• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Fahua Minkum: Persahabatan Jokowi dan Prabowo, Sebuah Peringatan dari Langit

fusilat by fusilat
April 24, 2025
in Feature, Politik
0
Fahua Minkum: Persahabatan Jokowi dan Prabowo, Sebuah Peringatan dari Langit
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam terminologi Qur’ani, terdapat ungkapan yang menggugah kesadaran: “Fahua minkum”, yang bermakna “maka dia adalah dari golongan kalian.” Ayat ini turun sebagai peringatan bahwa seseorang yang secara lahiriah tampak berada dalam kelompok kita, tetapi memiliki watak, niat, dan perilaku yang berbeda, sesungguhnya berasal dari kelompok yang lain — dari golongan yang selama ini diam-diam menjadi lawan nilai yang kita anut. Dalam ilmu komunikasi, istilah ini sejajar dengan konsep homophily — kecenderungan manusia untuk berkawan, bekerja sama, dan berkelompok dengan mereka yang memiliki kesamaan latar belakang, nilai, dan kepentingan.

Melalui lensa ini, persahabatan yang makin erat antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto tidak bisa hanya dibaca sebagai rekonsiliasi demi persatuan bangsa. Ia patut dibaca sebagai manifestasi dari prinsip “fahua minkum”: bahwa seseorang akan cenderung berkumpul dan bersatu dengan sesamanya, dengan yang sejiwa dalam kepentingan dan ambisi — meskipun sebelumnya tampak sebagai musuh di panggung politik.

Dari Rival Menjadi Rekan: Rekonsiliasi atau Rekayasa?

Hubungan Jokowi dan Prabowo adalah drama politik yang membingungkan rakyat. Dua kali bertarung dalam Pilpres sebagai musuh bebuyutan dengan narasi yang seolah tak terjembatani — dari tuduhan pelanggaran HAM hingga soal keturunan PKI — namun akhirnya bersatu dalam kabinet. Bahkan kini, Prabowo tengah dipoles untuk melanjutkan estafet kekuasaan melalui jalan yang telah dibuka Jokowi.

Pertanyaannya: apakah ini hasil dari niat baik membangun bangsa bersama? Ataukah ini adalah konsolidasi kekuasaan di antara dua tokoh yang akhirnya menemukan kenyamanan dalam kepentingan yang sejalan?

Jika kita memakai lensa “fahua minkum”, maka jawaban yang jujur dan pahit adalah: mereka memang dari golongan yang sama. Bukan golongan rakyat, bukan pula golongan penegak amanah reformasi, tetapi golongan oligarki, pencari kuasa, dan pelindung status quo.

Homophily: Ketika Nilai Menyerah pada Kepentingan

Dalam komunikasi sosial, homophily menjelaskan bagaimana individu lebih mudah terhubung dan bekerja sama dengan mereka yang memiliki kemiripan dalam budaya, kelas sosial, hingga ideologi. Maka tidak mengherankan jika Jokowi yang konon berasal dari rakyat jelata, lambat laun menjalin kedekatan bukan dengan rakyat miskin, tapi justru dengan para jenderal dan konglomerat. Karena setelah menikmati kuasa, ia menjadi bagian dari mereka.

Prabowo, dengan latar militer dan jejaring elite Orde Baru, tampaknya menjadi teman senyawa yang pas. Tak ada lagi perbedaan prinsip, sebab prinsip sudah dikesampingkan. Yang tersisa hanyalah strategi, kalkulasi, dan penyatuan kekuatan untuk melanggengkan pengaruh.

Peringatan Langit dan Kebangkrutan Moral Politik

Jika kita masih memiliki nurani yang jernih, maka persahabatan Jokowi dan Prabowo harus dibaca sebagai peringatan: bahwa politik kita sedang kehilangan arah, bahwa musuh lama bisa menjadi sahabat karib asalkan ada keuntungan yang dijanjikan. Kita seakan menyaksikan realisasi firman Ilahi tentang manusia yang akan bergabung dengan yang sekaumnya — bukan berdasarkan nilai, tapi atas dasar kesamaan kepentingan dan ambisi duniawi.

Persahabatan mereka bukanlah jembatan rekonsiliasi, tapi menara pengkhianatan terhadap idealisme reformasi, terhadap impian rakyat tentang pemimpin yang jujur dan berpihak. Jokowi telah membuktikan dirinya sebagai pendusta, yang tak hanya mengingkari janji-janji kampanye, tapi juga mempermainkan harapan rakyat. Prabowo, yang dulu dielu-elukan sebagai antitesis Jokowi, ternyata hanya bagian dari skenario besar untuk mempertahankan hegemoni elit.

Kesimpulan: Siapa Golongan Kita?

Kini kita ditantang untuk bertanya: kita bagian dari siapa? Apakah kita akan larut dalam ilusi persatuan yang dibuat oleh para penipu itu? Atau kita akan menegaskan bahwa kita bukan dari golongan mereka? Bahwa kita menolak menjadi bagian dari homophily para penguasa, dan memilih untuk berdiri bersama rakyat — bersama yang jujur, yang bersuara, dan yang terus melawan?

Karena dalam akhir cerita ini, hanya ada dua golongan: yang melayani rakyat atau yang memperalat rakyat. Dan persahabatan Jokowi-Prabowo telah memberi tahu kita dengan jelas, mereka bukan dari golongan kita.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika Dokumen Rakyat Dibuka, Dokumen Penguasa Menghilang

Next Post

Universitas sebagai Arsip Eksistensial: Ketika Data Perkuliahan Menjadi Artefak Diri

fusilat

fusilat

Related Posts

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029
Feature

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya
Feature

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Feature

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026
Next Post
Universitas sebagai Arsip Eksistensial: Ketika Data Perkuliahan Menjadi Artefak Diri

Universitas sebagai Arsip Eksistensial: Ketika Data Perkuliahan Menjadi Artefak Diri

Ronny Talapessy: Saeful Bahri Sering Mencatut Nama, Jangan Framing Perintah Suap dari Pimpinan PDI-P

Ronny Talapessy: Saeful Bahri Sering Mencatut Nama, Jangan Framing Perintah Suap dari Pimpinan PDI-P

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

July 22, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...