• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

ASAL USUL KATA “BATAK”

M.Yamin Nasution by M.Yamin Nasution
February 13, 2024
in Cross Cultural, Feature, Law
0
ASAL USUL KATA “BATAK”
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh M Yamin Nasution-Pemerhati Hukum

Muhammad Yamin Nasution

Setiap hubungan hukum terdiri atas hubungan antara seseorang dengan orang lain, komponen pertama memerlukan pertimbangan lebih dekat sehingga mengenal lebih dekat sifat orang-orang yang memiliki hubungan timbal balik sehingga mampu membangun dan membentuk hubungan timbal balik antara satu dengan yang lain, dan tidak adanya penolakan, oleh karena setiap hubungan hukum alam harus dapat dijelaskan (Friedrich Karl von Savigny, 1840).

Recent years, pertanyaan tentang kata asal usul kata BATAK mendapat perhatian khusus dari beberapa kelompok masyarakat. Kelompok Masyarakat Mandailing dan Karo adalah dua dari kelompok masyarakat Adat Sumatera Utara yang mempertanyakan dan memberikan penolakan tentang penyematan “Batak” yang di alamatkan pada Adat masing-masing.

Secara ilmiah, pertanyaan dan penolakan yang timbul tersebut tentunya sangat beralasan, demi mempertahankan eksistensi dan orisinalitas ide-ide da  entitas (identitas) asli, baik budaya serta agama, sehingga terjaga secara sosial, politik dan perkembangan zaman.

Masyarakat Sumatera Utara yang memiliki Marga secara umum disebut sebagai Suku Batak, secara ras, bahasa, bahasa, agama memiliki perbedaan, namun pengelolaan pengelompokan ini di yakini pemberian Kolonial Belanda demi mempeemudah identifikasi Kolonial kala itu, tujuan lain dari pengelompokan tersebut bertujuan untuk mempermudah harmonisasi masyarakat yang secara hukum alam dan sosiologis memiliki potensi perpepecahan yang besar.

Contoh konkrit dari penyatuan pengelompokan ini adalah adanya subsidi silang marga, seperti Marga Nasution dari Tapanuli Selatan, yang secara turun temurun adalah Islam, dengan Simanjuntak dari Tapanuli Utara (Toba), dan secara turun temurun beragama Nasrani.

Simanjuntak dan Nasution secara adat dianggap sebagai abang dan adik, dimana tak seorangpun dapat menjelaskan asal dan usul history dibaliknya.

Secara hukum alam dan hukum agama kedua kelompok marga ini memilki potensi besar melahirkan pertikaian. Secara hukum alam, potensi pertikaian ini lahir dari sifat alamiah manusia yang ingin mempertahan eksistensinya dalam kehidupan (homo homini lupus), dan secara hukum agama tembok batasan perbedaan yang tebal dapat menjadi pemicu perselisihan dan menimbulkan pertikaian. Dua potensi besar tersebut dapat di cegah melalui hukum Adat.

Apabila, antara A (Simanjuntak) dan B (Nasution) bertikai, bila A membawa ke ranah hukum positive dan melaporkan pada pihak penegak hukum, maka potensi pertikaian berkembang lebih luas, secara alamiah keluarga A dan B akan terseret kedalam jurang saling benci dan harmonisasi masyarakat dalam bernegara runtuh.

Tujuan hukum berdasarkan sosiologis adalah menjaga harmonisasi masyarakat dalam bernegara, hukum adat “social norm” memiliki fungsi yaitu; Pertama, sebagai jembatan perekonomian. Kedua, jembatan hubungan harmonisasi. Ketiga, hukuman (Pidana) itu sendiri (Max Webber, dalam Christine M. Hassentab, 2015).

Hukum Agama dan Hukum positive memiliki kendala dalam penyelesaian kasus A dan B. Namun, apabila kasus A dan B diselesaikan oleh hukum Adat, maka harmonisasi masyarakat terjallin lebih baik, bagi negara dan kedua belah pihak lebih bermanfaat, tentunya hal ini hanya berlaku dalam Pidana ringan.

Asal Usul Kata Batak

Sebelum masuknya agama dalam kehidupan masyarakat Nusantara, baik Hindu, Budha, Kristen, dan Agama Islam, pada dasarnya masyarakat ini telah memiliki keyakinan masing-masing dan menyembah sesuatu bersifat sakral, walaupun metode penyembahan berbeda dari yang di fahami saat ini.

Konsep ketuhanan ini dalam tradisi masyarakat asli Sumatra Utara telah membagi atas tujuh surga. Di surga tertinggi atau ketujuh bertahta Diebata, wujud tertinggi yang kekal dan tertinggi, di dalamnya dibedakan menjadi dualisme, yaitu: kehendak maha bijaksana, dengan nama DIEBATA MANOENGGAL dan daya cipta dan penopang, dengan nama DIEBATA MANGANAÖ, dua Konsep tersebut tanpa melanggar konsep kesatuan makhluk tertinggi ini.

