• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

fusilatnews by fusilatnews
May 28, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo
Share on FacebookShare on Twitter

Bila presidennya setara Anies dan anggota DPR RI-nya setara Tyo, yang sejahtera rakyat, yang besar bangsa.

Teriakan nyaring Prabowo yang dahulu memekakkan telinga rakyat saat kampanye, satu demi satu kini terdengar seperti gema kosong yang menjauh dari kenyataan. Janji tentang kuliah gratis, angkutan umum gratis, harga-harga murah, kesejahteraan rakyat, hingga kehidupan yang lebih mudah bagi masyarakat kecil, ternyata belum benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia.

Kini keadaan semakin diperparah dengan melemahnya nilai rupiah. Kurs yang terus tertekan menjadi pukulan besar bagi ekonomi rakyat dan sekaligus menjadi pemicu semakin jauhnya seluruh janji Prabowo dari harapan masyarakat.

Sebab ketika rupiah melemah, efeknya menjalar ke mana-mana. Harga bahan baku naik, biaya impor meningkat, harga pangan ikut terdorong naik, ongkos produksi membengkak, dan pada akhirnya rakyat kecil kembali menjadi korban utama. Kehidupan yang sudah sulit menjadi semakin berat.

Maka wajar bila rakyat mulai bertanya, bagaimana mungkin janji harga murah bisa terwujud jika rupiah terus melemah? Bagaimana mungkin pendidikan gratis dapat dijalankan secara luas bila beban fiskal negara semakin berat? Bagaimana mungkin angkutan umum gratis diwujudkan ketika subsidi membutuhkan kekuatan anggaran yang besar sementara tekanan ekonomi semakin tinggi?

Rakyat perlahan mulai memahami bahwa pidato politik ternyata berbeda dengan realitas mengelola negara. Berteriak tentang nasionalisme jauh lebih mudah dibandingkan dengan menjaga stabilitas ekonomi. Mengumbar janji populis jauh lebih ringan dibanding memastikan daya beli rakyat tetap kuat.

Melemahnya rupiah bukan sekadar angka di layar monitor ekonomi. Itu adalah cermin menurunnya kepercayaan terhadap kekuatan ekonomi nasional. Dan ketika kepercayaan melemah, yang pertama merasakan dampaknya adalah rakyat kecil. Harga kebutuhan pokok naik lebih cepat dibandingkan dengan kenaikan pendapatan. Tabungan masyarakat tergerus. Pelaku usaha kecil kesulitan bertahan. Lapangan kerja makin sempit.

Di tengah situasi itu, rakyat justru melihat elite politik tetap sibuk dengan konsolidasi kekuasaan dan pembagian jabatan. Seolah ada jurang besar antara penderitaan rakyat dan kehidupan para penguasa.

Indonesia sebenarnya negeri yang kaya raya. Tetapi kekayaan itu tidak otomatis menghadirkan kesejahteraan bila tata kelola negara tidak berpihak kepada rakyat. Negeri ini membutuhkan kepemimpinan yang kuat secara moral, matang secara intelektual, dan berani mengambil keputusan besar demi kepentingan bangsa, bukan demi kepentingan lingkaran kekuasaan.

Karena itu sebagian rakyat mulai membayangkan, bagaimana bila Indonesia dipimpin oleh sosok dengan kualitas gagasan dan keberanian seperti Anies Baswedan, dengan anggota DPR RI yang benar-benar bekerja dan berpihak kepada rakyat seperti Tyo. Pemimpin yang tidak hanya pandai menyusun slogan, tetapi mampu menghadirkan kepercayaan publik dan kestabilan negara.

Bangsa ini tidak membutuhkan pidato yang memekakkan telinga. Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang mampu menjaga nilai rupiah, menjaga daya beli rakyat, menjaga pendidikan tetap terjangkau, dan memastikan masa depan anak-anak bangsa tidak digadaikan oleh kepentingan politik sesaat.

Sebab ketika rupiah melemah dan janji-janji politik tak kunjung terwujud, rakyat akhirnya sadar bahwa yang mereka butuhkan bukan sekadar pemimpin yang lantang berbicara.

Tetapi pemimpin yang mampu bekerja dan menghadirkan kenyataan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PII DKI Jakarta Lantik Pengurus Baru 2026–2028, Dorong Inovasi dan Penguatan Kaderisasi Pelajar

Next Post

Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

fusilatnews

fusilatnews

Related Posts

DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau
Bencana

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
Komposisi Pansel KPK Didominasi unsur Pemerintah, Menarik Perhatian Jaksa Agung
News

KOSMAK Desak Prabowo Copot Jaksa Agung

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan
Feature

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Next Post
Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

PSN PIK 2 Terindikasi Dugaan Korupsi

Prabowo Tidak Berani Mengembalikan Ke UU KPK Yg Awal - Mengejar Koruptor Hingga ke Antartika: Omon-Omon Belaka?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
Komposisi Pansel KPK Didominasi unsur Pemerintah, Menarik Perhatian Jaksa Agung

KOSMAK Desak Prabowo Copot Jaksa Agung

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Simalakama Teddy Wijaya

Yang Terusir dan Mengusir

July 14, 2026
Negara yang Kehilangan Kompas

Negara yang Kehilangan Kompas

July 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...