Oleh Krista Rogers, SoraNews24
TOKYO, Pekerja Jepang dikenal sering bekerja lembur dan tidak mengambil seluruh waktu liburan berbayar yang diberikan kepada mereka. Dengan beban kerja yang begitu berat, bagaimana para pekerja ini menemukan cara untuk benar-benar menikmati gaji yang mereka peroleh dengan susah payah?
Ternyata beberapa cara lebih umum dibandingkan yang lain, setidaknya pada wanita. Gravity, sebuah aplikasi gaya hidup media sosial Jepang untuk menghubungkan orang-orang dengan minat yang sama, baru-baru ini mensurvei 446 pengguna wanitanya yang berusia antara 20-39 tahun untuk mengetahui hal-hal apa yang paling sering mereka belanjakan demi kesenangan. Berikut ini adalah daftar sepuluh cara terbaik, baik secara material maupun pengalaman, dimana uang mereka dibelanjakan untuk berbagai pemanjaan diri.
- Kosmetik bermerek
Sulit untuk menolak counter kosmetik bermerek yang dapat ditemukan di department store mana pun. Banyak responden yang menyoroti efektivitas biaya dari menghabiskan uang untuk membeli perangkat rias, yang juga dapat mereka gunakan setiap hari untuk waktu yang lama. Gunakan eye shadow warna musiman, atau desain kemasan dengan waktu terbatas, dan Anda akan mendapatkan resep agar pekerja wanita juga bisa merasa sedikit lebih glamor di tempat kerja.
- Perawatan spa
Responden survei memilih perawatan spa sebagai cara untuk menyegarkan dan menghargai pikiran dan tubuh mereka karena telah bekerja keras. Satu jam untuk melakukan berbagai jenis perawatan seperti perawatan wajah, pijat, perawatan anti-penuaan, atau spa kepala mungkin sedikit mahal, namun satu kunjungan saja dalam sebulan sudah merupakan investasi yang sepadan.
- Makanan mahal
Kami sebenarnya sedikit terkejut bahwa yang ini tidak ada dalam daftar teratas. Banyak responden menyatakan bahwa mereka menghabiskan banyak uang untuk membeli daging, makanan manis, dan buah-buahan yang sangat mahal (khususnya varietas anggur Shine Muscat) untuk dinikmati bersama keluarga dan teman.
- Alat musik
Menariknya, beberapa wanita memutuskan untuk membelanjakan uangnya dengan membeli alat musik yang mereka mainkan saat tumbuh dewasa. Responden individu menyebutkan gitar dan terompet khususnya sebagai instrumen yang ingin mereka gunakan kembali. Mereka juga mencatat bahwa sebuah instrumen adalah investasi yang bagus, karena instrumen tersebut akan selalu menjadi hobi mereka untuk terus maju.
- Perjalanan internasional
Meskipun beberapa responden survei mengakui menghabiskan banyak uang untuk perjalanan internasional, termasuk menghabiskan satu juta yen untuk satu minggu di luar negeri, mereka juga menyatakan bahwa ini adalah cara terbaik bagi mereka untuk menyegarkan diri dan “melarikan diri dari kenyataan.”
- Barang bermerek desainer
Gucci, Dior, Fendi, dan Hermes adalah beberapa merek yang menurut para wanita menghabiskan banyak uang dengan gaji mereka. Beberapa menyebutkan bahwa mereka menggunakan seluruh bonus tahunan mereka untuk membeli barang-barang mewah, sementara ada pula yang mengaku menghabiskan setengah uangnya untuk membeli tas desainer.
- Mobil
Banyak responden menyatakan kecintaan mereka terhadap mobil dan membeli mobil yang selalu ingin mereka kendarai sebagai hadiah pribadi. Mereka juga mencatat kepraktisan mobil dalam kehidupan sehari-hari, dan seorang wanita menulis, “Seluruh dunia saya telah berubah.”
- Peralatan kecantikan, barang
Alih-alih pergi ke spa, banyak responden menyatakan bahwa mereka menghabiskan banyak uang untuk membeli perangkat kecantikan yang bisa dilakukan di rumah seperti setrika rambut atau roller wajah. Jalan keluar untuk membelanjakan uang ini juga berfungsi sebagai cara lain bagi mereka untuk fokus pada kesejahteraan mereka sendiri dan berinvestasi pada barang-barang yang dapat bertahan lama.
- Perjalanan dalam negeri
Cara kedua bagi perempuan untuk memanjakan diri mereka adalah perjalanan domestik. Perjalanan ke pemandian air panas bersama teman-teman, menginap di hotel mewah, dan bahkan bepergian ke tempat terpencil dari Tokyo adalah contoh jenis perjalanan yang mereka pesan untuk bersenang-senang.
- Barang yang berhubungan dengan Oshi
Ini dia – cara nomor satu responden survei membelanjakan uang mereka adalah untuk oshi mereka, yang merupakan idola, penyanyi, atau karakter pengabdian penuh mereka. Sekalipun kecil kemungkinan mereka akan bertemu dengan makhluk favorit ini, tampaknya tindakan mencurahkan segala yang mereka punya—baik waktu maupun uang untuk membeli merchandise dan pergi ke acara—sudah cukup untuk membuat mereka merasa puas. Seperti yang ditulis oleh seorang wanita, “Jika Anda tidak memiliki oshi, Anda tidak dapat bekerja keras.”
Responden survei yang menghabiskan banyak uang untuk oshi mereka mungkin ingin mengevaluasi situasi kerja mereka saat ini untuk memastikan situasi tersebut kondusif untuk sebanyak mungkin aktivitas terkait oshi.
Sumber: PR Times

























