• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Empat Pulau, Seribu Dugaan – Peta yang Dibelokkan, Integritas yang Tergerus

Ali Syarief by Ali Syarief
June 17, 2025
in Birokrasi, Feature
0
Pengamat Politik: Tito Karnavian Diduga Persiapkan Rekayasa Pemilu 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Seharusnya, tidak perlu ada hiruk-pikuk. Tidak perlu pula silang sengketa yang membenturkan dua provinsi serumpun—Aceh dan Sumatera Utara—dalam perkara yang mestinya bisa selesai di meja koordinasi. Tapi seperti banyak perkara lain di republik ini, birokrasi kerap kali justru menjadi bagian dari masalah, bukan solusi.

Keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menetapkan empat pulau—Panjang, Lipan, Mangkir Besar (Gadang), dan Mangkir Kecil (Ketek)—sebagai bagian dari Provinsi Aceh adalah langkah pemulihan. Bukan sekadar soal batas wilayah administratif, tapi juga perbaikan atas kelalaian sistemik yang sudah telanjur menjadi bara di antara masyarakat pesisir kedua provinsi.

Namun, keputusan ini datang setelah kegaduhan yang sebenarnya tidak perlu. Polemik mencuat sejak Kementerian Dalam Negeri menerbitkan Kepmendagri Nomor 100.2.1.3-920 Tahun 2024, yang justru memasukkan keempat pulau tersebut ke dalam wilayah administrasi Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Bukan hanya menyalahi peta sejarah, langkah ini juga bertabrakan dengan nalar lokalitas: masyarakat yang selama ini menghuni dan mengelola pulau-pulau itu secara sosiokultural berada dalam orbit Aceh Singkil.

Yang lebih merisaukan bukan hanya kekeliruan administratif itu, melainkan respons birokrasi yang lamban dan defensif. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian cenderung melempar tanggung jawab ke Badan Informasi Geospasial, sementara Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (saat menjabat) seolah tutup mata terhadap gejolak protes yang datang dari Aceh.

Baca : https://fusilatnews.com/mengapa-tito-kibarkan-bendera-gam/

Alih-alih membenahi data secara terbuka dan akuntabel, Kemendagri dan pemerintah daerah justru larut dalam tarik-ulur yang mengundang curiga. Ketika peta berubah tanpa dialog, dan rakyat menjadi pihak yang terakhir tahu, publik patut bertanya: ada kepentingan apa di balik perubahan mendadak itu? Apakah ini sekadar kelalaian teknis? Atau pretext bagi proyek-proyek ekonomi yang belum diumumkan?

Tak pelak, integritas para pejabat pun ikut terseret. Bukannya tampil sebagai penengah yang adil, beberapa pihak justru tampak sibuk menjaga reputasi institusi, bukan kebenaran. Keputusan Presiden Prabowo, meski akhirnya mengembalikan keempat pulau ke pangkuan Aceh, datang sebagai koreksi atas sistem yang cacat.

Sengketa ini menyisakan pelajaran penting: bahwa batas wilayah bukan sekadar garis di atas peta, melainkan soal identitas, kedaulatan lokal, dan kepercayaan publik terhadap negara. Bila pemerintah masih keliru dalam perkara yang semestinya bisa dihindari, bagaimana mungkin rakyat yakin bahwa hal yang lebih besar akan ditangani dengan bijak?

Kini, setelah Keppres diteken dan Mendagri mengakui kesalahan, tak ada salahnya kita bertanya: mengapa kesalahan itu bisa terjadi, dan siapa yang bertanggung jawab?

Sebab demokrasi bukan sekadar soal koreksi di ujung, tapi kejujuran sejak awal. Tanpa itu, setiap keputusan negara hanya akan menjadi tambal sulam—dan rakyat tinggal menatap peta sambil bertanya-tanya: siapa sebenarnya yang mereka wakili?

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Prabowo Putuskan Empat Pulau Sengketa Masuk Wilayah Aceh

Next Post

Mengapa Tito Kibarkan Bendera GAM?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Next Post
Mendagri Minta Daerah Mengendalikan Inflasi, Terutama Inflasi Tinggi

Mengapa Tito Kibarkan Bendera GAM?

Bila Indonesia Menjadi Negara Federasi

Bila Indonesia Menjadi Negara Federasi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist