• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Komunitas

Bola Panas Muktamar PII: Regenerasi Jangan Disandera

Mahdi Djakakarta Putra by Mahdi Djakakarta Putra
November 28, 2025
in Komunitas, News
0
Bola Panas Muktamar PII: Regenerasi Jangan Disandera
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fusilanews – Muktamar Nasional ke-XXXIII Pelajar Islam Indonesia (PII) resmi digelar di Jakarta pada 27 November hingga 2 Desember 2025. Forum tertinggi organisasi pelajar Islam tersebut akhirnya mendapat kepastian jadwal setelah melewati dinamika panjang penundaan dan perpindahan lokasi, yang semula direncanakan berlangsung di Sumatera Selatan.

Keputusan pemindahan tuan rumah dan penegasan jadwal muktamar ditetapkan oleh Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC), mengacu pada hasil Sidang Pleno PB PII Nomor PB/TAP/04/PLENO-VI/1447-2025, yang sebelumnya mematok penyelenggaraan pada 25–30 November 2025. Selain itu, kepanitiaan resmi muktamar disahkan melalui Surat Keputusan PB/SEK/KPTS/095/IX/1447-2025.

“Kami menegaskan komitmen penuh untuk memastikan pelaksanaan Muktamar Nasional XXXIII berjalan sesuai mekanisme organisasi dan keputusan yang sah,” ungkap SC dan OC dalam pernyataan resmi.

SC/OC menyebut, pemindahan lokasi dilakukan lantaran tuan rumah Sumatera Selatan menghadapi kendala teknis. Atas rekomendasi Pengurus Wilayah (PW) PII se-Indonesia dan perwakilan luar negeri, Jakarta ditunjuk sebagai lokasi alternatif.

Namun, di sisi lain dinamika internal memanas. PW PII se-Indonesia secara kompak menolak penundaan Muktamar ke Februari 2026 yang diumumkan PB PII pada 24 November 2025. Penolakan itu dituangkan dalam pernyataan sikap yang diterima Fusilanews pada Selasa (25/11).

“Penundaan tersebut akan menghambat proses regenerasi kepengurusan yang masa periodesasinya berakhir pada Juli 2025,” tegas PW PII dalam pernyataan mereka.

PW PII juga mendesak forum muktamar tetap digelar sesuai rentang tanggal yang telah disepakati, yakni 27 November – 2 Desember 2025. Mereka bahkan meminta agar muktamar dikembalikan ke kedudukan PB PII di Jakarta jika daerah tuan rumah sebelumnya tidak sanggup menyelenggarakan.

Pernyataan itu ditutup dengan ancaman politik organisasi yang tegas: “Jika tidak dilaksanakan, kami menyatakan #MosiTidakPercaya kepada kepengurusan PB PII 2023–2025.”

Di tengah ketegangan, PW PII Jakarta periode 2024–2026 menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah. Dukungan itu disampaikan lewat surat resmi bernomor CD/SEK/047/XI/1447-2025.

“Kami siap secara administratif, teknis, dan koordinatif mendukung kelancaran Muktamar. Komunikasi akan diintensifkan dengan PB, SC/OC, dan PW lainnya agar regenerasi organisasi tidak terhambat,” ujar pernyataan PW PII Jakarta.

Dukungan serupa juga datang dari zona Indonesia Timur dan Kalimantan, yang menyatakan bahwa lemahnya koordinasi internal PB PII telah memicu keresahan serius di basis kader daerah. Dalam pernyataan yang ditandatangani di Palu (24/11), mereka menegaskan muktamar tetap harus digelar tepat waktu, meski harus mengganti tuan rumah.

Selain itu, PW PII mendesak Ketua Umum PB dan jajaran Badan Pengurus Harian (BPH) menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) secara transparan di forum muktamar.

Dengan kepastian pelaksanaan di Ibu Kota, Muktamar ke-33 diharapkan menjadi titik balik konsolidasi PII dalam menjaga marwah organisasi dan memastikan estafet kepemimpinan sesuai konstitusi.

“Kami berharap Muktamar menjadi ajang memperkokoh semangat perjuangan Pelajar Islam Indonesia serta melahirkan pemimpin baru yang visioner,” tutup SC dan OC.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Latufsidu fil Ardhi: Bencana Bukan Sekadar Takdir, Tapi Sidik Jari Perilaku Manusia

Next Post

Hukum Sebagai Panglima: Benarkah Kekuasaan Tetap di Tangan Presiden?

Mahdi Djakakarta Putra

Mahdi Djakakarta Putra

Related Posts

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
IPW Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor dalam Sebulan
Birokrasi

IPW Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor dalam Sebulan

June 12, 2026
Next Post

Hukum Sebagai Panglima: Benarkah Kekuasaan Tetap di Tangan Presiden?

Avan Rhino Musofa: Yang Pertama Dipindahkan, Yang Pertama Gugur

Avan Rhino Musofa: Yang Pertama Dipindahkan, Yang Pertama Gugur

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

REALISME TUNTUTAN MAHASISWA

June 14, 2026
Saat Jutawan Angkat Kaki, Apa yang Tersisa untuk Indonesia?

Saat Jutawan Angkat Kaki, Apa yang Tersisa untuk Indonesia?

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist