• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Ali Syarief by Ali Syarief
May 2, 2025
in Birokrasi, Feature
0
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Dalam satu pernyataan yang mencuat ke permukaan, pemerintahan Prabowo Subianto menyatakan niat untuk menghapus sistem outsourcing. Bagi jutaan buruh Indonesia, ini bukan sekadar kabar baik—ini adalah harapan yang selama ini terus dipendam dalam diam. Namun di balik euforia awal, pertanyaan yang lebih penting justru muncul: mungkinkah janji ini diwujudkan, atau hanya akan berakhir sebagai retorika politik yang usang?

Praktik outsourcing di Indonesia telah berlangsung selama dua dekade lebih. Ia dibungkus dengan alasan efisiensi dan fleksibilitas tenaga kerja, namun dalam praktiknya melahirkan ketidakpastian, eksploitasi, dan kerentanan hidup. Pekerja outsourcing hidup di bawah bayang-bayang pemutusan hubungan kerja sewaktu-waktu, upah yang tak menentu, dan minimnya akses terhadap jaminan sosial. Celakanya, praktik ini dilegalkan dan bahkan dimudahkan oleh regulasi seperti Undang-Undang Cipta Kerja.

Di titik inilah penting untuk melihat ke luar jendela negeri dan bercermin pada praktik negara-negara maju. Di Jerman, misalnya, outsourcing tidak boleh dilakukan untuk pekerjaan inti (core business) dan harus dibatasi durasinya. Regulasi ketat memastikan bahwa pekerja kontrak tetap mendapat upah layak, jaminan sosial, dan kondisi kerja yang manusiawi. Negara seperti Perancis dan wilayah Skandinavia pun serupa: perlindungan terhadap pekerja adalah pilar utama yang tak bisa digadaikan atas nama efisiensi.

Outsourcing di negara-negara ini dibatasi hanya untuk sektor-sektor non-inti seperti kebersihan, keamanan, IT support, dan logistik. Pekerjaan yang berkaitan dengan riset, manufaktur presisi, atau layanan publik tidak boleh dialihkan begitu saja kepada pihak ketiga. Mereka sadar bahwa kualitas dan tanggung jawab jangka panjang mustahil dipertahankan jika diserahkan kepada hubungan kerja yang rapuh.

Yang juga tak kalah penting: kekuatan serikat buruh. Di negara maju, serikat pekerja tidak hanya menjadi penjaga hak-hak buruh, tapi juga kekuatan penekan yang efektif terhadap pemerintah dan perusahaan. Mereka menuntut transparansi dalam setiap perjanjian outsourcing dan memperjuangkan hak-hak pekerja kontrak agar setara dengan pekerja tetap. Tanpa serikat buruh yang kuat, mustahil praktik outsourcing bisa dikendalikan.

Kini, mari kita kembali ke Indonesia. Apakah pemerintahan Prabowo benar-benar siap untuk mengikuti standar ini? Mampukah ia menantang oligarki bisnis yang selama ini menjadikan outsourcing sebagai jalan pintas menekan biaya? Atau, lebih jauh, apakah negara siap menguatkan posisi serikat buruh dan memperbaiki UU Ketenagakerjaan agar lebih berpihak pada pekerja?

Janji menghapus outsourcing adalah janji besar. Namun tanpa keberanian untuk menata ulang sistem kerja nasional dan melawan kepentingan bisnis besar, itu akan tinggal sebagai mimpi di atas kertas. Jika Prabowo sungguh berpihak pada rakyat, langkah awalnya jelas: revisi regulasi yang permisif, perkuat pengawasan, dan beri ruang bagi buruh untuk bersuara. Belajar dari Jerman, Perancis, dan Skandinavia bukan soal meniru, tapi soal menghormati harkat manusia dalam kerja.

Kalau tidak, rakyat akan kembali menjadi korban. Mendengar janji, berharap, lalu kecewa. Seperti biasa.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menaikkan Cukai Rokok Dapat Menyelamatkan 281.000 Nyawa Anak Setahun

Next Post

Mereka Hadir Mengisi Ruang Yang Kosong : Italia Mafioso, Jepang Yakuza, Hong Kong Triad, dan Indonesia Ormas

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ridho Allah atas Ridho Kedua Orang Tua
Feature

Ridho Allah atas Ridho Kedua Orang Tua

December 9, 2025
Nyawa Rangkap 9 Bonjowi
Aya Aya Wae

Nyawa Rangkap 9 Bonjowi

December 9, 2025
Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama
Feature

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Next Post
Mereka Hadir Mengisi Ruang Yang Kosong :  Italia Mafioso, Jepang Yakuza, Hong Kong Triad, dan Indonesia Ormas

Mereka Hadir Mengisi Ruang Yang Kosong : Italia Mafioso, Jepang Yakuza, Hong Kong Triad, dan Indonesia Ormas

Ragam Wajah Politik Identitas

Dosa Itu Bukan Lagi Aib, Melainkan Batu Loncatan Politik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Hilangnya Asketisme Elite NU
Feature

Hilangnya Asketisme Elite NU

by fusilat
December 9, 2025
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Asketisme, gaya hidup yang pantang terhadap kenikmatan duniawi demi mencapai...

Read more
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir Sumatera, Ini Kata LBH Keadilan

December 8, 2025
KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

December 8, 2025
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

18
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ridho Allah atas Ridho Kedua Orang Tua

Ridho Allah atas Ridho Kedua Orang Tua

December 9, 2025
Nyawa Rangkap 9 Bonjowi

Nyawa Rangkap 9 Bonjowi

December 9, 2025
Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ridho Allah atas Ridho Kedua Orang Tua

Ridho Allah atas Ridho Kedua Orang Tua

December 9, 2025
Nyawa Rangkap 9 Bonjowi

Nyawa Rangkap 9 Bonjowi

December 9, 2025

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist