• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Anthony: Anggaran Pembayaran Bunga Utang Lebih Besar dari Anggaran Kesehatan.

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
July 20, 2023
in News
0
Wajib Batal!! Alasan Menyesatkan Dibalik Upaya Menaikkan Harga BBM

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan/Net

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-Fusilatnews.- Polemik antara Anthony Budiawan dan Yustinus Prastowo, berkaitan dengan topik anggaran bayar bunga utang lebih besar dari anggaran kesehatan, terus berlangsung. Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menampik pernyataan yang menyebutkan, Indonesia masuk ke dalam kategori negara gagal sistemik. Hal ini ditunjukan oleh kinerja APBN yang terjaga dan predikat positif yang disampaikan lembaga keuangan internasional. Tanggapan itu merespon bahwa Indonesia dinilai telah masuk negara gagal sistemik oleh Director Political Economy & Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan.

Pernyataan itu disampaikan dengan mencantumkan data. Melalui cuitannya, Anthony juga menyertakan potongan video pidato Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres. Dalam cuplikan video itu Antonio menyebutkan, separuh umat manusia tinggal di negara yang lebih banyak mengeluarkan anggaran untuk pembayaran utang daripada pendidikan atau kesehatan.

“Indonesia masuk negara gagal sistemik. APBN 2022: Biaya Kesehatan Rp176,7 T; Bunga pinjaman: Rp386,3 triliun,” tulis akun @AnthonyBudiawan, dikutip Rabu (19/7/2023). “UN Chief, António Guterres mengatakan, negara yang membayar bunga pinjaman lebih besar dari anggaran kesehatan atau pendidikan, masuk kategori negara gagal sistemik,” sambungnya.

Pernyataan itu kemudian direspons oleh Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo. Melalui serangkaian cuitan, Yustinus membantah pernyataan yang menyebutkan Indonesia termasuk ke dalam kategori negara gagal sistemik. “Penilaian ini tidak berdasar!,” tulis akun @prastow membalas cuitan @AnthonyBudiawan.

Ia kemudian menyertakan data realisasi APBN Tahun 2022 dan pagu APBN 2023. Dalam data itu dipaparkan, anggaran pendidikan dan kesehatan untuk tahun 2022 realisasinya mencapai Rp 649,3 triliun. Nilai itu lebih tinggi dari realisasi belanja bunga utang sebesar Rp 386,3 triliun. Sementara itu dalam pagu APBN 2023, total anggaran pendidikan dan kesehatan mencapai Rp 791 triliun. Nilai ini juga lebih besar dari pagu anggaran belanja bunga utang, yakni sebesar Rp 441,4 triliun.

Kemudian, Prastowo juga membantah narasi yang menilai, Indonesia merupakan negara miskin. Sebagaimana data teranyar Bank Dunia, Indonesia memiliki pendapatan nasional bruto per kapita sebesar 4.580 dollar AS, dan masuk dalam kategori negara berpendapatan menengah atas. Pada saat bersamaan, perekonomian Indonesia terus tumbuh positif. Produk domestik bruto (PDB) nasional tercatat terus tumbuh 5 persen dalam kurun waktu 6 kuartal terakhir. “Indonesia bukan negara gagal. Justru kita masuk upper middle income country’ dg pertumbuhan ekonomi stabil & tinggi 5%,” kata Prastowo. Terakhir, Prastowo menekankan, kemampuan pembayaran kewajiban negara juga terjaga.

Indonesia tidak pernah gagal bayar, dan lembaga pemeringkat global Standard & Poor’s (S&P) menjaga peringkat kredit nasional di posisi BBB dengan outlook stabil. “Keputusan mempertahankan rating tersebut merupakan cerminan dari kesuksesan Indonesia dalam melakukan konsolidasi fiskal yang cepat dan didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang solid. Termasuk kebijakan fiskal-moneter yang terkalibrasi dengan baik,” pungkas Yustinus Prastowo.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Liu Yizhe Dikukuhkan menjadi Anggota Kehormatan dan Perwakilan PPWI di China dan Jepang

Next Post

Pengunjung ke Jepang Mencapai 2 juta Teratas Pada bulan Juni untuk Pertama kalinya sejak COVID

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Tambang Ilegal Diduga Dibiarkan, Karst Maros Terus Dikeruk: APH Bungkam, Lingkungan Terancam
Bencana

Tambang Ilegal Diduga Dibiarkan, Karst Maros Terus Dikeruk: APH Bungkam, Lingkungan Terancam

June 23, 2026
UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?
Birokrasi

UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

June 23, 2026
Tolak Damai, Roy Suryo dan Dokter Tifa Akhirnya Menghirup Udara Bebas
Law

Tolak Damai, Roy Suryo dan Dokter Tifa Akhirnya Menghirup Udara Bebas

June 22, 2026
Next Post
Pengunjung ke Jepang Mencapai 2 juta Teratas Pada bulan Juni untuk Pertama kalinya sejak COVID

Pengunjung ke Jepang Mencapai 2 juta Teratas Pada bulan Juni untuk Pertama kalinya sejak COVID

China Menantikan Pertemuan Kissinger,100 tahun, untuk Meningkatkan Hubungan yang Tegang dengan A.S.

China Menantikan Pertemuan Kissinger,100 tahun, untuk Meningkatkan Hubungan yang Tegang dengan A.S.

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok
Law

Mengapa Penangkapan Roy Suryo dan Tifa Seperti Teroris? Ini Kata IPW!

by Karyudi Sutajah Putra
June 22, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Penangkapan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya, Jumat (19/6/2026), terkesan seperti menangkap teroris....

Read more
Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

June 22, 2026
MBG dan Adu Domba Rakyat

MBG dan Adu Domba Rakyat

June 22, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Membuka Kotak Pandora Kekuasaan: Pelajaran yang Perlu Dibaca Roy Suryo Cs

Membuka Kotak Pandora Kekuasaan: Pelajaran yang Perlu Dibaca Roy Suryo Cs

June 23, 2026
Tambang Ilegal Diduga Dibiarkan, Karst Maros Terus Dikeruk: APH Bungkam, Lingkungan Terancam

Tambang Ilegal Diduga Dibiarkan, Karst Maros Terus Dikeruk: APH Bungkam, Lingkungan Terancam

June 23, 2026
UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

June 23, 2026
Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

June 23, 2026
Tolak Damai, Roy Suryo dan Dokter Tifa Akhirnya Menghirup Udara Bebas

Tolak Damai, Roy Suryo dan Dokter Tifa Akhirnya Menghirup Udara Bebas

June 22, 2026
Penangguhan Belum Dikabulkan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Tetap Ditahan

Penangguhan Belum Dikabulkan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Tetap Ditahan

June 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Membuka Kotak Pandora Kekuasaan: Pelajaran yang Perlu Dibaca Roy Suryo Cs

Membuka Kotak Pandora Kekuasaan: Pelajaran yang Perlu Dibaca Roy Suryo Cs

June 23, 2026
Tambang Ilegal Diduga Dibiarkan, Karst Maros Terus Dikeruk: APH Bungkam, Lingkungan Terancam

Tambang Ilegal Diduga Dibiarkan, Karst Maros Terus Dikeruk: APH Bungkam, Lingkungan Terancam

June 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist