• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Prabowo Tidak Berani Mengembalikan Ke UU KPK Yg Awal – Mengejar Koruptor Hingga ke Antartika: Omon-Omon Belaka?

fusilatnews by fusilatnews
May 28, 2026
in Birokrasi, Feature, Tokoh/Figur
0
PSN PIK 2 Terindikasi Dugaan Korupsi
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Pidato tentang perang melawan korupsi selalu terdengar gagah. Kalimat-kalimat seperti “koruptor akan dikejar sampai ke Antartika” terdengar heroik, penuh semangat, seolah negara benar-benar sedang bersiap melakukan perang besar terhadap para perampok uang rakyat. Namun persoalannya, publik Indonesia sudah terlalu sering mendengar retorika yang membumbung tinggi tetapi berakhir menjadi gema kosong di lorong kekuasaan.

Kalau memang serius ingin mengejar koruptor hingga ke ujung dunia, maka langkah pertama justru bukan pidato. Bukan pula drama konferensi pers atau slogan-slogan yang sengaja dibuat bombastis untuk memancing tepuk tangan publik. Langkah pertama yang paling nyata adalah keberanian politik untuk membongkar kembali fondasi pelemahan pemberantasan korupsi yang terjadi beberapa tahun terakhir.

Dan di titik itulah pertanyaan penting muncul: beranikah pemerintah mencabut UU KPK versi Jokowi dan mengembalikan KPK kepada roh awal pembentukannya?

Karena faktanya, publik tahu bahwa pelemahan KPK tidak lahir dari ruang hampa. Revisi UU KPK pada 2019 menjadi titik balik yang sangat menentukan. Lembaga yang dahulu ditakuti koruptor berubah menjadi institusi birokratis yang kehilangan taring. Independensi yang dulu menjadi kekuatan utama perlahan dipreteli melalui mekanisme pengawasan, status ASN, hingga pembatasan kewenangan strategis.

Dahulu, KPK bekerja dengan daya kejut. Operasi tangkap tangan menjadi momok bagi pejabat. Para elite politik, kepala daerah, menteri, hingga petinggi lembaga negara hidup dalam ketegangan karena tidak pernah tahu kapan penyidik datang mengetuk pintu.

Kini situasinya berbeda. Koruptor justru tampak semakin percaya diri. Skandal demi skandal muncul dengan nilai fantastis. Ratusan triliun rupiah lenyap dalam berbagai kasus. Ironisnya, di tengah kerugian negara yang semakin besar, rasa takut terhadap KPK justru semakin mengecil.

Karena itu, ucapan “mengejar koruptor hingga Antartika” tanpa keberanian mengembalikan independensi KPK hanyalah omon-omon politik. Retorika tanpa fondasi hukum hanyalah panggung sandiwara.

Kalau pemerintah sungguh serius, maka buatlah langkah konkret.

Pertama, keluarkan PERPPU atau dorong PERPRES sebagai langkah politik awal untuk mengembalikan semangat independensi pemberantasan korupsi, lalu cabut UU KPK hasil revisi dan kembalikan pada UU KPK yang lama—UU yang memberi keleluasaan KPK bertindak tanpa dibelenggu kepentingan politik kekuasaan.

Kedua, hentikan budaya tebang pilih dalam penegakan hukum. Publik sudah terlalu sering melihat hukum tajam kepada lawan politik tetapi tumpul kepada lingkaran kekuasaan. Selama penegakan hukum masih dipersepsikan sebagai alat politik, maka kepercayaan rakyat tidak akan pernah pulih.

Ketiga, berikan keberanian penuh kepada aparat penegak hukum untuk menyentuh siapa pun tanpa pandang bulu. Sebab korupsi terbesar di negeri ini bukan hanya soal uang yang dicuri, tetapi tentang kekuasaan yang melindungi pencuri.

Masalah utama Indonesia sebenarnya bukan kekurangan pidato anti-korupsi. Negeri ini sudah kelebihan slogan. Yang kurang adalah keteladanan dan keberanian politik.

Koruptor tidak takut pada ancaman verbal. Mereka takut pada sistem yang independen. Mereka takut pada aparat yang tidak bisa diintervensi. Mereka takut pada pemimpin yang berani membersihkan lingkarannya sendiri.

Sebab sejarah membuktikan, korupsi tumbuh subur bukan karena lemahnya undang-undang semata, tetapi karena adanya perlindungan politik di belakangnya.

Maka sebelum bicara mengejar koruptor hingga Antartika, pemerintah seharusnya terlebih dahulu berani mengejar sumber masalah di dalam istana kekuasaan sendiri. Tanpa itu, semua pidato hanya akan menjadi pertunjukan kata-kata.

Dan rakyat Indonesia sudah terlalu lelah mendengar omon-omon.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

fusilatnews

fusilatnews

Related Posts

Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya
Birokrasi

Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

May 28, 2026
Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo
Feature

Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

May 28, 2026
Paradoks Kurban Presiden untuk Se-Nusantara – Uang Rakyat untuk Rakyat atas Nama Prabowo
Birokrasi

Paradoks Kurban Presiden untuk Se-Nusantara – Uang Rakyat untuk Rakyat atas Nama Prabowo

May 28, 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
PSN PIK 2 Terindikasi Dugaan Korupsi

Prabowo Tidak Berani Mengembalikan Ke UU KPK Yg Awal – Mengejar Koruptor Hingga ke Antartika: Omon-Omon Belaka?

May 28, 2026
Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

May 28, 2026
Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

May 28, 2026
PII DKI Jakarta Lantik Pengurus Baru 2026–2028, Dorong Inovasi dan Penguatan Kaderisasi Pelajar

PII DKI Jakarta Lantik Pengurus Baru 2026–2028, Dorong Inovasi dan Penguatan Kaderisasi Pelajar

May 28, 2026
Paradoks Kurban Presiden untuk Se-Nusantara – Uang Rakyat untuk Rakyat atas Nama Prabowo

Paradoks Kurban Presiden untuk Se-Nusantara – Uang Rakyat untuk Rakyat atas Nama Prabowo

May 28, 2026
Hentikan Multifungsi TNI dan Militerisasi Ruang Sipil

Hentikan Multifungsi TNI dan Militerisasi Ruang Sipil

May 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PSN PIK 2 Terindikasi Dugaan Korupsi

Prabowo Tidak Berani Mengembalikan Ke UU KPK Yg Awal – Mengejar Koruptor Hingga ke Antartika: Omon-Omon Belaka?

May 28, 2026
Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

May 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist