• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Badai PHK Semakin Marak, Rupiah Jatuh ke Rp 16, 415. Kondisi Ekonomi Semakin Buruk

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
June 20, 2024
in Economy
0
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Nilai tukar (kurs) rupiah

Share on FacebookShare on Twitter

Masalahnya indikator lainnya juga memburuk seperti menurunnya surplus neraca perdagangan Internasional, tekanan fiskal akibat merosotnya nilai tukar rupiah, potensi meningkatnya inflasi akibat dorongan kenaikan berbaga macam biaya produksi dan menurunnya daya beli masyarakat akibat gelombang PHK massal di sektor industri tekstiel dan produk tekstiel.

Jakarta – Fusilatnews – Kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) massal hingga pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menembus Rp 16.400 santer terdengar beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran, apakah kondisi ekonomi Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Dikutip dari data Google Finance, per Selasa (18/6/2024), nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berada di angka Rp 16.410. Di sisi lain, badai PHK di sektor industri tekstil marak terjadi.

sedangkan Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) melaporkan sebanyak 13.800 pekerja pabrik tekstil terkena PHK sejak awal 2024.

“Sedikitnya ada enam perusahaan Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) tutup dan empat lakukan efisiensi PHK, total pekerja ter-PHK sekitar 13.800-an pekerja,” kata Kepala KPSN Ristadi.

PHK tak hanya melanda industri tekstil. Baru-baru ini marketplace Tokopedia juga melakukan efisiensi pekerja dengan klaim restrukturisasi setelah bergabung dengan TikTok Shop (ShopTokopedia).

“Kami harus melakukan penyesuaian yang diperlukan pada struktur organisasi sebagai bagian dari strategi perusahaan agar dapat terus tumbuh,” ungkap Direktur Corporate Affairs Tokopedia dan ShopTokopedia, Nuraini Razak,

Beberapa peristiwa tersebut terjadi dalam waktu yang berdekatan dan memunculkan kekhawatirkan di benak publik. Lantas, bagaimana kondisi ekonomi Indonesia di mata sejumlah pakar ekonomi?

Kondisi ekonomi Indonesia masih bertahan Pakar ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Eddy Junarsin menyebutkan, ekonomi Indonesia saat ini masih berada di level bertahan (survive).

Pandangan dia sekaligus menepis anggapan ekonomi Indonesia sedang terpuruk. Sebab, untuk menilai kualitas ekonomi suatu negara tidak cukup hanya melihat indikator pelemahan nilai tukar mata uang dan PHK massal.

“Apakah (ekonomi kita) benar-benar sakit? Secara indikator makro tidak juga. Pertumbuhan ekonomi tidak istimewa, tapi tidak buruk. Masih survive,” ungkap dia, Rabu (19/6/2024).

Lebih lanjut Eddy menjelaskan, beberapa indikator untuk menakar kondisi perekonomian dalam negeri, di antaranya tingkat inflasi, suku bunga, dan cadangan devisa negara.

Berdasarkan data yang ada saat ini, menurut Eddy, tingkat inflasi di Indonesia tidak seburuk negara lain. Begitupun dengan selisih tingkat acuan suku bunga Indonesia dengan Amerika Serikat yang tidak terlalu besar.

Masalahnya indikator lainnya juga memburuk seperti menurunnya surplus neraca perdagangan Internasional, tekanan fiskal akibat merosotnya nilai tukar rupiah, potensi meningkatnya inflasi akibat dorongan kenaikan berbaga macam biaya produksi dan menurunnya daya beli masyarakat akibat gelombang PHK massal di sektor industri tekstiel dan produk tekstiel.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mabes Polri Temukan Pihak Janjikan Uang Agar Saksi Bohong di Sidang Kasus Vina

Next Post

Polisi Temukan Fakta Baru Dalam Kasus Pembunuhan Vina dan Eky

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

42.385 Pekerja Jadi Korban PHK Januari-Juni 2025, Jawa Tengah TOP
Economy

PHK Massal: Ketika Angka Ekonomi Menutupi Derita Rakyat

August 3, 2026
Economy

Mengubah Sunset Menjadi Sunrise Business (Peran Induk Koperasi sebagai Holding Company, Pembina sekaligus Resources Management)

July 31, 2026
Economy

Reformasi INKOS KOSGORO Dari Organisasi Administratif Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Koperasi

July 30, 2026
Next Post
Ayah Pegi Setiawan Terancam Sangkaan Obstruction of Justice

Polisi Temukan Fakta Baru Dalam Kasus Pembunuhan Vina dan Eky

Persidangan Kasus Korupsi SYL Mengungkap Fakta Mengalirnya Uang ke DPR dan KPK

Persidangan Kasus Korupsi SYL Mengungkap Fakta Mengalirnya Uang ke DPR dan KPK

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tunanetra Tak Lagi Tertinggal di Era Digital, Gammara Inklusi dan Kita-Kita Tonji Luncurkan “Tek Off” untuk Cetak Generasi Mandiri

Tunanetra Tak Lagi Tertinggal di Era Digital, Gammara Inklusi dan Kita-Kita Tonji Luncurkan “Tek Off” untuk Cetak Generasi Mandiri

August 6, 2026

Ingkar Janji, Meluruskan Niat, dan Memperbanyak Istighfar

August 6, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Prabowo dan Tugas Sejarahnya: Memperbaiki Desain Negara, Bukan MBG

August 6, 2026
𝐌𝐞𝐧𝐠𝐤𝐫𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝐦, 𝐁𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐝𝐚𝐫 𝐏𝐫𝐞𝐬𝐢𝐝𝐞𝐧𝐧𝐲𝐚

𝐌𝐞𝐧𝐠𝐤𝐫𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝐦, 𝐁𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐝𝐚𝐫 𝐏𝐫𝐞𝐬𝐢𝐝𝐞𝐧𝐧𝐲𝐚

August 6, 2026
𝐌𝐞𝐧𝐠𝐤𝐫𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐏𝐫𝐞𝐬𝐢𝐝𝐞𝐧 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐌𝐞𝐦𝐩𝐞𝐫𝐛𝐚𝐢𝐤𝐢 𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝐦?

𝐌𝐞𝐧𝐠𝐤𝐫𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐏𝐫𝐞𝐬𝐢𝐝𝐞𝐧 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐌𝐞𝐦𝐩𝐞𝐫𝐛𝐚𝐢𝐤𝐢 𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝐦?

August 6, 2026
KNPI Sulsel Gandeng Bea Cukai Makassar, Perkuat Literasi Ekspor-Impor dan Pemberdayaan Pemuda

KNPI Sulsel Gandeng Bea Cukai Makassar, Perkuat Literasi Ekspor-Impor dan Pemberdayaan Pemuda

August 6, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tunanetra Tak Lagi Tertinggal di Era Digital, Gammara Inklusi dan Kita-Kita Tonji Luncurkan “Tek Off” untuk Cetak Generasi Mandiri

Tunanetra Tak Lagi Tertinggal di Era Digital, Gammara Inklusi dan Kita-Kita Tonji Luncurkan “Tek Off” untuk Cetak Generasi Mandiri

August 6, 2026

Ingkar Janji, Meluruskan Niat, dan Memperbanyak Istighfar

August 6, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist