• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Budi Gunawan Disingkirkan: Dampak Politik Taktis dan Konsekuensi bagi Jokowi

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
October 17, 2024
in Feature, Politik
0
Budi Gunawan Disingkirkan: Dampak Politik Taktis dan Konsekuensi bagi Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

**Oleh Damai Hari Lubis – Pengamat Hukum & Politik Mujahid 212**

Sebagaimana telah penulis ungkap sebelumnya, “Jokowi akan terkena karma politik.” Karma ini sudah mulai terlihat menjelang akhir masa jabatan presiden Jokowi, dengan sejumlah keputusan politik yang berisiko. Dengan hanya lima hari tersisa sebelum lengser, Jokowi membuat langkah kontroversial dengan memberhentikan Budi Gunawan (BG), Kepala BIN yang merupakan orang dekat Megawati Soekarno Putri, dan menggantinya dengan M. Herindra (MH). Keputusan ini diambil setelah proses fit and proper test pada 16 Oktober 2024 oleh DPR RI, dan MH baru akan menjalankan tugasnya sebagai kepala BIN hanya selama dua hari sebelum Jokowi resmi lengser pada 20 Oktober 2024.

Perangkap Politik

Keputusan ini tampaknya merupakan bagian dari strategi yang lebih besar, bisa jadi hasil kolaborasi antara Prabowo dan petinggi PDIP. Dengan BG yang kemungkinan akan diangkat sebagai menteri dalam kabinet Prabowo, banyak pihak melihat langkah Jokowi sebagai sebuah kesalahan fatal yang akan berdampak negatif pada citra dan stabilitas politiknya.

Jokowi, yang terjebak dalam tekanan mental akibat situasi politik yang tidak menguntungkan, tampaknya tidak menyadari bahwa tindakan ini hanya akan memperburuk posisinya. Selama ini, Jokowi telah berupaya untuk menyerang Megawati, terutama setelah ditolak mentah-mentah ketika mencoba untuk menjabat sebagai presiden untuk ketiga kalinya. Alih-alih mengakui kesalahannya, Jokowi justru berbalik meninggalkan PDIP, dukungan publik, dan mencoba untuk mengalihkan perhatian dengan mendukung Prabowo dan mengusung putranya, Gibran, sebagai calon wakil presiden meskipun tidak memenuhi syarat usia.

Dampak dari Keputusan Jokowi

Keputusan-keputusan ini mulai menimbulkan dampak yang serius bagi Jokowi dan keluarganya. Setidaknya ada tiga dampak besar yang dapat diidentifikasi:

  1. Kaesang Gagal dalam Pilkada: Partai yang diusung oleh Kaesang tidak dapat melanjutkan ke tahap pilkada karena keputusan Mahkamah Konstitusi. Hal ini merupakan pukulan bagi citra Jokowi yang berambisi mempertahankan pengaruh politik keluarganya.

  2. Kegagalan di DPR: Usaha Jokowi untuk meloloskan Kaesang di DPR pada 22 Agustus 2024 juga mengalami kegagalan. Rapat Paripurna yang diharapkan untuk mengesahkan revisi UU Pilkada dibatalkan karena kurangnya kuorum, menunjukkan ketidakmampuan Jokowi untuk mengendalikan parlemen.

  3. Skandal Fufu Fafa: Terbongkarnya akun Fufu Fafa yang menghina Prabowo Subianto dan menistakan banyak pihak, dengan tuduhan bahwa 99% pemiliknya adalah Gibran, menambah kerumitan situasi bagi Jokowi. Skandal ini muncul pada saat yang sangat sensitif, tepat menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden baru.

Implikasi untuk Masa Depan Jokowi

Karma politik yang telah mulai menghampiri Jokowi bisa menjadi lebih serius. Perilakunya selama sepuluh tahun terakhir akan menciptakan akumulasi perlawanan yang kuat dari berbagai pihak. Banyak individu dan kelompok yang merasa teraniaya oleh kebijakan dan penegakan hukum yang dilakukan oleh Jokowi.

Dari sudut pandang hukum, Jokowi mungkin akan menghadapi beragam tuntutan dan pelanggaran yang menumpuk. Jika dilihat dari segi pelanggaran hukum, Jokowi bisa menghadapi banyak dakwaan yang terpisah. Sehingga, sangat mungkin bahwa setelah masa kepresidenan berakhir, dia akan menghadapi konsekuensi hukum yang serius, bahkan bisa saja mendapatkan hukuman yang sangat berat.

Kesimpulannya, keputusan politik Jokowi untuk menggeser Budi Gunawan dan skandal Fufu Fafa menunjukkan betapa rentannya posisinya saat ini. Dampak dari keputusan tersebut tidak hanya berimbas pada dirinya, tetapi juga keluarga dan kekuasaan politik yang telah ia bangun selama ini. Jika Jokowi tidak segera mengatasi permasalahan ini, maka ia berpotensi kehilangan lebih dari sekadar kursi kepresidenan, tetapi juga menghadapi risiko hukum yang mungkin menghantui dirinya di masa mendatang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jepang Dorong Teknologi Bahan Bakar Fosil dalam Inisiatif Carbon Neutrality Asia

Next Post

Baliho ‘Terima Kasih’ Jokowi: Propaganda Murahan Sang Pemimpin Narsistik?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik
Feature

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Next Post
Baliho ‘Terima Kasih’ Jokowi: Propaganda Murahan Sang Pemimpin Narsistik?

Baliho ‘Terima Kasih’ Jokowi: Propaganda Murahan Sang Pemimpin Narsistik?

Masuk Susah Keluar Susah – 3 Orang Genius Ini Terbalik

Masuk Susah Keluar Susah - 3 Orang Genius Ini Terbalik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...