• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Bila Indonesia Menjadi Negara Federasi

Ali Syarief by Ali Syarief
June 17, 2025
in Feature, Politik
0
Bila Indonesia Menjadi Negara Federasi
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Pada suatu seminar kebudayaan di Bandung beberapa tahun silam, seorang budayawan sepuh berdiri lalu berseru lirih namun mantap, “Kami dulu sudah siap menjadi Negara Pasundan, tapi Indonesia buru-buru menjadi negara kesatuan.” Ucapan itu sontak mengundang tepuk tangan sebagian peserta, seolah membangkitkan kenangan lama—bahwa Jawa Barat, dengan sejarah, bahasa, dan tata budayanya sendiri, pernah punya bayangan berbeda soal masa depan republik: sebagai bagian dari federasi, bukan sekadar provinsi.

Bayangan itu tentu bukan dongeng semata. Pada masa Republik Indonesia Serikat (RIS) tahun 1949, entitas bernama Negara Pasundan sempat resmi berdiri, dengan ibu kota di Bandung. Meskipun berumur pendek—karena hanya berlangsung beberapa bulan sebelum dibubarkan dan dilebur kembali ke Republik Indonesia—gagasan itu tetap hidup dalam percik-percik wacana otonomi daerah dan keadilan fiskal yang terus menggema hingga hari ini.

Maka menjadi penting untuk bertanya ulang: apa jadinya bila Indonesia sungguh menjadi negara federasi?

Sebagai negara kepulauan yang luas dengan latar belakang budaya, etnis, dan sejarah yang majemuk, Indonesia ibarat rumah besar dengan banyak kamar dan keluarga. Namun selama ini, penghuni kamar-kamar itu sering merasa seolah semua keputusan—dari urusan dapur sampai soal pengeluaran bulanan—harus dikendalikan dari ruang tengah, yaitu Jakarta.

Otonomi daerah pascareformasi memang memberi angin segar, tetapi realitanya masih semu. APBD masih sangat tergantung pada dana transfer pusat, regulasi sering tumpang tindih, dan banyak inisiatif lokal terganjal karena tak memiliki legitimasi struktural.

Federasi, dalam konteks ini, menjanjikan jalan baru. Masing-masing daerah bisa membentuk negara bagian dengan kewenangan luas, seperti dalam sistem federal Jerman atau Amerika Serikat. Negara Pasundan, misalnya, dapat menetapkan prioritas pembangunan berbasis karakter dan kebutuhan wilayahnya: tata ruang perkotaan khas Sunda, penguatan industri kreatif Bandung, hingga perlindungan terhadap kearifan agraris masyarakat Priangan.

Gagasan federasi selalu membawa dua wajah. Di satu sisi, ia bisa menjadi alat demokratisasi: memperkuat kemandirian daerah, mempercepat pembangunan berbasis lokal, dan mengikis praktik sentralisme yang sering menindas inisiatif dari pinggiran. Tapi di sisi lain, federasi bisa menjelma menjadi mimpi buruk, ketika elite lokal berubah menjadi “penguasa kecil”, korup dan otoriter.

Risiko disintegrasi juga bukan hal sepele. Federasi bisa membuka celah bagi munculnya nasionalisme sempit di tingkat daerah. Bayangkan jika suatu hari Negara Bagian Riau menolak mengalirkan minyak ke negara bagian lain karena merasa tidak mendapatkan pembagian yang adil. Atau Negara Papua menggelar referendum untuk melepaskan diri, berbekal kekuatan konstitusional yang lebih luas.

Artinya, transisi menuju federasi membutuhkan fondasi politik dan hukum yang kuat—terutama sistem checks and balances antar negara bagian dan pusat, serta pembentukan Mahkamah Konstitusi yang benar-benar independen untuk menyelesaikan konflik lintas entitas.

Kembali ke Jawa Barat dan bayangannya sebagai Negara Pasundan, kita bisa melihat bahwa aspirasi federatif bukanlah bentuk pemberontakan, melainkan jeritan tentang perlunya penataan ulang struktur negara. Ketika Jakarta terlalu sibuk dengan megaproyek Ibu Kota Negara (IKN) di tengah derita pendidikan dan kesehatan yang timpang di daerah, muncul pertanyaan mendasar: untuk siapa negara ini dibangun?

Federasi, dalam tafsir yang paling sehat, bukan soal membagi-bagi kekuasaan, tapi mendekatkan kuasa kepada yang membutuhkan. Ia membuka ruang agar rakyat di Jawa Barat, Kalimantan, Maluku, dan Aceh bisa tumbuh dengan caranya sendiri—tanpa harus kehilangan ikatan sebagai sesama anak bangsa.

Suatu hari nanti, mungkin kita akan membaca berita: “Negara Bagian Pasundan Menjadi Contoh Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan di Asia Tenggara.” Jika itu terjadi, federasi bukanlah momok, melainkan tonggak kematangan bangsa.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengapa Tito Kibarkan Bendera GAM?

Next Post

Klarifikasi atas Pemberitaan Radar: “Damai Hari Lubis Sebut Khozinudin ‘Banci Tampil’? Ribut Sesama Penggugat Ijazah Jokowi?”

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo
Feature

Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

May 28, 2026
Paradoks Kurban Presiden untuk Se-Nusantara – Uang Rakyat untuk Rakyat atas Nama Prabowo
Birokrasi

Paradoks Kurban Presiden untuk Se-Nusantara – Uang Rakyat untuk Rakyat atas Nama Prabowo

May 28, 2026
PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME
Economy

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

May 27, 2026
Next Post

Klarifikasi atas Pemberitaan Radar: “Damai Hari Lubis Sebut Khozinudin ‘Banci Tampil’? Ribut Sesama Penggugat Ijazah Jokowi?”

Ancaman Bom Gegerkan Penerbangan Jamaah Haji Indonesia, Pesawat Saudia Mendarat Darurat di Kualanamu

Ancaman Bom Gegerkan Penerbangan Jamaah Haji Indonesia, Pesawat Saudia Mendarat Darurat di Kualanamu

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

May 28, 2026
PII DKI Jakarta Lantik Pengurus Baru 2026–2028, Dorong Inovasi dan Penguatan Kaderisasi Pelajar

PII DKI Jakarta Lantik Pengurus Baru 2026–2028, Dorong Inovasi dan Penguatan Kaderisasi Pelajar

May 28, 2026
Paradoks Kurban Presiden untuk Se-Nusantara – Uang Rakyat untuk Rakyat atas Nama Prabowo

Paradoks Kurban Presiden untuk Se-Nusantara – Uang Rakyat untuk Rakyat atas Nama Prabowo

May 28, 2026
Hentikan Multifungsi TNI dan Militerisasi Ruang Sipil

Hentikan Multifungsi TNI dan Militerisasi Ruang Sipil

May 28, 2026
FLS3N Digelar, Kepala SLB YPAC Dorong Gita Bahana Viswara Kolaborasi dengan Sekolah Reguler

FLS3N Digelar, Kepala SLB YPAC Dorong Gita Bahana Viswara Kolaborasi dengan Sekolah Reguler

May 27, 2026
PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

May 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

May 28, 2026
PII DKI Jakarta Lantik Pengurus Baru 2026–2028, Dorong Inovasi dan Penguatan Kaderisasi Pelajar

PII DKI Jakarta Lantik Pengurus Baru 2026–2028, Dorong Inovasi dan Penguatan Kaderisasi Pelajar

May 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist