• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Catatan-Catatan untuk PPP Menjelang Muktamar

Ali Syarief by Ali Syarief
May 16, 2025
in Feature, Politik
0
PPP dan Kutukan Sisifus
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Redaksi Fusilatnews

Di tengah terik politik nasional yang belum benar-benar reda pasca Pemilu 2024, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tampak berdiri di persimpangan jalan. Partai tua yang pernah menjadi rumah besar politik umat Islam ini, sekali lagi, akan menggelar Muktamar. Agendanya penting: memilih ketua umum definitif dan menyelamatkan PPP dari jalan sunyi elektoral yang semakin gelap.

Sejak Pemilu 2019, PPP terseok. Perolehan suaranya terus menyusut, bahkan nyaris tak lolos ambang batas parlemen pada 2024. Keadaan ini menggambarkan ironi: partai dengan sejarah panjang dan basis ideologis keislaman justru kehilangan daya magnet politik di mata pemilih muda Muslim. Maka, Muktamar yang dijadwalkan sekitar Agustus 2025, setelah Iduladha dan pilkada ulang, bukan sekadar seremoni internal—tapi momentum hidup-mati.


Yang menarik, menjelang Muktamar, dinamika bursa calon ketua umum tak lagi berkutat di lingkaran elite internal. Justru, nama-nama dari luar partai mulai mengemuka. Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, misalnya, disebut-sebut masuk radar. Dudung bukan kader PPP, tapi kepemimpinannya di TNI dan kedekatannya dengan sebagian kalangan Nahdliyin membuatnya diperhitungkan. Selain Dudung, ada juga Gus Ipul (Menteri Sosial), Andi Amran Sulaiman (Menteri Pertanian), dan Agus Suparmanto (eks Menteri Perdagangan). Semuanya tokoh publik dengan daya tawar tinggi, namun juga membawa risiko: PPP bisa saja kehilangan identitas jika terlalu tergantung pada figur luar.

Di sisi lain, tokoh-tokoh internal tak kalah ramai. Muhammad Mardiono yang kini menjabat Plt Ketua Umum, tampak ingin melanjutkan tampuk kendali. Tapi dia bukan satu-satunya. Ada Romahurmuziy, meski bayang-bayang kasus korupsi di masa lalu masih membayanginya. Nama Sandiaga Uno juga disebut-sebut—meski masih harus dibuktikan apakah ia benar-benar akan turun gelanggang atau sekadar menjadi magnet wacana. Selain itu, tokoh seperti Amir Uskara, Taj Yasin Maimoen, dan Suharso Monoarfa turut diperhitungkan.

Namun PPP harus belajar dari kesalahan masa lalu: terlalu lama bersandar pada status quo dan elite yang itu-itu saja. Politik dinasti, patronase, dan pertimbangan “kader senior” sering kali membuat partai ini stagnan. Tidak cukup hanya mengganti ketua umum—PPP membutuhkan arah baru yang jelas, relevan, dan progresif.


Kritiknya tajam dan sederhana: PPP gagal memproduksi gagasan. Dalam ruang publik, partai ini lebih banyak diam dibanding berpendapat. Ia tak terlihat dalam isu-isu kebangsaan besar—baik dalam soal keadilan sosial, pemberantasan korupsi, maupun posisi politik luar negeri. PPP seperti kehilangan identitas antara nasionalisme Islam dan politik kompromi. Maka, siapa pun yang terpilih nanti, harus membongkar ulang rumah PPP dari fondasinya.

PPP juga harus menjawab satu pertanyaan penting: siapa pemilih mereka hari ini? Dalam lanskap politik pasca-2024, suara Islam terpecah. PKB tampil lebih progresif. PKS tampil konsisten dan militan. PPP? Nyaris tak terdengar. Jika tidak segera memetakan ulang basis pemilih dan menyusun strategi komunikasi politik yang segar, partai ini akan tertinggal.


Tentu tidak semua kabar buruk. Di beberapa wilayah, seperti Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan, PPP masih memiliki struktur akar rumput yang cukup kuat. Tapi mesin politik tanpa bahan bakar ide akan macet. Momentum Muktamar ini harus dimanfaatkan untuk melakukan tiga hal: konsolidasi ideologi, regenerasi kepemimpinan, dan rekonstruksi arah politik.

Muktamar Agustus nanti bukan hanya tentang siapa yang terpilih, melainkan bagaimana PPP menyusun jalan pulang menuju rumah kepercayaan rakyat. Jika salah memilih arah, partai ini akan terus meredup dan akhirnya tinggal nama dalam sejarah.

PPP sedang diuji. Apakah akan tetap menjadi partai kecil yang setia pada nostalgia, atau bangkit sebagai kekuatan Islam moderat yang relevan di masa depan?

Waktu akan menjawabnya. Tapi pilihan ada di tangan para muktamirin.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pengerahan TNI Amankan Kejaksaan Bukan Perintah Presiden, Ini Kata Hendardi

Next Post

Jadi Saksi di Sidang Hasto, Hasyim Asy’ari Tiba di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan
Feature

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026
Economy

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI
Birokrasi

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026
Next Post
Jadi Saksi di Sidang Hasto, Hasyim Asy’ari Tiba di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat

Jadi Saksi di Sidang Hasto, Hasyim Asy’ari Tiba di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat

TPUA Laporkan Ke Bareskrim – Jokowi Laporkan Ke Polda Metro jaya

Dari Kasmujo ke Megawati: Rantai Kebohongan Jokowi Mulai Terurai

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist