• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Dari Ladang ke Lumbung: Tantangan Kedua Bulog Setelah Sukses Serap Gabah

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
June 6, 2025
in Economy, Feature
0
Bulog Ke Depan : MEWUJUDKAN INTEGRASI KEBIJAKAN PANGAN NASIONAL
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Penyerapan gabah oleh Perum Bulog merupakan proses vital dalam mata rantai ketahanan pangan nasional. Ini adalah langkah konkret Bulog sebagai operator logistik pangan negara dalam membeli gabah langsung dari petani, mengolahnya menjadi beras, atau menyimpannya sebagai cadangan strategis. Kegiatan ini bukan hal baru, tetapi menjadi semakin penting setiap kali panen raya berlangsung.

Terdapat tiga tujuan utama dari penyerapan gabah ini. Pertama, meningkatkan pendapatan petani. Dengan membeli langsung dari petani, Bulog menjaga nilai tukar petani agar tetap kompetitif dan menguntungkan. Kedua, menjaga stabilitas harga di pasaran, yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Ketiga, memperkuat cadangan pangan nasional untuk menghadapi kemungkinan krisis atau bencana.

Pada musim panen raya kali ini, Perum Bulog dipuji banyak pihak karena keberhasilannya menyerap gabah dalam jumlah besar. Hal ini didukung oleh beberapa faktor kunci: jaringan distribusi yang luas, harga beli kompetitif, sistem pembayaran yang tepat waktu, relasi yang erat dengan petani, serta fasilitas penyimpanan yang relatif memadai.

Apresiasi pun datang dari Presiden Prabowo Subianto, yang menyambut baik langkah Bulog membeli gabah petani seharga Rp6.500/kg langsung dari lokasi panen. Langkah ini tak hanya mendorong nilai tukar petani, tapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional. Dalam panen raya serentak yang digelar di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota, Bulog berhasil menyerap lebih dari 800 ribu ton setara beras—capaian tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Hingga akhir Mei 2025, total serapan gabah telah mencapai 2,4 juta ton. Sebuah prestasi yang patut diapresiasi dan menunjukkan keseriusan Bulog dalam menjalankan mandat negara.

Namun, di balik keberhasilan itu, muncul tantangan baru yang tak kalah berat: menyimpan gabah dalam jumlah besar. Tugas ini bukan hanya soal teknis, tapi menyangkut kesiapan infrastruktur, kualitas SDM, serta sistem manajemen yang harus benar-benar matang. Mengelola gabah sebanyak 4 juta ton adalah pekerjaan kolosal yang belum pernah dilakukan Bulog sebelumnya.

Sayangnya, kesiapan infrastruktur pergudangan belum sepenuhnya paralel dengan volume gabah yang diserap. Maka dari itu, sudah saatnya Perum Bulog memiliki Grand Desain Penyimpanan Gabah Nasional yang utuh, holistik, dan komprehensif. Desain ini harus dilengkapi dengan roadmap yang jelas, termasuk proyeksi kapasitas, distribusi, serta mitigasi risiko kehilangan atau kerusakan.

Selain infrastruktur, kebutuhan akan SDM gudang yang handal tak bisa ditawar. Petugas gudang bukan sekadar penjaga lumbung, melainkan garda terdepan penjaga mutu dan kuantitas stok pangan nasional. Target melahirkan 25 ribu petugas gudang yang profesional tentu bukan hal sepele. Ini membutuhkan pelatihan, seleksi ketat, serta penanaman nilai-nilai pengabdian—bahwa menyimpan gabah adalah menyimpan masa depan bangsa.

Petugas gudang Bulog harus memiliki semangat juang tinggi untuk menjaga agar gabah tidak rusak, tidak berkutu, tidak apek, tidak berubah warna, dan tetap layak konsumsi dalam jangka panjang. Tugas ini lebih berat dari sekadar menerima gaji rutin; ia menyangkut amanah dan tanggung jawab besar terhadap ketahanan pangan negeri.

Namun kita percaya, dengan pengalamannya sebagai operator pangan nasional, Perum Bulog mampu menjawab tantangan ini. Keberhasilan menyerap gabah harus dilanjutkan dengan keberhasilan menyimpannya. Dari ladang ke lumbung, perjuangan Bulog belum selesai. Ia baru saja dimulai.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jangan-jangan, Surat Purnawirawan Itu Sinyal Cuan?

Next Post

PPWI Minta Mahkamah Agung Tertibkan Larangan Pengambilan Foto dan Video di PN Sorong

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
PPWI Minta Mahkamah Agung Tertibkan Larangan Pengambilan Foto dan Video di PN Sorong

PPWI Minta Mahkamah Agung Tertibkan Larangan Pengambilan Foto dan Video di PN Sorong

Indonesia Berhasil Melaju ke Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

Indonesia Berhasil Melaju ke Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...