• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Mereka Hadir Mengisi Ruang Yang Kosong : Italia Mafioso, Jepang Yakuza, Hong Kong Triad, dan Indonesia Ormas

Ali Syarief by Ali Syarief
May 2, 2025
in Crime, Feature, Komunitas
0
Mereka Hadir Mengisi Ruang Yang Kosong :  Italia Mafioso, Jepang Yakuza, Hong Kong Triad, dan Indonesia Ormas
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Ada satu benang merah yang menghubungkan Mafia di Sisilia, Yakuza di Jepang, Triad di Hong Kong, dan ormas-ormas di Indonesia: mereka hadir saat negara absen—atau sengaja membiarkan ruang itu kosong.

Di Italia bagian selatan, tempat negara terlampau jauh dan aparat terlalu malas bergerak, warga menggantungkan keamanan hidup mereka pada La Cosa Nostra. Kelompok ini tidak sekadar memeras atau menembak. Ia membangun sistem paralel: menengahi sengketa tanah, meminjamkan uang, hingga mengatur kontrak-kontrak pembangunan. Seperti negara mini yang tak berbendera, tapi ditaati karena lebih bisa diandalkan ketimbang institusi formal yang lamban dan korup.

Jepang punya cerita berbeda, tapi alurnya mirip. Yakuza, meski bertato dan dikenal bengis, bukan sekadar geng jalanan. Mereka punya kantor, struktur organisasi, bahkan kartu nama. Di tengah kehampaan pascaperang, Yakuza hadir sebagai pelindung ekonomi bawah tanah: mengatur pasar gelap, menjaga ketertiban di distrik hiburan, hingga ikut membantu saat bencana alam melanda. Pemerintah Jepang, sampai titik tertentu, seperti berdamai dengan kehadiran mereka.

Hong Kong, yang dulu menjadi pelabuhan gelap perdagangan opium dan manusia, adalah rumah dari Triad. Awalnya organisasi rahasia anti-Manchu di daratan Cina, Triad berevolusi menjadi kekuatan bisnis bawah tanah yang melintasi batas negara dan hukum. Mereka tak hanya menguasai perjudian dan narkotika, tapi juga menyusup ke dunia film, real estat, dan bahkan politik. Dalam masyarakat urban yang serbacepat, Triad seperti sistem pelumas—berbahaya tapi dianggap perlu.

Dan Indonesia?

Cerita kita jauh lebih bising, dan tak kalah gelap. Ormas—organisasi kemasyarakatan—tumbuh bak jamur setelah hujan. Dari yang berbasis agama, etnis, sampai yang dibentuk mendadak demi proyek atau kekuasaan. Tak semuanya bertaring, tapi sebagian bersenjata. Tak semua bergerak liar, tapi sebagian ditugaskan membubarkan diskusi, mengintimidasi lawan politik, atau mengambil alih lahan dengan alasan “pengamanan”.

Mereka disebut preman. Tapi yang lebih tepat: mereka adalah perpanjangan tangan dari kekuasaan yang tak mau kotor sendiri. Ormas-ormas ini sering hadir bukan karena negara lemah, tapi karena negara memilih bekerjasama. Mereka jadi pion politik. Digandeng saat kampanye, dibayar saat pemilu, dan dilupakan—atau dibungkam—saat tak lagi dibutuhkan.

Berbeda dari Mafia, Yakuza, atau Triad yang tumbuh dari kelengahan negara, ormas di Indonesia justru dibesarkan oleh kelicikan negara. Hubungan itu bukan sekadar toleransi diam-diam, tapi simbiosis terang-terangan. Negara mendapat loyalitas massa, ormas mendapat impunitas.

Ketika institusi hukum bisa dinegosiasi, dan kekuasaan bisa didekati lewat jalan pintas, maka tak aneh jika ormas terus tumbuh. Di negeri ini, kekuatan informal tak hanya hadir—ia dipelihara. Karena mereka bisa melakukan hal-hal yang tak bisa dilakukan oleh negara, tapi diinginkan oleh para penguasa.

Selama negara terus bermain mata, dan hukum hanya tajam ke bawah, kelompok-kelompok ini tak akan pernah benar-benar hilang. Mereka bukan hanya bayangan dari negara gagal. Mereka adalah potret dari kekuasaan yang terlalu nyaman hidup dalam kekacauan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Next Post

Dosa Itu Bukan Lagi Aib, Melainkan Batu Loncatan Politik

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Economy

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi
daerah

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Next Post
Ragam Wajah Politik Identitas

Dosa Itu Bukan Lagi Aib, Melainkan Batu Loncatan Politik

Kampus Mulai Bersuara: Melawan Negara yang Terlembaga dalam Pelanggaran

Kampus Mulai Bersuara: Melawan Negara yang Terlembaga dalam Pelanggaran

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist