• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

BULOG DI TITIK BALIK: ROADMAP OF TRANSFORMATION MENUJU KEJAYAAN PANGAN

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
November 21, 2025
in Birokrasi, Feature
0
Harga Beras Melesat Kayak Roket, Tembus Rp 25 Ribu Per Kg di Kota – Kota Tertentu
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Sejak Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden RI, pembicaraan mengenai Perum Bulog kembali menghangat. Banyak pihak menaruh harapan agar Bulog menjadi motor penggerak swasembada pangan—program strategis yang masuk daftar prioritas pemerintahan baru.

Perusahaan Umum BULOG (Perum BULOG) resmi berdiri pada 21 Januari 2003 melalui Peraturan Pemerintah No. 7/2003 yang kemudian disempurnakan dengan PP No. 61/2003, dan terakhir diatur melalui PP No. 13/2016. Namun setelah dua dekade menjadi BUMN, performanya masih jauh dari kata maksimal. Fungsi sosialnya justru lebih dominan dibanding performa bisnis yang diidamkan.

Padahal, transformasi dari Badan Urusan Logistik (BULOG)—lembaga pemerintah nondepartemen yang kala itu bertanggung jawab langsung kepada Presiden—menjadi BUMN di bawah koordinasi Kementerian BUMN diharapkan membuat Bulog tampil sebagai “raksasa pangan”. Namun yang terjadi justru sebaliknya.

Sebagian besar waktunya tersita untuk menjalankan penugasan strategis Pemerintah, seperti Program Bantuan Langsung Beras untuk 22 juta keluarga penerima manfaat. Identitas Bulog sebagai pemain besar pangan lambat laun memudar.


KOMITMEN BARU

Belakangan, berbagai pemberitaan menyebutkan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen mengembalikan Bulog menjadi lembaga pemerintah yang berada langsung di bawah Presiden. Artinya, status BUMN akan diakhiri.

Keputusan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan panjang lembaga pangan yang selama ini dikenal dunia sebagai lembaga parastatal. Bulog akan kembali diuji: apakah benar ia mampu tampil sebagai garda depan swasembada pangan?

Perubahan status Bulog dari LPND menjadi BUMN pada 2003 dulu tidak lepas dari tekanan IMF. Dalam suasana reformasi, banyak elite lebih memilih patuh daripada mempertahankan jati diri. Setelah 21 tahun berjalan, terbukti Bulog sebagai BUMN belum mampu menjadi pebisnis ulung dan lebih dikenal lewat fungsi sosial ketimbang kemampuan komersialnya.

Karena itu, sangat masuk akal jika Presiden Prabowo menugaskan Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono, untuk segera merumuskan Roadmap of Transformation kelembagaan Bulog menjadi badan otonom yang kembali berkedudukan langsung di bawah Presiden.


ROADMAP OF TRANSFORMATION

Transformasi bukan sekadar perubahan bentuk, melainkan perubahan struktural yang tidak bisa kembali ke keadaan semula. Transformasi berarti metamorfosis menuju sistem yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih efektif.

Dengan demikian, Roadmap of Transformation Bulog merupakan langkah strategis untuk merevitalisasi lembaga pangan ini agar berdaya, bermartabat, dan kembali pada DNA aslinya: lembaga pemerintah pelindung petani dan penjaga stabilitas pangan nasional.

Penugasan langsung dari Presiden mempertegas masa depan Bulog. Ia tidak akan ditempatkan di bawah Kementerian Pertanian atau kementerian teknis lain—sebuah kepastian yang selama ini kerap menjadi bahan wacana.

Bulog diharapkan menjadi sahabat sejati petani. Jika Bulog benar-benar menjalankan peran sebagai off taker utama hasil panen, maka kesejahteraan petani akan meningkat. Harga akan lebih adil, daya tawar petani meningkat, dan permainan harga oleh tengkulak bisa ditekan.

Bulog harus tampil sebagai penjaga pedang samurai: melindungi petani dari manipulasi pasar, sekaligus menjadi pengendali stabilitas pangan nasional.

Dengan rekam jejak panjang dalam pengadaan dan distribusi beras—bahkan dalam hal impor—kepiawaian Bulog tidak perlu diragukan. Transformasi menjadi badan otonom di bawah Presiden akan membuat Bulog lebih lincah, tepat sasaran, dan kembali identik dengan peran historisnya sebagai Badan Urusan Logistik yang sesungguhnya.

Jika Roadmap of Transformation ini berjalan konsisten, Bulog bukan hanya akan kembali menjadi parastatal yang tangguh, melainkan juga simbol kedaulatan pangan Indonesia.


(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat.)

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Halomoan Sianturi, dari DPC untuk Indonesia, Siap Rebut Kursi Peradi RBA-1

Next Post

Skandal Ijazah Jokowi dan Diamnya Negara

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Asfiksia: Kematian yang Sunyi dan Pertanyaan yang Menggema
Feature

Asfiksia: Kematian yang Sunyi dan Pertanyaan yang Menggema

April 14, 2026
DEKONSTRUKSI SEKURITISASI DEMOKRASI
Feature

DEKONSTRUKSI SEKURITISASI DEMOKRASI

April 14, 2026
Siklus Baru Peradaban Palsu
Feature

Siklus Baru Peradaban Palsu

April 14, 2026
Next Post
Skandal Ijazah Jokowi dan Diamnya Negara

Skandal Ijazah Jokowi dan Diamnya Negara

Bila Jokowi Punya Ijazah Asli, Tidak Perlu Gerombolan Termul

Bila Jokowi Punya Ijazah Asli, Tidak Perlu Gerombolan Termul

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!
Law

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

by Karyudi Sutajah Putra
April 13, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Pemberitaan sejumlah media beberapa waktu lalu ihwal pembongkaran rumah tua di kawasan cagar budaya, tepatnya di Jalan Teuku...

Read more
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Padamnya Api Demokrasi di Tangan Prabowo

April 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Asfiksia: Kematian yang Sunyi dan Pertanyaan yang Menggema

Asfiksia: Kematian yang Sunyi dan Pertanyaan yang Menggema

April 14, 2026
DEKONSTRUKSI SEKURITISASI DEMOKRASI

DEKONSTRUKSI SEKURITISASI DEMOKRASI

April 14, 2026
Siklus Baru Peradaban Palsu

Siklus Baru Peradaban Palsu

April 14, 2026

Citronella Oil Produk Andalan (Rencana Jangka Pendek 5 Tahun: Model Bisnis 2 untuk Kesejahteraan Petani melalui Koperasi)

April 13, 2026
Anomali Belanja BGN di Tengah Narasi Efisiensi Negara

Anomali Belanja BGN di Tengah Narasi Efisiensi Negara

April 13, 2026
Rakyat Takut Prabowo: Ketika Bayang-Bayang Militer Membungkam Demokrasi

Rakyat Takut Prabowo: Ketika Bayang-Bayang Militer Membungkam Demokrasi

April 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Asfiksia: Kematian yang Sunyi dan Pertanyaan yang Menggema

Asfiksia: Kematian yang Sunyi dan Pertanyaan yang Menggema

April 14, 2026
DEKONSTRUKSI SEKURITISASI DEMOKRASI

DEKONSTRUKSI SEKURITISASI DEMOKRASI

April 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...