• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Sawah Terjaga, Perut Bangsa Selamat

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
September 27, 2025
in Economy, Feature
0
MENJUAL SAWAH DEMI ANAK SEKOLAH
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Di tengah maraknya alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri dan perumahan, pemerintah akhirnya menarik rem darurat. Kementerian ATR/BPN resmi memberlakukan moratorium terbatas atas perubahan penggunaan tanah—sebuah langkah strategis untuk menyelamatkan sawah, benteng terakhir swasembada beras Indonesia.

Angin segar perlindungan nyata terhadap alih fungsi lahan sawah kembali berhembus. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerapkan moratorium terbatas atas layanan rekomendasi perubahan penggunaan tanah di wilayah yang datanya belum sinkron antara kondisi fisik dengan dokumen tata ruang.

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menjelaskan, kebijakan ini sejalan dengan cleansing data sawah untuk mengatasi ketidaksesuaian yang kerap terjadi. Langkah ini menjadi pijakan penting dalam pengendalian alih fungsi lahan, khususnya sawah, guna memastikan swasembada beras berkelanjutan.

Sawah, Tulang Punggung Swasembada

Sawah memiliki kaitan langsung dengan swasembada beras, karena merupakan lahan utama budidaya padi—bahan pokok utama bangsa. Ada beberapa alasan yang menegaskan pentingnya menjaga sawah:

  1. Sumber produksi beras. Luas dan produktivitas sawah menentukan volume produksi beras nasional.
  2. Ketersediaan pangan. Sawah produktif menekan ketergantungan pada impor beras.
  3. Pendapatan petani. Sawah terjaga berarti kesejahteraan petani ikut meningkat.
  4. Kebijakan pertanian. Dukungan irigasi, pupuk, hingga teknologi akan berbuah pada peningkatan produktivitas.

Ancaman Alih Fungsi Lahan

Di sisi lain, sawah kerap tergerus kepentingan non-pertanian. Alih fungsi sawah membawa sejumlah risiko:

  • Pengurangan lahan pertanian, yang otomatis menekan ketersediaan beras.
  • Dampak sosial, mulai dari turunnya pendapatan petani hingga meningkatnya kemiskinan.
  • Ketergantungan impor, akibat berkurangnya kapasitas produksi dalam negeri.

Karena itu, pengelolaan lahan harus dilakukan dengan perencanaan matang agar pembangunan berjalan seimbang dengan kebutuhan pangan nasional.

Upaya Pemerintah

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah menggulirkan sejumlah kebijakan strategis:

  • Tim Terpadu Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah (Perpres 59/2019).
  • Penetapan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) di delapan provinsi, dan diperluas ke 12 provinsi lain.
  • Penguatan status LSD menjadi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), dengan target 87% lahan baku sawah terlindungi permanen.
  • Insentif bagi petani dan pemda yang menjaga sawah melalui DAK dan bantuan prasarana.
  • Pengawasan ketat perizinan bangunan untuk mencegah penyalahgunaan sawah.
  • Pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan kebijakan.

Catatan Kritis

Meski langkah-langkah itu patut diapresiasi, ada beberapa pekerjaan rumah besar:

  1. Pengawasan efektif. Di banyak daerah, terutama wilayah terpencil, pengawasan masih lemah.
  2. Koordinasi lintas lembaga. Sinergi antarinstansi kerap terhambat birokrasi.
  3. Infrastruktur pertanian. Irigasi dan sarana produksi belum sepenuhnya mendukung peningkatan produktivitas.

Penutup

Dapat ditegaskan, kebijakan pemerintah sejauh ini telah menunjukkan hasil positif dalam memperlambat laju alih fungsi sawah. Namun, tanpa pengawasan ketat, koordinasi kuat, dan dukungan infrastruktur memadai, sawah tetap rawan tergerus.

Jika sawah hilang, swasembada hanya tinggal slogan. Menjaga sawah berarti menjaga perut bangsa.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Zulhas: Tak Mengerti Arti Keracunan dan Mencret

Next Post

Mbak Titiek Sentil Jokowi: “Bapak Juga Belum Memikirkan”

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowonisasi

July 26, 2026
Feature

Menebak Arah Orientasi Kebijakan Pendidikan: Sekolah Hendak Diabdikan untuk Siapa?

July 26, 2026
Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan
Economy

Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

July 26, 2026
Next Post
Mbak Titiek Sentil Jokowi: “Bapak Juga Belum Memikirkan”

Mbak Titiek Sentil Jokowi: "Bapak Juga Belum Memikirkan"

Jokowi Dukung 2 Periode Prabowo Gibran – Ambisi yang Digerakkan oleh Rasa Cemas

Bloomberg New Economy: Wadah Konselor Global atau Ajang Cuci Reputasi Jokowi?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowonisasi

July 26, 2026

Menebak Arah Orientasi Kebijakan Pendidikan: Sekolah Hendak Diabdikan untuk Siapa?

July 26, 2026
Diduga Lemah Pengawasan, Pekerja Proyek Gedung BAZNAS Mojokerto Masih Bekerja Tanpa Sepatu Keselamatan

Diduga Lemah Pengawasan, Pekerja Proyek Gedung BAZNAS Mojokerto Masih Bekerja Tanpa Sepatu Keselamatan

July 26, 2026
Pengurus APINDO Bulukumba Ikuti APINDO Run Festival 2026 di Makassar

Pengurus APINDO Bulukumba Ikuti APINDO Run Festival 2026 di Makassar

July 26, 2026
Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

Heler Padi: Untung Rp 2 Triliun Sebulan dan Matematika Kekuasaan

July 26, 2026
Gibran Syah Secara Legal (Hans Kelsen) dan Akan Rubuh Karena Tidak Legitimate (Max Weber)

Deklarasi Gibran Wapres Dua Periode: Politik yang Kehilangan Rasa Tahu Diri

July 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowonisasi

July 26, 2026

Menebak Arah Orientasi Kebijakan Pendidikan: Sekolah Hendak Diabdikan untuk Siapa?

July 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...