Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya membatalkan pengadaan gorden di semua rumah dinas anggota dewan di Jakarta. Pembatalan dilakukan setelah banyak dikritik masyarakat.
“Kami berkesimpulan untuk tidak dilanjutkan,” kata Sekretaris Jenderal DPR, Indra Iskandar, dalam konferensi pers virtual. Dikutip Tempo.co Selasa, 17 Mei 2022.
Indra menjelaskan proyek gorden di rumah dinas anggota DPR sudah 13 atau 14 tahun tidak diadakan sehingga banyak anggota DPR meminta agar gorden diganti. Ditambahkannya, usulan untuk proyek pengadaan gorden rumah dinas anggota DPR sudah diajukan sejak 2019 namun tidak diterima karena anggaran tidak mencukupi. Baru tahun lalu anggaran untuk proyek gorden tersebut memadai.
“Saya sampaikan ini situasi ini. Jadi kami cari titik tengah dari harga gorden yang ada di pasaran. di daerah tanah abang, panglima polim. dapat menjadi harga tengah. dari 49 perusahaan yang melakukan masuk mendaftar, itu hanya 3 perusahaan yang melakukan penawaran. dari 3 hanya 2 yang memenuhi syarat administrai. dari 2 hanya 1 yang memenuhi persyaratan teknis,” tuturnya.
Sebelumnya diketahui, pemenang tender dalam proyek tersebut sudah diputuskan, yakni PT Bertiga Mitra Solusi dengan harga Rp 43,5 miliar dari pagu anggaran yang disediakan DPR sebesar Rp 48,7 miliar.
























