• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Apa Kata Legenda Kapolri Yg Menolak Pengawalan dan Mobil Dinas

fusilat by fusilat
July 23, 2022
in Feature
0
Ilustrasi Polisi/ Istimewa

Ilustrasi Polisi/ Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews– “Kehadiran seorang polisi semestinya menciptakan ketentraman di tengah masyarakat. Saya membayangkan, sebagaimana diajarkan di Akademi dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, bahwa kehadiran soerang atau sejumlah polisi justru mendatangkan rasa tenteram pada masyarakat sekitarnya,”  Hoegeng.

Masih dalam ingatan sebagian dari kita, bahwa dalam panggung layar TV kita, ada group lawak yang terkenal dengan sebutan BKAK. Dia adalah 4 orang pengocok perut dan sekaligus influencers, yang resmi dibentuk untuk kepentingan Kepolisian RI, pada waktu itu. Pada era 1960-1970-an, ini cara institusi POLRI untuk mendekati masyarakat sebagai langkah mendukung tugas utamanya dalam menjaga keamanan dan menanggulangi/mengurangi kriminalitas. Di antaranya dengan membentuk sebuah grup kesenian bernama Reog Nasional Badan Kesenian Angkatan Kepolisian (Reog BKAK).

Melalui Reog BKAK ini, institusi polisi menyebarkan informasi terkait kebijakan pemerintah juga berbagai masalah dalam kehidupan bermasyarakat dalam cara yang jenaka. Pendekatan ini ternyata efektif karena pesan tersampaikan dalam suasana gembira.

Reog BKAK sangat populer. Semua pemirsa tahu group ini. Mereka terdiri dari Inspektur Satu (Iptu) Dudung Endang yang populer dengan nama Mang Dudung, Iptu Karmudi atau Mang Udi, Ajun Brigadir Polisi tingkat Satu (Abriptu) Suhari atau Mang Hari, dan Brigadir Polisi tingkat Dua (Bripda) Supardiman atau Mang Diman.

Mang Diman, yang terus terakhir tampil sampai akhir hayatnya, berkiprah dalam berkesenian sebagai penghibur. Mang Diman dkk tidak hanya di layar kaca saja. Reog BKAK juga sering naik panggung menjelajah berbagai pelosok tanah air, bahkan sampai ke negeri tetangga, seperti Malaysia dan Singapura.

Kelompok kesenian ini dirintis tahun 1956, antara lain oleh Umar Katab, Moh. Saleh, Barnas Lesmana, Salmun, dan Affandi. Awalnya bernama Reog BKKN, singkatan dari Badan Kesenian Kepolisian Negara. Reog yang dikembangan BKKN berasal dari tatar Sunda, Jawa Barat, tetapi bisa diterima secara nasional.

Tapi terlepas dari semua itu, kita kemudian bertanya, mengapa para petinggi Kepolisian saat itu, merasa perlu mendirikan seperti group lawak BKAK tersebut? Bisa jadi para petinggi Kepolisian, semodel Pak Hoegeng, adalah sosok pemikir dan yang faham akan fungsi-fungsi kepolisian. Ia bukan militerisme. Ia profesi khusus dalam ranah civil (non combatan) yang keberhasilan kerjanya, sangat memerlukan dukungan dari seluruh masyarakat pada umumnya. Seperti juga, lazimnya polisi-polisi yang ada di negara-negara maju.

Di Inggris, polisi hanya diberi pentungan, tapi rakyat menghormatinya. Di Fort Woth Texas, polisi  keliling kota bersepeda, tapi kota menjadi aman, lalu mengundang invetasi usaha. Di Jepang, Koban Police, dilengkapi dengan peta lokasi yang lengkap, semua warga di wilayah adminsitrasinya, terpantau.

Jadi untuk apa ada Lembaga Polisi? Kepolisian dalam pemerintahan adalah untuk mengayomi dan melayani serta menyerahkan pelaku kejahatan ke tangan hukum. Polisi bertanggung jawab untuk menangkap penjahat yang mengancam mata pencaharian, harta benda, dan kedamaian warga negara lainnya.

Kapan dan di mana kejahatan terjadi? Ada catatan, bahwa kejahatan dengan kekerasan paling mungkin terjadi di atau dekat tempat kerja korban (32%), diikuti di dalam rumah korban (20%) dan di luar rumah korban (13%). Lebih dari setengah (53%) dari kejahatan kekerasan terjadi selama seminggu.

