• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

ANCAMAN TANDUK BANTENG

Radhar Tribaskoro by Radhar Tribaskoro
February 23, 2025
in Feature, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Radhar Tribaskoro-The BRAIN Institute

Bukan sekali ini kader PDIP tertimpa kasus hukum. Selama ini Megawati adem-ayem saja. Jadi, apa yang menyebabkan kasus penahanan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 20 Februari 2025 memicu reaksi keras dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri? Dalam pernyataan protesnya, Megawati menginstruksikan kepada seluruh kader partai kepala daerah, untuk menunda partisipasi mereka dalam program persiapan yang dirancang oleh pemerintah Prabowo.

Protes Megawati ini langka karena ia biasanya sangat konstitusional. Sebagai mantan presiden ia pasti tahu pentingnya menjaga sinergi pusat-daerah. Dalam dua periode pemerintahan Jokowi, bisa dibilang, Megawati adalah pengawal utama soliditas pemerintahan, baik di kabinet maupun parlemen.  Hubungan Megawati dengan Prabowo juga sangat baik. Mereka pernah berpasangan dalam Pilpres 2009. Keduanya bertukar-sapa dengan hangat. Kalau PDIP saat ini tidak mendukung kabinet Prabowo, semua orang tahu, itu karena kehadiran Jokowi di sisi Prabowo.

Jokowi adalah kader PDIP yang merayap dari walikota Solo, gubernur Jakarta sampai menjadi presiden dua kali, dengan dukungan solid PDIP. Tetapi di akhir masa jabatannya Jokowi berbalik. Ia mendukung anaknya sendiri menjadi wakil presiden dan menggunakan segala cara untuk memenangkannya. Dalam pilkada beberapa bulan kemudian Jokowi secara aktif menggerus kekuatan PDIP di berbagai daerah.

Dalam seluruh episode pemilu 2024, baik pilpres maupun pilkada, PDIP merasa dikhianati oleh (aparat) negara. Subyektivitas ini semakin kuat manakala Jokowi menimpali instruksi Megawati (agar kepala daerah dari PDIP menunda partisipasi di retreat Magelang), sebagai pembangkangan kepada negara. Jokowi telah melangkah lebih jauh dengan mengadu-domba Megawati – Prabowo.

Krisis Legitimasi

Jadi bagi Megawati dan PDI Perjuangan, penahanan Hasto tidak bisa dilepaskan dari dinamika politik yang lebih luas. Mereka menilai langkah KPK sebagai bentuk kriminalisasi terhadap lawan politik. Dengan pengalamannya yang dalam dan panjang pada realitas politik Indonesia kekhawatiran Megawati terhadap politisasi penegakan hukum jelas bukan tanpa alasan.

Apalagi publik tahu rekam jejak Jokowi dalam menangani kasus-kasus hukum terhadap lawan politiknya menunjukkan pola kriminalisasi yang berulang. Sejumlah tokoh oposisi dan aktivis mengalami tekanan hukum yang meningkat menjelang pemilu atau ketika mereka mengkritik kebijakan pemerintah. Dalam hal ini, KPK dan aparat hukum lainnya kerap dituduh sebagai alat politik untuk membungkam lawan-lawan Jokowi dan memperkuat posisi sekutunya.

Ketegangan ini tidak berhenti setelah Jokowi lengser, tetapi berlanjut di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto. Apalagi, Prabowo sendiri telah berulang kali menegaskan bahwa dirinya dan Jokowi tidak dapat dipisahkan dan ia akan meneruskan kebijakan dan tindakan Jokowi. Dalam persepsi publik, Prabowo dinilai akan melanjutkan pola kriminalisasi lawan politik yang terjadi selama pemerintahan Jokowi. Maka instruksi Megawati dapat dilihat sebagai ekspresi ketidak-percayaan kepada pemerintahan Prabowo.

Ini bukan masalah baru bagi Prabowo.

Hanya berselang 2 hari sebelumnya, kancah politik Indonesia diguncang oleh aksi #indonesiagelap yang digerakkan oleh mahasiswa di lebih 25 kabupaten/kota di Indonesia. Mahasiswa mengajukan 13 tuntutan yang semuanya berakar pada praktek dan kebijakan pemerintahan Joko Widodo. Artinya, tuntutan itu menempatkan Prabowo sekeranjang dengan Jokowi, sehingga ia harus ikut memikul tanggung-jawab atas dampak negatif perbuatan dan kebijakan Jokowi. Perlu dicatat, pemerintahan Prabowo baru berusia 100 hari sehingga secara logis ia tidak mesti diminta pertanggung-jawaban.

Kedua peristiwa ini menunjukkan potensi krisis legitimasi yang akan dihadapi oleh Prabowo.

Respon Prabowo

Untuk mengatasi tuduhan politisasi penegakan hukum, Presiden Prabowo perlu memastikan bahwa proses hukum terhadap Hasto Kristiyanto berjalan secara transparan dan adil. Langkah-langkah yang dapat diambil termasuk menjamin independensi KPK agar bekerja tanpa intervensi politik, membuka akses informasi terkait kasus ini kepada publik, serta mengajak dialog dengan PDI Perjuangan dan pihak-pihak terkait untuk meredakan ketegangan.

Reaksi Megawati terhadap penahanan Hasto jangan dipahami sebagai pembangkangan politik sebagaimana wacana yang didorong oleh Jokowi. Reaksi itu perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas, yaitu sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik penyalahgunaan hukum demi kepentingan politik. Bagi Megawati, ini bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga tentang masa depan demokrasi dan keberlangsungan PDIP sebagai kekuatan politik di Indonesia. Jika pola kriminalisasi terus berlanjut, PDIP bisa menjadi target utama di era Prabowo, memperpanjang ketegangan politik yang telah dimulai sejak masa pemerintahan Jokowi.

Dengan demikian, konflik politik ini bukan sekadar perbedaan pandangan antara Megawati dan Jokowi, melainkan sebuah pertarungan politik yang akan terus berlanjut, menentukan arah demokrasi Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.===

Cimahi, Minggu 23 Februari 2025

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pramono Anung Ditunjuk Wakili PDI P Terkait Retret

Next Post

Lihatlah Panggung Negeri: Janji yang Meluruh, Sejarah yang Terulang

Radhar Tribaskoro

Radhar Tribaskoro

Related Posts

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Next Post
Lihatlah Panggung Negeri: Janji yang Meluruh, Sejarah yang Terulang

Lihatlah Panggung Negeri: Janji yang Meluruh, Sejarah yang Terulang

Dedi Mulyadi Berharap Berjodoh dengan Bima Arya Orang Bogor

Kejutan Baru dari Gubernur Dedi Mulyadi, Ubah Mobil Dinas Jadi RS Berjalan.

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...