FusilatNews- Safari politik Partai Nasdem dengan bakal capres Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di sejumlah daerah mengalami hambatan karena izin pakai lokasi dicabut pemda setempat. Terbaru kasus penolakan safari politik Anies Baswedan terjadi di Aceh dan Riau. Anies dijadwalkan berkunjung ke Serambi Mekkah pada 2-3 Desember 2022 dan Pekanbaru 4 Desember 2022.
Alasanya yakni karena izin penggunaan tempat di kedua kota itu dicabut secara tiba-tiba oleh pemerintah daerah setempat diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali Sebelumnya, Ahmad menegaskan bahwa safari politik Anies ke Aceh bakal tetap jalan meski izin tempat dicabut sepihak oleh pemerintah daerah setempat. “Kalau itu ditiadakan, takutnya itu menjadi hal-hal yang justru tidak kita inginkan. Jadi DPW tetap akan menyelenggarakan silaturahmi dalam format yang kita belum tahu seperti apa nanti,” kata dia saat dihubungi, dikutip tempo.co Rabu, 30 November 2022.
Anies Baswedan, menyambangi Aceh sejak Jumat 2 Desember hingga Sabtu, 3 Desember 2022. Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali, menerangkan sambutan masyarakat Aceh menyambut Anies luar biasa. “Luar biasa animo dari masyarakat,” ungkap Ali .
Ali menyebut NasDem optimistis bisa meraup suara hingga 85 persen di Aceh. Pasalnya, kata dia, semua masyarakat Serambi Mekkah menjagokan Anies. “Menang 85 persen. Maunya Anies semua,” ujarnya.
Sebelumnya Sejumlah spanduk penolakan kedatangan Anies bertebaran di sepanjang jalan Kutu Asem dan Denggung, Kecamatan Mlati Sleman, Yogyakarta. Momen itu terjadi ketika Anies akan menghadiri Deklarasi Forum Kabah Membangun pada Rabu, 16 November 2022. Dalam salah satu spanduk bergambar karikatur Anies di dalam bingkai lingkaran merah seperti tanda dilarang disertai tulisan ‘Orang Munafik ! Membawa Agama Untuk Politik’.
Seperti halnya di Jogja, spanduk berisi penolakan kedatangan Anies tersebar di Ciamis, Sabtu, 19 November 2022. Diketahui, isi spanduk penolakan Anies Baswedan mengatasnamakan Forum Santri Kabupaten Ciamis Menggugat. Spanduk itu bertuliskan ‘Menolak Anies Baswedan, Anies bapak politik identitas jualan agama dan ayat’.
Berita Update Lainnya Ikuti Kami Di Google News






















