Jakarta, Fusilatnews – 1 Juni 2025 — Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, disebut-sebut masuk dalam bursa calon ketua umum (caketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) jelang muktamar partai yang dijadwalkan berlangsung Agustus atau September 2025 mendatang. Nama Anies muncul usai DPW PPP DKI Jakarta menyuarakan pandangan positif terkait peluang Anies menakhodai partai berlambang Ka’bah tersebut.
Menanggapi hal itu, Juru Bicara DPP PPP, Usman M Tokan, menekankan pentingnya komunikasi politik antara kandidat eksternal dan internal partai. Ia menyayangkan apabila nama-nama yang diusulkan dari luar justru belum pernah diajak bicara secara serius.
“Kita tidak ingin dari eksternal nama diusulkan, tapi yang bersangkutan tidak pernah dikomunikasikan, sehingga terkadang namanya santer dibicarakan, tiba-tiba ada pernyataan dari yang bersangkutan tidak minat atau tidak siap,” ujar Usman saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (31/5/2025).
Usman mengimbau agar pihak-pihak yang mengusulkan nama dari luar PPP juga aktif menjembatani komunikasi. Menurutnya, masih ada cukup waktu bagi para kandidat untuk membangun relasi politik dengan pemegang mandat muktamar.
“Masih ada waktu sampai September, silakan para kandidat melakukan komunikasi politik dengan pemegang mandat muktamar yang akan datang. Apalagi kalau ada info usulan kader atau pengurus DPW DKI Jakarta, silakan saja disosialisasikan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Usman menyatakan bahwa jika Anies menyatakan kesediaan maju sebagai calon ketua umum, banyak kader yang siap memberikan dukungan. Ia juga berharap Anies tetap bersama PPP, sekalipun tidak terpilih sebagai ketua umum.
“Kalau kemudian beliau (Anies Baswedan) menyatakan siap, pasti akan ada kader yang mendorong. Kita akan menyambut dengan senang hati untuk bersama-sama membangun PPP,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Romahurmuziy atau Rommy, menyebut sejumlah tokoh nasional yang masuk radar caketum PPP. Di antaranya, mantan KSAD Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta mantan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.
Namun, satu per satu dari nama tersebut telah menyatakan ketidaktertarikannya. Dudung mengaku tak tahu namanya masuk bursa, dan menegaskan tidak berminat. “Waduh saya enggak tahu, itu yang bilang siapa? Oh Pak Rommy, saya tidak (berminat),” ujarnya.
Senada, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, juga menolak dengan alasan beratnya tanggung jawab yang akan diemban. “Pertanggungjawabannya banyak. Oleh karena itu, saya enggak sanggup,” ujarnya di Bandung, Kamis (29/5/2025).
Dengan belum adanya kandidat yang secara pasti menyatakan kesiapan, wacana pencalonan Anies Baswedan menjadi menarik perhatian. Kini, bola berada di tangan Anies—apakah ia akan menyambut ajakan para kader PPP, atau tetap melangkah dengan jalurnya sendiri.





















