FusilatNews- Badan Kordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islami (HMI) Jabodetabek-Banten mendesak Presiden Joko Widodo untuk mencopot Erick Thohir karena diduga telah menggunakan fasilitas negara dalam melakukan kampanye politik. Hal tersebut diungkapkan Ketua Bidang Perguruan Tinggi dan kemahasiswaan (PTKP) Badko HMI Jabodetabek-Banten, Yamin
“Kami meminta Presiden Joko Widodo untuk segera mencopot Erick Thohir sebagai Menteri BUMN, karena diduga telah memanfaatkan fasilitas negara untuk melakukan kampanye,” ujar Yamin, di Jakarta, dikutip rmol.id Sabtu (3/12).
Mantan Ketua Umum HMI Komisariat Universitas Bung Karno ini mengatakan pemasangan foto Erick Thohir di fasilitas Anjungan Tunai Mandiri (ATM) diduga sebagai kampanye politik untuk menghadapi Pemilu 2024
” Erick Thohir telah dicanangkan oleh kelompok tertentu sebagai calon presiden atau wakil presiden 2024. Sangat tidak etis menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye,” ujarnya.
Yamin sangat menyayangkan, meski Erick Thohir memiliki modal besar, ia menggunakan status dan fasilitas negara untuk melakukan kampanye politik hanya karena syahwat politik pribadinya
Lebih lanjut Yamin menduga munculnya beberapa kelompok kecil yang mendukung Erick Thohir sebagai capres/cawapres 2024 berasal dari orang-orang dekat Erick sendiri.
“Dengan demikian maka sudah sangat tepat apabila Bapak Presiden segera mencopot Erick Thohir dari Menteri BUMN,” tegasnya lagi.
Yamin mengatakan sebagai pembantu presiden yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden tidak sepantasnya Erick Thohir “menyelam sambil minum air”. Dalam hal ini jabatan dan fasilitas negara digunakan sembari melakukan manuver politik untuk menjadi capres atau cawapres 2024.
“Kami akan melakukan aksi bersama dan audiensi dengan Presiden untuk mencopot Eric Tohill sebagai Menteri BUMN secepatnya. Karena kami tidak ingin birokrasi sektor BUMN dijalankan oleh orang-orang yang tidak kompeten di negara yang kisruh saat ini,” pungkasnya.






















