Oleh : Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han – Intelektual Bela Negara
Manusia adalah makhluk berakal yang memiliki keterbatasan. Tidak bisa melakukan berbagai hal sendirian, butuh kebersamaan dengan lainnya untuk saling sinergi dan mendukung.
Sebagai individu, manusia memiliki kelemahannya masing-masing. Bagi pribadi yang selalu berpikir positif dan berorientasi pada solusi dalam setiap menghadapi persoalan, tiada kendala baginya untuk mewujudkan impian, keinginan, harapan maupun cita-citanya.
Mereka berprinsip bahwa dalam situasi apapun bahkan situasi yang paling sulit, selalu bisa bertahan dan justru menjadikannya sebuah peluang yang dapat diubah menjadi kekuatan yang dikembangkan dan diberdayakan serta menguntungkan.
Demikianlah sejatinya karakter setiap individu dalam menjalani dinamika kehidupan yang terus dinamis, selalu siap menyikapinya dan tak pernah berkecil hati. Semangat kebaikan selalu ada dalam diri, tak pernah mengeluh karena hidup adalah sebuah petualangan yang menantang dan membangkitkn adrenalin (bergairah).
Indonesia yang memiliki bonus demografi dari kelompok milenial/generasi muda, sejatinya berprinsip bahwa kelemahan diri dapat diubah menjadi peluang yang diberdayakan dan menjadi kekuatan sebagai ciri khas atau bentuk eksistensi diri sehingga menghadirkan individu-individu yang mandiri dan percaya diri. Dengan pondasi demikian akan memudahkan dalam mewujudkan cita-cita nasional karena setiap individu tidak semata menunggu bantuan dari negara, selain membentuk karakter pribadi yang kokoh juga telah berkontribusi positif pada bangsa dan negara secara nyata.
Untuk tetap dapat survive bahkan produktif, ada beberapa prinsip yang menjadi dasar berpikir bagi individu yang berhasil sukses menjalani kehidupan.
- Memiliki kecerdasan spritual untuk keseimbangan mental, jasmani rohani, jiwa dan spiritual agar menghadirkan rasa tenang di hati sebagai dasar berpikir dan bertindak (bersyukur).
- Menjadi diri sendiri, apapun situasi yang dihadapi tidak melemahkan diri namun mampu mengatasi dan menyikapi dengan baik tanpa harus dipengaruhi/dikendalikan orang lain.
- Menjalankan pola hidup dengan modal sekecil-kecilnya tapi menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya baik dalam bentuk uang maupun kebaikan lainnya (mandiri).
- Percaya diri, bahwa setiap individu memiliki kebebasan masing-masing dalam mengekspresikan diri untuk hal-hal yang berguna sehingga bukan tentang apa yang kita pakai tetapi apa yang kita pakai menjadi bernilai (kualitas diri).
- Menjauhi masalah agar bisa fokus pada hal-hal yang memberi manfaat besar bagi kehidupan, menjadikan setiap waktu sangat berharga. Pemenang kehidupan adalah mereka yang selalu menggunakan waktu secara efisien efektif (produktif).
Kelima prinsip tersebut telah menjadi dasar melangkah dan beraktivitas bagi penulis selama ini hingga sampai pada pencapaian di titik ini. Terbukti mampu dan ampuh, tiada keraguan dan kebimbangan karena selalu yakin dengan apa yang dipilih untuk diberdayakan otomatis terbangun karakter tangguh dan berhasil sukses. Bukan semata sukses secara materi, terpenting sukses dalam relationship baik kepada yang Maha Kuasa, juga sesama manusia dan makhluk lainnya (rahmatan lil alamin).

























