• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

DANANTARA: AKAL-AKALAN ELIT ATAU PENJAJAHAN EKONOMI BARU?

fusilat by fusilat
September 26, 2025
in Crime, Economy, Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Malika Dwi Ana.

Pada 24 Februari 2025, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Danantara—Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara—sebagai sovereign wealth fund (SWF) baru Indonesia melalui UU No. 1/2025. Dengan kuasa penuh atas aset BUMN senilai Rp14.600 triliun (US$980 miliar), Danantara bukan cuma mengelola dividen, tapi seluruh saham, operasi, hingga investasi strategis BUMN seperti BRI, Mandiri, dan PLN. Kementerian BUMN? Kini cuma menjadi Badan Pengaturan (BP) BUMN, yang bertugas bikin regulasi tanpa nyentuh sisi operasional. Skema ini diklaim efisien, menjanjikan ROI 8% dari investasi non-APBN. Tapi, di balik jargon “kepentingan nasional”, bau busuk akal-akalan elit dan risiko penjajahan ekonomi baru makin tercium. Dari mulut harimau Kemen BUMN, aset negara kini dilempar ke sarang buaya Danantara yang penuh tanda tanya.

Struktur Pengurus: Elit Lokal, Penasihat Asing, dan Imunitas

Struktur Danantara bikin geleng-geleng. Dewan Pengarah diisi oleh dua mantan presiden, Jokowi dan SBY, yang katanya untuk “jamin stabilitas nasional”. Tapi ini lebih mirip tameng politik ketimbang jaminan integritas. Sedang di Dewan Pengawas? Erick Thohir (Ketua), Sri Mulyani, Muliaman Hadad, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Menko Ekonomi Airlangga Hartarto. Meski Kemen BUMN dilucuti, Erick dan SMI masih pegang kendali besar di pengawasan operasional—kuasa lama cuma pindah meja. Yang paling bikin panas: Dewan Penasihat, didominasi figur asing seperti Jeffrey Sachs, F. Chapman Taylor, dan Thaksin Shinawatra—eks PM Thailand yang baru divonis korupsi 1 tahun (Agustus 2025).

Thaksin, dengan rekam jejak kudeta 2006 dan skandal Shin Corp, direkrut karena “jaringan ASEAN”. Serius? Ini kayak mengundang serigala ke kandang domba. Lebih parah lagi, Danantara punya imunitas parsial: jika terjadi kerugian, pengurus nggak bisa dimintai pertanggungjawaban. Meski DPR bisa minta audit BPK/KPK (revisi UU BUMN, 26/9/2025), laporan tahunan yang katanya “transparan” cuma terasa seperti topeng. Tanpa sanksi tegas, Danantara berpotensi jadi black box raksasa yang telan aset negara tanpa jejak.

Ray Dalio Mundur: Alarm dari Wall Street

Drama terbesar datang dari Ray Dalio, legenda hedge fund Bridgewater (kekayaan US$14 miliar). Direkrut Maret 2025 sebagai penasihat bintang, Dalio tiba-tiba mundur pada Mei, dengan alasan “pribadi”. Pernyataannya di media sosial—“organisasi disetir-setir” dan kurang meritokrasi—bikin investor global curiga. Bhima Yudhistira (Celios) bilang ini sinyal bahaya: tata kelola Danantara terlalu politis, mirip kasus 1MDB Malaysia yang kolaps karena korupsi. Danantara cuma bilang Dalio masih “penasihat informal”, tapi siapa yang percaya? Mundurnya Dalio, yang sekelas George Soros, adalah sirene keras: ada yang busuk di dalam.

Thaksin dan Bayang-Bayang Penjajahan Baru

Masuknya Thaksin Shinawatra ke Dewan Penasihat bikin bulu kuduk berdiri. Tokoh yang diasingkan pasca-kudeta, terlibat skandal penjualan Shin Corp ke Temasek, dan “perang narkoba” berdarah, kini jadi penutup pintu untuk investor asing? Prabowo bilang jasa Thaksin “gratis” dan bawa jaringan. Tapi jaringan macam apa? Bersama Sachs dan Taylor, ini terasa seperti karpet merah untuk modal asing, dengan risiko Indonesia cuma jadi pasar, bukan pemain. Kritik “penjajahan baru” bukan omong kosong: kalau SWF ini lebih melayani kepentingan global ketimbang rakyat, apa bedanya dengan kolonialisme ekonomi?

Rupiah Mulai Ndlosor, BUMN Babak Belur

Pagi ini (26/9/2025, 07:20 WIB), rupiah ambruk ke 16.828 per USD, fluktuasi 0.5% dalam 30 menit—bukan ulah lokal, tapi serangan offshore dari hedge fund global. Mundurnya Dalio, kabar Thaksin, dan ketidakpastian Danantara membuat pasar panik. Rupiah udah lelet sejak Juni (15.900 ke 16.800), ditambah BUMN yang berdarah: Pertamina rugi Rp20 triliun, PLN Rp50 triliun di 2024. Total dividen BUMN cuma Rp80 triliun, jauh dari target Rp90 triliun 2025. Bank Indonesia intervensi, stabilkan di 16.750, tapi sentimen negatif global nggak bohong: investor asing tarik dana US$2 miliar dari obligasi RI.

BUMN, yang udah merana karena PSO (subsidi energi/pangan) dan korupsi, kini diserahkan ke Danantara dengan mekanisme ruwet: inbreng saham tujuh BUMN besar ke holding via PT Bahana. Target ROI 8% kedengeran manis, tapi tanpa tata kelola ketat, ini cuma mimpi. Bandingkan dengan SWF Norwegia (US$1.5 triliun, return 6%/tahun)—mereka sukses karena transparansi dan independensi. Indonesia? Masih sibuk main akal-akalan.

Dari Mulut Harimau ke Mulut Buaya: Jebakan atau Harapan?

Revisi UU BUMN hari ini—BP BUMN jadi regulator, larang rangkap jabatan, audit BPK—kedengeran seperti langkah maju. Tapi, tanpa pengawasan ketat dan sanksi jelas, Danantara cuma bakal jadi monster yang telan aset BUMN tanpa pertanggungjawaban. Mundurnya Ray Dalio, masuknya Thaksin, dan rupiah yang diobok-obok adalah alarm keras: ini bukan cuma soal tata kelola buruk, tapi potensi jebakan ekonomi. Kalau BUMN yang sudah babak belur diserahkan ke skema yang lebih licin, apa iya ini menjadi solusi? Atau cuma akal-akalan elit buat lepas tanggung jawab, sambil membuka pintu untuk “penjajahan baru” berbalut jas dan dasi?

Pemerintah harus buktikan Danantara bukan buaya yang lebih ganas dari harimau Kemen BUMN. Transparansi total, audit independen, dan buang jauh-jauh nama macam Thaksin adalah langkah awal. Jika tidak, rakyat yang akan bayar mahal harganya lagi. Danantara: harapan palsu atau jebakan ekonomi? Waktu yang akan menjawab, tapi untuk saat ini, bau busuknya sudah tercium dari jauh.(MDA)

*Belikwatu, 26092025

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Darurat Revisi UU Peradilan Militer dan Kontrol Senjata Api

Next Post

Zulhas: Tak Mengerti Arti Keracunan dan Mencret

fusilat

fusilat

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum
Crime

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Next Post
Zulhas: Tak Mengerti Arti Keracunan dan Mencret

Zulhas: Tak Mengerti Arti Keracunan dan Mencret

MENJUAL SAWAH DEMI ANAK SEKOLAH

Sawah Terjaga, Perut Bangsa Selamat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...