• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Belajar dari India, Mempekerjakan Indonesia: Dua Wajah Hubungan Jepang di Asia

Ali Syarief by Ali Syarief
October 26, 2025
in Cross Cultural, Feature
0
Belajar dari India, Mempekerjakan Indonesia: Dua Wajah Hubungan Jepang di Asia
Share on FacebookShare on Twitter

Hubungan Jepang dengan negara-negara Asia selalu menjadi cermin bagaimana sebuah bangsa maju membaca potensi dan posisi strategis tetangganya. Dalam konteks itu, menarik membandingkan dua pendekatan berbeda Jepang terhadap India dan Indonesia—dua negara dengan populasi besar, tenaga muda melimpah, dan cita-cita ekonomi yang tengah tumbuh. Namun, cara Jepang menempatkan keduanya menunjukkan perbedaan mendasar: Jepang belajar dari India, tapi mempekerjakan Indonesia.

Jepang dan India: Pertemuan Dua Kekuatan Intelektual

Ketika Jepang menjalin kerja sama baru dengan India melalui Human Resource Exchange & Cooperation Action Plan, yang menargetkan 50.000 profesional India bekerja di sektor-sektor kunci seperti IT, digital transformation, dan semikonduktor, sesungguhnya Jepang sedang membuka ruang untuk belajar.
India kini dikenal sebagai kekuatan digital global, rumah bagi para insinyur perangkat lunak, arsitek sistem, dan pakar kecerdasan buatan yang menjadi tulang punggung perusahaan teknologi dunia. Bagi Jepang, yang sedang menghadapi penuaan populasi dan kekurangan talenta digital, kolaborasi ini bukan sekadar strategi ekonomi, tetapi juga investasi pengetahuan.

Dalam hubungan Jepang–India, alur kekuasaan berpindah: Jepang tidak hanya sebagai pemberi kerja, tetapi juga sebagai penerima ilmu. Ia belajar dari kecerdasan India, mengundang profesional yang mampu memperbarui sistem dan cara berpikir Jepang yang kerap terlalu hierarkis dan kaku terhadap perubahan teknologi.
Dengan kata lain, Jepang melihat India bukan sekadar sumber daya manusia, melainkan sumber daya intelektual.

Jepang dan Indonesia: Antara Tenaga Murah dan Realitas Struktural

Sebaliknya, hubungan Jepang dengan Indonesia lebih sering didefinisikan oleh kebutuhan akan tenaga kerja murah. Melalui berbagai skema seperti Technical Intern Training Program (TITP), ribuan pekerja Indonesia dikirim ke Jepang untuk bekerja di sektor-sektor padat karya — dari pabrik makanan, pertanian, hingga perawatan lansia.
Di atas kertas, program ini disebut “pelatihan teknis”, namun dalam praktiknya banyak kasus menunjukkan bahwa pekerja Indonesia berperan lebih sebagai pengisi kekosongan tenaga manual di Jepang daripada penerima transfer teknologi.

Hubungan ini menunjukkan asimetri: Jepang sebagai negara industri tinggi memandang Indonesia bukan sebagai mitra intelektual, melainkan tenaga pendukung ekonomi domestik. Perbedaan kualitas pendidikan, kemampuan bahasa, dan daya tawar ekonomi membuat posisi Indonesia berada di level yang lebih subordinat.
Ironisnya, Indonesia yang pernah menjadi pusat perdagangan dan penghasil rempah terbesar dunia, kini menjadi pemasok labor murah bagi negeri yang dulu meniru banyak hal dari Asia untuk bangkit menjadi kekuatan industri global.

Dua Cermin, Satu Pelajaran

Kedua hubungan ini memperlihatkan dua wajah Jepang dalam memandang Asia: satu yang menghormati pengetahuan, dan satu yang memanfaatkan tenaga.
India mendapat tempat sebagai mitra sejajar—teman berdialog dalam inovasi dan teknologi. Indonesia, sementara itu, masih ditempatkan sebagai mitra kerja kasar, bukan mitra berpikir.
Masalahnya bukan hanya pada cara Jepang memandang, tetapi juga pada cara Indonesia memposisikan dirinya: apakah bangsa ini cukup percaya diri untuk menawarkan kecerdasan dan inovasi, bukan sekadar keringat dan kesabaran?

Sementara India mengekspor otak-otak cerdas ke dunia, Indonesia masih mengekspor tangan-tangan lelah. Jepang tentu akan terus belajar dari mereka yang bisa mengajarkan sesuatu—dan mempekerjakan mereka yang tidak.

Maka, mungkin pertanyaan penting bagi Indonesia bukan “mengapa Jepang lebih memilih pekerja kita?”, tetapi “mengapa Jepang tidak ingin belajar dari kita?” Jawaban itu ada pada keberanian bangsa ini untuk menumbuhkan nilai lebih dalam diri rakyatnya—agar tidak selamanya menjadi buruh dalam peradaban orang lain, melainkan mitra dalam kemajuan bersama.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kekuasaan Berputar dan Soeharto Pun Menjadi Pahlawan

Next Post

Operasi Chaos: Benarkah Geng Solo Tumpangi Isu Papua untuk Guncang Prabowo?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum
Crime

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Next Post
Operasi Chaos: Benarkah Geng Solo Tumpangi Isu Papua untuk Guncang Prabowo?

Operasi Chaos: Benarkah Geng Solo Tumpangi Isu Papua untuk Guncang Prabowo?

Wi, Karma Itu Dibalas Tunai

Wi, Karma Itu Dibalas Tunai

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...