• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

China dan Strategi Kuda Troya Hancurkan Indonesia

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
December 17, 2025
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Prabowo Temui Xin Jinping di China
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analisis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Sebanyak 15 Warga Negara Asing (WNA) asal China menyerang aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) di area tambang emas di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Selain senjata tajam, mereka juga menggunakan airsoft gun.

Di sisi lain, Imigrasi menangkap 220 WNA yang melakukan pelanggaran keimigrasian di Indonesia.

Klop sudah. Indonesia menjadi sasaran negara-negara asing untuk dihancurkan dan dikuasai. Salah satunya China. Bahkan negeri tirai bambu itu mengadopsi strategi Kuda Troya yang pernah dipakai bangsa Yunani untuk menaklukkan bangsa Troya.

Mengapa China mengadopsi strategi Kuda Troya, bukannya strategi Sun Tzu (544 – 496 SM) yang merupakan leluhur mereka? Karena strategi Kuda Troya sangat cocok untuk diterapkan di Indonesia. Lalu apa itu strategi Kuda Troya?

Dikutip dari sebuah sumber, Kuda Troya adalah mitos terkenal dari mitologi Yunani tentang akhir Perang Troya, di mana pasukan Yunani (Akhaia) yang gagal menembus pertahanan kota Troya yang kuat selama 10 tahun, membuat kuda kayu raksasa berongga yang di dalamnya bersembunyi pasukan elite, kemudian berpura-pura pergi meninggalkan kuda itu sebagai “persembahan”, lantas orang-orang Troya menarik kuda kayu itu masuk kota, dan malam harinya pasukan Yunani keluar, membuka gerbang sebagai.pintu masuk tentara Yunani lainnya, dan kemudian menghancurkan Troya dari dalam.

Kisah ini menjadi metafora untuk tipu daya yang menyamar sebagai hadiah dan sering digunakan mulai dari teknologi, ekonomi hingga politik.

Dalam bidang ekonomi, China menggunakan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sebagai Kuda Troya untuk menyelundupkan warga negaranya ke Indonesia.

IMIP adalah perusahaan patungan (joint venture) antara investor China, terutama Shanghai Decent Investment (Group) Co Ltd, anak perusahaan dari Tsingshan Holding Group, dengan perusahaan Indonesia, yakni PT Bintang Delapan Mineral dan PT Sulawesi Mining Investment (SMI), dengan porsi kepemilikan mayoritas dipegang oleh pihak China.

Bintang Delapan Mineral adalah bagian dari Bintang Delapan Group milik keluarga Tejakusuma yang berperan sebagai pendiri kunci serta pemasok utama bijih nikel untuk kawasan industri IMIP, yang didirikan bersama Tsingshan Group dari China.

Artinya, patut diduga Kuda Troya berisi warga negara China itu ditarik masuk ke Indonesia oleh PT Bintang Delapan Mineral dan SMI. Tentu saja atas restu pemerintah Indonesia. Dan dalam berinvestasi di Indonesia, China mengajukan syarat untuk menggunakan warga negaranya sebagai tenaga kerja. Termasuk tenaga kerja kasar yang sesungguhnya mampu dilakukan orang Indonesia. Investasi itu oleh Indonesia dianggap semacam hadiah laiknya Kuda Troya dari Yunani.

Entah sudah berapa ribu warga negara China yang sudah masuk ke Indonesia melalui bandar udara khusus di Morowali yang mulanya tidak dilengkapi aparat Indonesia seperti Imigrasi dan Bea Cukai.

Dari Morowali, mereka bisa saja menyebar ke seluruh Indonesia. Dan seperti yang terjadi di Ketapang, WNA China akan berani menyerang TNI. Jangankan warga sipil.

Insiden di Ketapang tersebut hanyalah langkah awal. Langkah-langkah berikutnya akan dilakukan di seluruh Indonesia. Sampai akhirnya Indonesia hancur dan tinggal nama. Penguasanya sudah berbeda: China!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketapang Bukan Insiden Tunggal: Ketika Oligarki, Tenaga Asing, dan Kedaulatan Negara Berkelindan

Next Post

ADVOKAT BERBEDA DENGAN POKROL BAMBU

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi
Feature

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai
Feature

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026
Perseteruan Raja Jawa vs Roy Suryo dan Ketidakakuran Kasunanan Surakarta vs Kasultanan Yogyakarta
Crime

Bila Ijazah Asli;Roy CS Terancam Penjara 9 Bulan – Bila Palsu; Jokowi Terancam 10 Tahun

February 13, 2026
Next Post

ADVOKAT BERBEDA DENGAN POKROL BAMBU

KETIKA NEGARA BERSENGKETA, 711 SATWA MENUNGGU MATI

KETIKA NEGARA BERSENGKETA, 711 SATWA MENUNGGU MATI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute
Bisnis

10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute

by Karyudi Sutajah Putra
February 12, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Bisnis dan hak asasi manusia (HAM) adalah seperangkat prinsip yang berfokus pada tanggung jawab pelaku usaha untuk menegakkan...

Read more
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada

Habis KPK, Terbitlah MK: Dilemahkan!

February 7, 2026
Akankah Gibran Ancam Bunuh Prabowo Seperti di Filipina?

Ketika Prabowo Menantang Gibran Bertarung di 2029

February 7, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

February 13, 2026
Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...