• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Beras: Antara Kedaulatan Pangan dan Kepentingan Politik

by
March 14, 2025
in Economy, Feature
0
Beras Premium Alami Kelangkaan Wapres Desak Bulog Salurkan Stok kepada Masyarakat
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Beras di tanah merdeka bukan sekadar komoditas biasa. Pemerintah telah memberi atribusi khusus terhadap beras, menjadikannya sebagai komoditas yang bersifat politis dan strategis. Mengapa demikian? Setidaknya ada enam alasan utama yang dapat diajukan untuk menjawab pertanyaan ini.

Pertama, beras adalah kebutuhan pokok bagi mayoritas penduduk Indonesia, sehingga keberadaannya sangat menentukan kesejahteraan masyarakat. Kedua, stabilitas harga dan ketersediaan beras berpengaruh langsung terhadap stabilitas politik. Kekurangan beras atau lonjakan harga dapat memicu ketidakpuasan sosial dan bahkan konflik politik.

Ketiga, Indonesia masih bergantung pada impor beras, sehingga ketergantungan ini berisiko mengancam keamanan pangan dan kedaulatan ekonomi. Keempat, harga beras yang fluktuatif berkontribusi terhadap inflasi nasional, sehingga beras menjadi faktor yang krusial dalam stabilitas ekonomi. Kelima, beras adalah komoditas yang sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat. Dan keenam, beras merupakan bagian integral dari keamanan pangan nasional.

Ketergantungan masyarakat terhadap beras semakin sulit dilawan. Tidak ada kebijakan pemerintah yang mampu menghentikan dominasi beras sebagai pangan utama. Sayangnya, pemerintah tampak setengah hati dalam mencari solusi alternatif. Alih-alih memperkuat produksi dalam negeri, kebijakan yang diambil justru kembali kepada impor sebagai langkah instan.

Pada tahun 2024, ketika produksi beras nasional merosot, pemerintah dengan mudahnya menyalahkan dampak El Niño. Namun, pertanyaan kritisnya adalah: apakah benar semua ini terjadi hanya karena faktor cuaca? Fakta menunjukkan bahwa ada banyak penyebab lain di balik “darurat beras” yang kita alami, termasuk kurangnya benih unggul, kelangkaan pupuk bersubsidi, serta buruknya infrastruktur irigasi.

Pengakuan pemerintah mengenai keterbatasan produksi beras harus menjadi perhatian serius, terutama bagi jajaran menteri yang bertanggung jawab atas sektor ini. Turunnya produksi beras seharusnya tidak terjadi jika tata kelola perberasan dijalankan dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.

Selain faktor teknis, permasalahan di sektor pertanian juga diperparah oleh skandal kejahatan “kerah putih” di Kementerian Pertanian. Bagaimana mungkin swasembada pangan tercapai jika para petinggi kementerian lebih sibuk mengumpulkan uang setoran daripada menjalankan tugasnya? Anjloknya produksi beras bukan hanya akibat faktor alam, tetapi juga akibat lemahnya tata kelola dan korupsi di sektor ini.

Bung Karno pernah mengingatkan bahwa urusan pangan menyangkut hidup dan matinya suatu bangsa. Namun, bukan berarti seluruh kehidupan kita harus “diberaskan”. Ketergantungan terhadap nasi perlu dikurangi melalui diversifikasi pangan yang lebih luas. Program bantuan pangan tidak harus selalu beras; mengapa tidak mulai memperkenalkan jagung, sagu, singkong, dan sumber pangan lain sesuai dengan kearifan lokal masing-masing daerah?

Mumpung Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog adalah Wakil Menteri Pertanian, sudah saatnya kebijakan bantuan pangan lebih bervariasi. Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) harus berani membahas strategi baru bersama Kemenko Bidang Pangan dan Bappenas untuk mewujudkan ketahanan pangan yang lebih berkelanjutan.

Beras memang memiliki peran besar dalam kehidupan bangsa ini. Namun, pemerintah tidak boleh bermain-main dengan persoalan ini. Ketersediaan beras harus dipastikan sepanjang waktu dengan harga yang terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Jika tidak, krisis pangan bukan sekadar ancaman, tetapi kenyataan yang semakin dekat.

(Penulis, Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prabowo Akan Bangun Penjara Guantanamo – Beneran atau Omon-omon?

Next Post

Ali Bin Abu Thalib: Pemerintah dan Kekuasaan yang Tidak Mempraktekkan Kebenaran: Ujian Awal bagi Prabowo

Related Posts

7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup
Cross Cultural

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026
Feature

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026
Next Post
Presiden Prabowo dan Peringatan Keras bagi Loyalis Jokowi: Tegas atau Hanya Retorika?

Ali Bin Abu Thalib: Pemerintah dan Kekuasaan yang Tidak Mempraktekkan Kebenaran: Ujian Awal bagi Prabowo

Politik, Ijazah, dan Legitimasi: Mengapa Gelar Akademik Masih Dipalsukan?

Politik, Ijazah, dan Legitimasi: Mengapa Gelar Akademik Masih Dipalsukan?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026
42.385 Pekerja Jadi Korban PHK Januari-Juni 2025, Jawa Tengah TOP

PHK Massal: Ketika Angka Ekonomi Menutupi Derita Rakyat

August 3, 2026
Pasien Keracunan MBG di Semarang Tak Ditanggung BPJS, Biaya Perawatan Dibebankan ke Dinas Kesehatan

Pasien Keracunan MBG di Semarang Tak Ditanggung BPJS, Biaya Perawatan Dibebankan ke Dinas Kesehatan

August 3, 2026
Disetujui Presiden, Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA naik

Listrik Padam Massal di Jaksel dan Tangsel Sejak Subuh, PLN Selidiki Gangguan Suplai Gardu Induk Gandul

August 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...