali ingatan tentang pentingnya kembali ke cita-cita reformasi 1998,” ujar Simson. “Apalagi dengan ramainya wacana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto, kami dengan tegas menyatakan penolakan. Sangat menolak.”

Simson juga menyoroti kemunduran dalam kehidupan demokrasi dan penegakan hukum yang semakin jauh dari nilai-nilai reformasi. Ia menyebut segala bentuk glorifikasi terhadap Soeharto sebagai bentuk pengkhianatan terhadap sejarah dan perjuangan para aktivis.

Senada dengan Simson, aktivis reformasi lainnya, Mustar, menilai bahwa wacana pemberian gelar tersebut merupakan bentuk pengingkaran terhadap sejarah kelam Orde Baru.

“Ini bukan sekadar acara kumpul-kumpul. Ini adalah bentuk peringatan terhadap gagasan yang sangat kami tolak, yakni pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto,” ujar Mustar. “Kami sangat keberatan. Ini bertentangan dengan nilai-nilai perjuangan yang melahirkan reformasi 1998.”

Mustar menambahkan bahwa demokrasi yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang, bukan pemberian dari rezim mana pun.

Sebagai bentuk pengingat terhadap kekerasan dan pelanggaran HAM di era Orde Baru, para peserta acara menghadirkan simbol-simbol tengkorak dan tulang belulang di panggung utama. Simbol tersebut, menurut Jimmy Fajar—salah satu aktivis 1998—mewakili para korban pelanggaran HAM, termasuk mereka yang diculik secara paksa dan hingga kini tidak diketahui nasibnya.

“Simbol tengkorak dan tulang belulang ini menggambarkan kekejaman masa lalu—pembunuhan misterius, penculikan aktivis, hingga kasus tanah seperti di Kedung Ombo. Juga sosok-sosok seperti Marsinah, Widji Thukul, yang hilang dan tak pernah kembali,” tutur Jimmy.

Aktivis lainnya, Hengki dari kelompok ISIP, menggarisbawahi rekam jejak panjang Soeharto yang tak lepas dari pelanggaran HAM berat, sejak peristiwa 1965 hingga kerusuhan Mei 1998.

“Sejarah mencatat banyak luka dan tragedi di bawah kekuasaan Soeharto. Itu tidak bisa dihapus atau dipoles hanya dengan gelar pahlawan nasional,” tegas Hengki.

Sementara itu, Kementerian Sosial sebelumnya menyebut bahwa usulan pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto berasal dari berbagai kalangan masyarakat. Namun keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Acara peringatan ini menjadi pengingat bahwa luka sejarah belum sepenuhnya sembuh, dan perjuangan menegakkan keadilan serta melawan lupa masih terus berlanjut.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Israel Bunuh Lebih dari 75 Warga Gaza Sejak Jumat, PBB Memperingatkan Pengungsian di Zona Militer

Next Post

Kelas Menengah Indonesia Mulai Tergerus, Transaksi QRIS dan Tabungan Turun Tajam

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN
Feature

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026
GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA
daerah

GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

June 11, 2026
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi
Komunitas

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026
Next Post
Kelas Menengah Indonesia Mulai Tergerus, Transaksi QRIS dan Tabungan Turun Tajam

Kelas Menengah Indonesia Mulai Tergerus, Transaksi QRIS dan Tabungan Turun Tajam

Insentif Cinta di Negeri Tanpa Anak

Insentif Cinta di Negeri Tanpa Anak

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

June 11, 2026
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist