Medan, Fusilatnews.–Menantu Jokowi yang kini sebagai Wali Kota Medan, Bobby Nasution, menegaskan niatnya untuk mengambil formulir pencalonan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), meskipun dirinya telah di-blacklist. Namun, PDIP Sumatera Utara menekankan agar Bobby tidak membuang-buang waktu dan energi dalam proses tersebut.
Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik PDIP Sumut, Aswan Jaya, menyatakan bahwa meskipun Bobby mengambil formulir melalui PDIP, kemungkinan besar partai tersebut tidak akan mengusungnya sebagai kandidat. Aswan menegaskan bahwa PDIP sudah mempertimbangkan dengan matang dan tidak akan mengusung Bobby dalam Pilgubsu.
“Sikap PDIP sangat mempertimbangkan untuk mencalonkan Bobby Nasution, bahkan pertimbangannya itu tidak akan mengusung (Bobby), saya pikir Bobby tak usah menyia-nyiakan waktunya, menghabiskan energinya ke PDIP,” ungkap Aswan.
Aswan juga menilai bahwa keputusan Bobby untuk tetap mengambil formulir PDIP meskipun di-blacklist hanyalah sebagai uji coba atau pengetesan terhadap PDIP. Menurutnya, Bobby sebaiknya memilih jalur lain jika ingin maju sebagai calon gubernur.
“Mau ngapain lagi Bobby ambil formulir kalau sudah tahu sikap PDIP, apakah dia ingin menguji atau ngetes ya silahkan saja, kita ya senyum saja kalau mau begitu. Buang energi menurut saya, kalau mau partai lain silahkan, kalau dia tak percaya diri dengan partai lain harus PDIP ya itu evaluasi diri,” jelasnya.

