Lewat autobiografinya yang berjudul “Hoegeng, Polisi Idaman dan Kenyataan”,  menyatakan, kehadiran seorang polisi semestinya menciptakan ketentraman di tengah masyarakat. “Saya membayangkan, sebagaimana diajarkan di Akademi dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, bahwa kehadiran soerang atau sejumlah polisi justru mendatangkan rasa tenteram pada masyarakat sekitarnya,” kata Hoegeng.

Hoegeng, yang menolak pengawalan dan mobil dinas, mengatakan hanya para penjahat atau orang yang berniat jahat yang semestinya takut dan was-was terhadap kehadiran polisi. Sebab, kata Hoegeng, pada dasarnya seorang polisi adalah pelayan masyarakat untuk menegakkan ketertiban dan keamanan umum di mana pun ia berada.

“Apalagi kalau sedang mengenakan seragam polisi maka kewajiban resminya itu menjadi kongkret di tengah masyarakat: masyarakat berhak menuntut ketertiban dan ketenteraman padanya,” kata Heogeng.

Menurut Hoegeng, ketika berada di tengah masyarakat, polisi tetaplah polisi tanpa memandang kedudukan dan pangkatnya. Bagi Hoegeng, seorang jenderal polisi tak berbeda dengan seorang petugas polisi di lapangan, hanya kewajiban dan tanggungjawabnya yang lebih besar. Oleh karena itu, Hoegeng tak pernah merasa malu saat turun tangan mengambil-alih tugas seorang polisi yang sedang tidak berada di tempat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kepala BKN: Hasil Survei 30 Persen ASN Enggak Ngapa-ngapain saat WFH

Next Post

Indonesia Akan Menindak Pemberi PinJol yang “tidak sehat”

fusilat

fusilat

Related Posts

Jokowi Cawe-cawe, Prabowo Terima Kasih
Feature

Membaca Sikap Prabowo dalam Kasus Ijazah Jokowi

June 21, 2026
Di Balik Ketakutan Jokowi: Ijazah, Aktivis, dan Ancaman Konsensus Nasional
Feature

Pengadilan Bisa Jadi Perangkap bagi Jokowi: Ulo Marani Penthung!

June 21, 2026
Crime

PEMBERANTASAN KORUPSI ERA PRABOWO

June 21, 2026
Next Post
Indonesia Akan Menindak Pemberi PinJol yang “tidak sehat”

Indonesia Akan Menindak Pemberi PinJol yang "tidak sehat"

Resmi!! Kasus Brigadir J, Kapolri Nonaktifkan Kapolres Jaksel dan Karo Paminal

Silang Pendapat Antara Kuasa Hukum dan Polisi Soal Angel Prarekonstuksi Kasus Brigadir J

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Di Balik Ketakutan Jokowi: Ijazah, Aktivis, dan Ancaman Konsensus Nasional
Feature

Pengadilan Bisa Jadi Perangkap bagi Jokowi: Ulo Marani Penthung!

by Karyudi Sutajah Putra
June 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Joko Widodo boleh menepuk dada jika merasa menang karena bisa...

Read more
Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran

Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran

June 20, 2026
Tangkap Tiyo Ardianto!

Tangkap Tiyo Ardianto!

June 16, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Jokowi Cawe-cawe, Prabowo Terima Kasih

Membaca Sikap Prabowo dalam Kasus Ijazah Jokowi

June 21, 2026
Di Balik Ketakutan Jokowi: Ijazah, Aktivis, dan Ancaman Konsensus Nasional

Pengadilan Bisa Jadi Perangkap bagi Jokowi: Ulo Marani Penthung!

June 21, 2026
Tembus O2SN Nasional, Cindi Laura Pecahkan Penantian Panjang Atlet Disabilitas SLB A YAPTI

Tembus O2SN Nasional, Cindi Laura Pecahkan Penantian Panjang Atlet Disabilitas SLB A YAPTI

June 21, 2026

PEMBERANTASAN KORUPSI ERA PRABOWO

June 21, 2026
Perseteruan Raja Jawa vs Roy Suryo dan Ketidakakuran Kasunanan Surakarta vs Kasultanan Yogyakarta

P21 Ijazah Jokowi: Siapa yang Mendorong Perkara Ini Sampai ke Pengadilan?

June 21, 2026

Budaya “Safety Player” di BUMN (Ketika Tone at the Top Tidak Independen & Ujian Iman di Depan)

June 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jokowi Cawe-cawe, Prabowo Terima Kasih

Membaca Sikap Prabowo dalam Kasus Ijazah Jokowi

June 21, 2026
Di Balik Ketakutan Jokowi: Ijazah, Aktivis, dan Ancaman Konsensus Nasional

Pengadilan Bisa Jadi Perangkap bagi Jokowi: Ulo Marani Penthung!

June 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist