Hasil dari KPU ini bukanlah hasil akhir. Karena KPU masih akan melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang hingga Rabu (20/3/2024). Sementara itu, penetapan hasil Pemilu 2024 dilakukan paling lambat tiga hari setelah memperoleh surat pemberitahuan atau putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).
Jakarta – Fusilatnews – Di tengah publikasi besr-besaran di berbagai media televisi kmersial yang menunjukkan bahwa Prabowo Subianto diklaim oleh beberapa lembaga survei memenangkan pemilu presiden dengan satu putaran kerena klaim memperloleh suara dfiatas 50 pesen suara.
Dalam keterangan video yang diterima ada hari Jumat (16/2/2024). Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan menyerukan kepada para pendukungnya untuk mengawal suara pemilihan umum (pemilu 2024) dengan penuh semangat.
Dalam keterangan video ini Anies meminta pendukungnya melaporkan segala jenis kecurangan dan keanehan yang terjadi dalam pemilihan presiden (pilpres) yang digelar 14 Februari 2024.
“Demi perbaikan pemilu dan penguatan demokrasi maka saya menyerukan: terus kawal suara dengan semangat tinggi, laporkan segala kecurangan, keanehan dan ketidaknormalan yang ada ke tim hukum nasional,” katanya
Kontak tim hukum Timnas Amin dapat dilihat di situs https://aminajadulu.com/lapor. Anies dalam siaran video itu menyatakan Unggul dengan 41,24 Persen
Selanjutnya Anies juga meminta uantuk tetap menghormati proses pemilu dan menghargai kerja demokrasi yang sedang berjalan. Dia meminta agar optimisme terus dijaga dan gerakan perubahan akan terus berjalan.
“Dan yakin akan mencapai tujuan panjangnya, saya pernah sampaikan bahwa optimisme itu harus terus dihidupkan,” tutur dia.
Anies mengatakan, perjuangan belum selesai, terlepas dari segala kebaikan pemilu, ada banyak kekurangan yang dirasakan secara terang benderang.
Ia juga menyebut agar simpatisannya terus menjaga dan merawat kepercayaan bahwa kemajuan untuk bangsa Indonesia harus terus diupayakan.
“Dan saya akan mengulangi kembali apa yang sampaikan kemarin, saya akan tetap dan terus membersamai gerakan perubahan,” ucap dia.
Sampai hari ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih terus melakukan perhitungan suara secara real count untuk pemilihan presiden dan wakil presiden di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Berdasarkan data terakhir yang diperbarui oleh KPU, hingga Jumat (16/2/2024) pukul 07.00 WIB, jumlah suara yang masuk sebanyak 407.369 dari 823.236 TPS atau 49,48 persen.
Dilansir dari situs pemilu2024.kpu.go.id, berikut hasil perolehan suara sementara untuk masing-masing pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres):
Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 12.971.875 suara atau 25,27 persen. Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka: 29.194.395 suara atau 56,87 persen. Ganjar Pranowo-Mahfud MD: 9.167.513 suara atau 17,86 persen.
Hasil dari KPU ini bukanlah hasil akhir. Karena KPU masih akan melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang hingga Rabu (20/3/2024). Sementara itu, penetapan hasil Pemilu 2024 dilakukan paling lambat tiga hari setelah memperoleh surat pemberitahuan atau putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).


