Di surga keenam bersemayam DAYANG MARNJALAN-JALA di langit (perawan surga yang kecantikan nya bercahaya indah), dia adalah putri Diebata, berkuasa atas cahaya, dan melayani ayahnya sebagai utusan, yaitu  DANG BATARI, hakim laki-laki, juga tinggal bersamanya.

Di surga kelima adalah RUMBIO KAYO, mengawasi panen, ternak, dan kekayaan alam. dan di bawah Putri Diebata menyampaikan perintah dari surga ketujuh.

Di surga keempat adalah DAYANG BIENTANG BRAYON, menjaga tumbuh-tumbuhan dan khususnya tumbuh-tumbuhan yang dapat menjadi obat atau racun bagi manusia.

Langit ketiga dihuni oleh DATO OBAL BALOETAN dan DATO SIOEBONG HOSSA, dengan tugas menandai usia manusia dan terutama mengamati pertempuran. Dato Obal Baloetan melindungi hewan-hewan dengan perisai tak kasat mata, yang melindungi mereka dari peluru, panah, sayatan, dan tusukan. Dato Sioebong hossa memperpanjang atau menghilangkan nafas orang yang sekarat (mencabut nyawa). Di sinilah tempat tinggal roh-roh baik, yang secara kolektif menyandang nama TINAGASAN.

Surga kedua adalah alam NAMORA SETHAN, pemimpin roh jahat, dia hidup dirantai di kediamannya Aijora Djumba Porang, sampai kejahatan manusia membangkitkan murka Diebata, kemudian Namora Sethan dilepaskan, dan menyebarkan perselisihan, kebencian, pertumpahan darah, dan penyakit ke seluruh bumi. Ia dikenali dari giginya yang menyerupai senjata perang yang tajam, juga kepada burung besar Amporik Garoedoe yang biasa menemaninya dan mempercepat perbuatan jahatnya. dan-

Surga pertama adalah rumah BAOROE RANGAPURIE BATOETONG, dewa pendamping perempuan, dia adalah setan yang mendorong ketidaksucian dan perbuatan hubungan terlarang sehingga perempuan ingin melayani niat jahat para suami. Selain itu, dia juga yang disebut NAMORA SI DANGBELLA, kaki tangan iblis untuk perbuatan jahat yang membutuhkan kekerasan.

Pintu masuk kerajaan surga dijaga oleh OMPONG RANDONG NAMONOR, tugas khusus adalah menerima roh orang yang telah meninggal, namun terlebih dahulu membimbing roh-roh menuju DANG BATARI. Secara khusus, ia juga bertugas mencatat sumpah yang diambil oleh orang-orang atau janji-janji setiap orang dan memberikan laporan pada DIEBATA (Thomas Josephus Willer, 1842).

DIEBATA adalah kata yang menjadi sumber dasar lahirnya kata BATAK “Battach,” dengan arti bahwa Kelompok masyarakat Sumatra Utara adalah masyarakat yang meyakini adanya kekuatan yang maha kuasa sebelum masuknya Agama yang perlahan demi perlahan melalui hukum Agama merubah kebiasaan-kebiasan dan sifat masyarakat.

Cerita yang sama terjadi dalam tradisi masyarakat Asli Bugis, Sulawesi. Calalai dan Calabai yang hingga kini hidup bahkan diakui secara ilmu serjarah adalah bagian bukti lahirnya kata Bugis (Bessi) yang menjadi dasar penyematan kata BUGIS pada suku tersebut, dimana suatu kelompok masyarakat yang secara turun temurun meyakini kepercayaan Attoriolong (kepercayaan nenek moyang).

Kebenaran mutlak tidak dapat di klaim secara sepihak, namun secara ilmiah bahwa penyematan kata pada Adat Bugis diambil dari dasar historical yang sama, selain daripada itu, kata DIEBATA dan BATARI tentunya memiliki alasan yang kuat sebagai dasar lahirnya kata BATAK “BATTACH” bahwa pada masa sebelum masuk Agama secara umum mereka di sebut sebagai masyarakat penyembah satu sistem Ketuhanan, walaupun kelompok ini banyak perbedaan, namun intraksi sosial saat itu tentunya membuat adanya kesamaan dalam hal hal lain.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sutradara Dirty Vote Tanggapi Sulitnya Film Dirty Vote Diakses dari Mesin Pencari YouTube

Next Post

Bunga Pinjol 3 Kali Lipat KPR, Jika Buat Bayar UKT Akan Bebani Mahasiswa

M.Yamin Nasution

M.Yamin Nasution

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Bunga Pinjol 3 Kali Lipat KPR, Jika Buat Bayar UKT Akan Bebani Mahasiswa

Bunga Pinjol 3 Kali Lipat KPR, Jika Buat Bayar UKT Akan Bebani Mahasiswa

FOKSI Berencana Laporkan Sutradara Film Dirty Vote dan 3 Pemeran Utama ke Bareskrim

FOKSI Berencana Laporkan Sutradara Film Dirty Vote dan 3 Pemeran Utama ke Bareskrim

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...