• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dosa Itu Bukan Lagi Aib, Melainkan Batu Loncatan Politik

Ali Syarief by Ali Syarief
May 2, 2025
in Feature, Politik
0
Ragam Wajah Politik Identitas
Share on FacebookShare on Twitter

Di negeri yang konon menjunjung tinggi nilai agama dan Pancasila, dosa politik bukan lagi menjadi bayangan yang ditakuti. Ia malah disambut bak kunci sukses karier politik. Skandal bukan lagi kuburan reputasi, tapi justru menjadi batu loncatan menuju jabatan yang lebih tinggi.

Lihatlah Mahkamah Konstitusi yang seharusnya jadi penjaga gawang konstitusi. Putusan No. 90/PUU-XXI/2023—yang membuka jalan bagi Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Jokowi, untuk maju sebagai calon wakil presiden meski belum cukup umur menurut UU sebelumnya—disebut publik sebagai titik nadir integritas lembaga yudikatif. Sang Ketua MK kala itu, Anwar Usman, yang juga ipar Presiden, terbukti melanggar etik berat. Tapi alih-alih dicopot dari Mahkamah, ia hanya digeser dari kursi ketua. Dia masih duduk manis, menikmati jabatan dan fasilitas negara, seolah “dosa”nya adalah jasa.

Kasus ini bukan satu-satunya. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, yang disebut-sebut sebagai “juru bicara tidak resmi” Istana, secara terbuka membela langkah-langkah politik Presiden yang melanggengkan kekuasaan lewat jalur keluarga. Ketika wartawan bertanya soal tuduhan politik dinasti, Bahlil menjawab enteng: “Apa salahnya kalau memang dia punya kapasitas?” Retorika ini bukan pembelaan, tapi pembalikan logika demokrasi.

Tak ketinggalan, politikus-politikus lama yang pernah terseret kasus korupsi kini ramai-ramai mencalonkan diri di pilkada. Nama-nama seperti Mardani Maming, Syahrul Yasin Limpo, hingga yang baru keluar dari penjara seperti Andi Arief, bisa saja kembali mengisi jabatan publik. Di tangan mereka, dosa bukanlah beban moral. Dosa adalah pengalaman, dan pengalaman itu dianggap “nilai jual”.

Narasi-narasi ini menyusup ke ruang publik lewat media, dibungkus dalam kemasan “pengabdian,” “loyalitas,” atau “komitmen pembangunan.” Tapi di balik itu, publik dipaksa melupakan bahwa sistem sedang dibajak. Demokrasi dijadikan topeng, dan politik berubah menjadi ajang tukar tambah antara aib dan posisi.

Sayangnya, sebagian rakyat ikut terbawa. Disuguhi jargon stabilitas dan pembangunan, mereka diajak melupakan bahwa pendidikan digerus, pangan diimpor, dan hukum dipermainkan. Upacara 17 Agustus dipindahkan ke IKN dengan biaya Rp 87 miliar, lebih mahal dari tahun lalu di Jakarta. Tapi pertanyaannya: untuk siapa semua ini dirayakan? Untuk rakyat, atau demi proyek ambisi kekuasaan?

Inilah zaman ketika dosa menjadi bekal. Bukan untuk bertobat, tapi untuk naik kelas politik. Yang dicari bukan integritas, tapi koneksi. Bukan akhlak, tapi kelicikan. Bukan prestasi, tapi siapa yang bisa membungkam kritik paling rapi.

Di tengah semua ini, para pendosa justru tampil bak negarawan. Sementara yang menyuarakan kebenaran dicap subversif, radikal, atau pengganggu stabilitas.

Jika tren ini terus dibiarkan, kita bukan hanya kehilangan demokrasi. Kita kehilangan akal sehat, dan lebih dari itu: kehilangan rasa malu.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mereka Hadir Mengisi Ruang Yang Kosong : Italia Mafioso, Jepang Yakuza, Hong Kong Triad, dan Indonesia Ormas

Next Post

Kampus Mulai Bersuara: Melawan Negara yang Terlembaga dalam Pelanggaran

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Economy

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
Next Post
Kampus Mulai Bersuara: Melawan Negara yang Terlembaga dalam Pelanggaran

Kampus Mulai Bersuara: Melawan Negara yang Terlembaga dalam Pelanggaran

Mayjen Kunto, Sang Anak Reformasi dan Bayangan Krisis di Balik Mutasi – TNI Masuk Angin?

Mayjen Kunto, Sang Anak Reformasi dan Bayangan Krisis di Balik Mutasi - TNI Masuk Angin?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

by Karyudi Sutajah Putra
April 29, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah...

Read more
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...