Damai Hari Lubis
Anies amat paham. Salah satu basis terkuat konstituen pendukungnya sebagai capres dengan nomor urut 01, adalah kelompok para ulama yang melakukan ijtima. Kelompok yang tak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan politik antara para ulama yang melakukan ijtima, kepada kelompok dan simpatisan 212.
Sejarah hubungan keduanya memiliki benang merah yang cukup kuat. Implementasi dukungan para ulama ini telah terbukti melalui rekomendasi, yang subtansial jatuhkan pilihan kepada Anies~Cak Imin (AMIN) serta dilanjutkan melalui fakta integritas antara pemberi rekomendasi dengan Anies selaku capres yang menerima rekomendasi.
Oleh karenanya, terhadap isu santer bahwa bakal ada wujud koalisi dibelakang kekuatan politik antara Capres 01 dan Capres 03, jika ternyata pemilu pilpres 2024 menghasilkan dua putaran.
Maka jika isu ini benar, hendaknya apapun latar belakangnya, idealnya Anies dan Muhaimin duduk bersama lebih dulu dengan para ulama sebagai salah satu pendukung kuat bagi kemenangan AMIN. Bahkan dalam pengamatan penulis, solusi politik dari hasrat berkoalisi dimaksud, sebaiknya jangan dilakukan dengan terburu- buru. Bahkan lebih elok lagi Anies minta terlebih dulu pandangan para tokoh ulama, karena bisa jadi, respon dari para ulama, kembali melakukan ijtima untuk putaran kedua; jika benar ada dua putaran dalam pilpres 2024.


























