• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Antagonis tapi Tidak Jahat

fusilat by fusilat
August 14, 2022
in Feature
0
Antagonis tapi Tidak Jahat

Pertarungan Karna (kiri) melawan Arjuna, suatu adegan dari Bharatayuddha, dalam bentuk lukisan kaca Cirebon.(Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Jaya Suprana

SEBAGAI manusia biasa maka mustahil sempurna masih diperparah oleh gagasan saya menghadirkan kelirumologi, saya tak pernah berhenti berbuat kekeliruan sepanjang perjalanan hidup saya sendiri. Satu di antara sekian banyak kekeliruan yang saya lakukan adalah menggeneralisir seratus Kurawa semuanya jahat. Ternyata saya keliru! Baik menurut versi Mahabharata mau pun Wayang Purwa minimal ada seorang Kurawa yang tidak jahat sehingga berperan sebagai tokoh antagonis yang protagonis.

Di dalam wiracarita Mahabharata, tokoh Kurawa yang memegang peran antagonis tapi tidak jahat bernama Yuyutsu. Satu-satunya Kurawa tidak jahat itu adalah putra Sugada sebagai selir Raja Destarastra. Sang raja berhubungan dengan Sugada sebab meragukan istrinya, Ratu Gandari belum melahirkan seorang anak pun meskipun usia kandungan sudah melebihi 9 bulan. Berkat bantuan sesepuh kerajaan, Resi Abyasa, sang ratu berhasil memperoleh 99 anak, yang kemudian dikenal sebagai para Kurawa.

Pada saat yang sama, anak hasil hubungan Destarastra dan Sugada juga lahir diberi nama Yuyutsu. Dalam Sabhaparwa, jilid kedua Mahabharata yang menceritakan permainan dadu antara Korawa melawan Pandawa, Yuyutsu merupakan satu-satunya Kurawa yang bersimpati kepada Pandawa setelah sepupu mereka tersebut menderita kekalahan. Ia juga menentang Destarastra yang mengundang para Pandawa bermain untuk yang kedua kalinya, dengan taruhan masa pengasingan. Namun, permainan tetap diselenggarakan.

Dalam kitab Bhismaparwa diceritakan bahwa sebelum Bharatayudha dimulai, Yudistira maju ke hadapan pasukan Kurawa untuk memastikan apakah ada yang berubah pikiran dan mau berpihak kepadanya. Hanya Yuyutsu yang menanggapinya, sehingga ia keluar dari barisan pasukan Kurawa dan bergabung dengan pasukan Pandawa dalam perang di padang Kurusetra. Ia berperan penting sebagai informan pihak Pandawa, yang membocorkan informasi-informasi seputar strategi perang Kurawa dan rencana jahat Duryodana. Setelah Bharatayudha berakhir, Yuyutsu termasuk di antara para kesatria yang tidak perlaya.

Dalam bagian akhir kitab Striparwa, Yuyutsu beserta keluarganya menyelenggarakn upacara penghormatan terakhir bagi saudara dan teman-temannya yang gugur di padang Kurusetra. Ketika Yudistira mewarisi takhta kerajaan Kuru dan beristana di Hastinapura, Yuyutsu diberi kuasa atas kota Indraprasta, yang didirikan oleh para Pandawa sebelum Bharatayudha.

Beda dari Mahabharata, terkisah di dalam lelakon Wayang Purwa, Yuyutsu dan Wikarna adalah orang yang sama maka Yuyutsu disebut di dalam Wayang Purwa sebagai Arya Wikarna alias Arya Wisalaksa sebagai putera Destarastra dengan Dewi Gandari sebagai ibu kandung seratus Kurawa. Arya Wikarna kesatria pemberani, jujur, suka berterus terang dan teguh dalam pendirian.

Ketika menyaksikan Dewi Drupadi diperlakukan tidak manusiawi oleh Dursasana akibat Yudhistira kalah dalam permainan dadu melawan Sengkuni, secara kesatria, Wikarna mengutuk perbuatan Dursasana. Ia juga membongkar kecurangan yang dilakukan Sengkuni, dan semua rencana jahat Kurawa yang akan menyelakakan keluarga Pandawa. Sikapnya itu ditentang oleh Adipati Karna, raja negara Awangga yang menyebabkan permusuhan di antara mereka berdua.

Pada saat berlangsungnya perang Bharatayuda, Wikarna memihak kepada Pandawa dan menentang tindakan Kurawa yang dianggapnya keliru. Ia gugur dalam pertempuran melawan Adipati Karna. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Wijayacapa. Terlepas dari versi Mahabharata dan Wayang Purwa atau versi mana pun juga, bagi saya Yuyutsu atau Arya Wikarna merupakan seorang tokoh legenda yang menarik untuk disimak sebagai kearifan yang menegaskan bahwa tokoh protagonis bisa berperan sebagai antagonis. Sebalikya tokoh antagonis bisa berperan sebagai protagonis di mana nilai baik-buruknya tergantung dari sisi mana permasalahan dipandang. Bagi Pandawa, jelas Wikarna orang baik, namun bagi Kurawa jelas Wikarna pengkhianat busuk. Di dalam tokoh Arya Wikarna tersirat filsafat dasar layar pergelaran wayang kulit di mana letak yang baik apabila dipandang dari depan layar akan terbalik menjadi sebaliknya apabila dipandang dari belakang layar. Jauh terlebih dahulu ketimbang Albert Einstein, ternyata wayang kulit sudah menyadari ekstensi kenisbian di dalam kehidupan di alam semesta ini.

Jaya Suprana Pendiri | Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Dikutip Kompas.com, Sabtu 13, Agustus 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Buronan Korupsi Rp 78 T, Surya Darmadi Siap Ikuti Proses Hukum

Next Post

Pejabat Jahat dalam Kabinet Jokowi

fusilat

fusilat

Related Posts

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik
Feature

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal
Feature

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026
Paradoks Indonesia, Said Didu dan Mochtar Lubis
Feature

Paradoks Indonesia, Said Didu dan Mochtar Lubis

April 17, 2026
Next Post
Pejabat Jahat dalam Kabinet Jokowi

Pejabat Jahat dalam Kabinet Jokowi

Studi : Bahaya Perubahan Iklim Berhubungan Dengan Penyakit Menular 58%

Studi : Bahaya Perubahan Iklim Berhubungan Dengan Penyakit Menular 58%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026
Paradoks Indonesia, Said Didu dan Mochtar Lubis

Paradoks Indonesia, Said Didu dan Mochtar Lubis

April 17, 2026

MENGUNGKAP KEKUATAN REPUBLIK ISLAM IRAN

April 17, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026

Rahasia Allah 2: Ketika Kegagalan Dimaknai Hikmah

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist